Swamedikasi: Asam Asetilsalisilat

Sabtu ini datanglah seorang pasien, seorang bapak bule tapi ngomong bahasa Indonesianya udah fasih. Selama KP di sana, ini kedua kalinya gua ketemu bapak ini. Waktu itu dia beli obat kolesterol. Tadi, dia beli asam asetilsalisilat dosis tendah. Dia nanya, itu obat fungsinya apa. Kata AA, untuk sakit jantung. Langsung aja dia jawab dia ga sakit jantung, tapi yang dia tau itu untuk melancarkan darah (dia bilang kalau di Eropa sih ditulisin fungsi-fungsi obat yang dibeli, kok di sini ga ada ya soal). Menjawab pertanyaan fungsi obat itu gua sih bilangnya itu untuk antiplatelet Pak..diterusin ama si AA, ngencerin darah Pak, nah jadinya supaya ga sakit jantung (membela diri..hehehehe).

Ga berhenti di situ. Bapak itu cerita lagi, dia punya alat untuk cek glukosa darah tapi dia bingung sama angkanya. Kalau di Eropa angkanya itu 6, 7, 8 (maksudnya dalam satuan mmol/L), nah kalau di alat itu 100-an gitu (satuan mg/dL). Jadi, dia nanya berapa sih nilai normalnya kalau pake angka itu (mg/dL). AA nanya, di brosurnya ada ga? Katanya ga ada..aneh juga.
Hehehe..untung aja bawa catetan farkot dan untung pas kuliah DM nyatet. Gua tulisin kalau ga makan (glukosa puasa) <100 mg/dL dan 2 jam setelah makan <140 mg/dL. Semoga ga salah...
Untuk konversi glukosa darah dengan satuan mmol/L ke mg/dL: kalikan dengan 18
Untuk konversi glukosa darah dengan satuan mg/dL ke mmol/L: bagi dengan 18
--sumber: http://www.faqs.org/faqs/diabetes/faq/part1/section-9.html--


Akhirnya AA ngejanjiin bakal mintain data yang lebih tepatnya ke orang lab.
Si bapak itu pulang dengan mengucapkan, "Thank you Mrs.." (Mrs??).
rindu Calon-calon apoteker...masyarakat menuntut PIO, walau cuma di secarik kertas. Kita sebagai calon apoteker bisa apa sekarang? Siapkah kita menjalani profesi kita nanti? Walau sampai sekarang saya masih pengen ke industri aja. rindu


Artikel Terkait



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

0 comments:

Post a Comment

Subscribe to: Post Comments (Atom)