Swamedikasi: Asam Mefenamat

Tadi pagi, ada pasien beli asam mefenamat paten tanpa resep berarti untuk tujuan swamedikasi. 1 strip merknya sebut saja G, 1 strip dengan merk M.

Asam mefenamat itu termasuk dalam DOWA No. 1, dapat diberikan maksimal 20 tablet. Berarti, tidak ada masalah dengan membeli obat keras tanpa resep.

Nah, yang membingungkan adalah kenapa si pasien itu beli asam mefenamat dengan 2 merk yang berbeda. Sebenernya tadi udah mau ngomong ke pasien itu, ngasih saran beli 1 merk saja..toh isinya sama, atau malah menyarankan yang generiknya, tapi kata AA di situ ga usah..

Haduh...ini KP bikin pusing deh..

Jadi, ada saran dari teman-teman?

Artikel Terkait



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

1 comments:

Grace said... Reply

Jadi, setelah diskusi dengan pembimgbing, akhirnya mendapat jawaban.

Yang harus dilakukan adalah memberi tahu pada pasien tersebut, bahwa kedua produk tersebut adalah sama.

Selain itu, tanya cara penggunaan yang biasanya dilakukannya. Ditakutkan, pasien tersebut meminum obat itu bersamaan (dosisnya menjadi dobel).

Hal ini harus dilakukan dengan memperhatikan keadaan pasien, apakah dia siap untuk diberi informasi. Selain itu, janganlah bersikap menggurui..

Post a Comment

Subscribe to: Post Comments (Atom)