Keracunan Logam Berat

Hari ini presentasi tentang pemisahan dengan cara pengendapan.. Sampailah pada sesi tanya jawab dan tercetuslah diskusi ini:

Kalau protein itu mengendap ya dengan logam berat?
Iya Pak..
Kenapa itu?
Eh?? Hmm, karena terjadi perubahan struktur protein-nya Pak, jadi bentuk yang tidak larut.
Iya, kenapa bisa ga larut gitu?
Mungkin karena ada pengaruh ke muatan protein-nya itu Pak, makanya konformasinya berubah.
(Akhirnya kesel juga si bapak, karena ga kena jawabannya..)
Iya, itu karena terjadi pembentukkan kompleks logam dengan protein.
Nah, kalau keracunan logam berat terus minum susu gimana? Itu mengendapnya di mana di dalam tubuh kita?
Itu diabsorpsi atau dibuang?
(Setelah mikir agak lama...)
Ya, kita sih mengharapkan itu dibuang Pak :P
(Si Bapaknya speechless...)


Jadi, saya tanya ke Mas Google, dan sampailah di web yahoo answer..
diterjemahkan jadi:

Mengapa putih telur dan susu dapat digunakan sebagai antidot untuk keracunan ion logam?

Garam logam berat dapat mendenaturasi protein sama seperti asam atau basa. Garam logam berat biasa mengandung Hg+2, Pb+2, Ag+1 Tl+1, Cd+2 dan logam lain dengan berat atom tinggi. Karena garam itu ionik maka dapat merusak jembatan garam pada protein. Reaksi antara garam logam berat dan protein biasanya menghasilkan garam dari protein dan logam berat yang tidak larut.

Reaksi yang sama digunakan sebagai prinsip antidot dari kasus keracunan logam berat akut. Orang yang keracunan mungkin telah menelan logam berat dengan jumlah cukup banyak. Sebagai antidot dapat digunakan protein seperti susu dan putih telur, sehingga terjadi pengendapan garam yang beracun itu. Lalu, dberikan emetik untuk menginduksi muntah agar endapan logam-protein tersbut dapat dikeluarkan dari tubuh.


Jadi, pengendapan protein karena ion logam tersbut terjadi di dalam tubuh. Endapan itu harus dikeluarkan dengan emetik yang menginduksi muntah.

Nah loh..jadi ada pertanyaan lagi nih..
Kalau beres praktikum anorganik kan boleh tuh minum susu ( kalau beres praktikum organik ga boleh minum susu, tapi disarankan minum karbon aktif aja) untuk "membuang" racun-racun berupa zat anorganik yang mungkin masuk ke dalam tubuh. Yang sebenarnya belum sampai keracunan gimana gitu..kan ga ada yang tiba-tiba minum emetik biar muntah..Jadinya tu endapan kemana ya? Bisa dibuang ga ya dari tubuh..Hmmm, PR lagi nih..



Pesan sponsor

Grace



Artikel Terkait



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

5 comments:

kacakaca said... Reply

kenapa harus dikeluarkan dengan cara dimuntahkan?
apa itu bukan untuk kasus2 yang ekstrim aja? kan untuk orang yang keracunan, jadinya harus dikeluarkan secepatnya...
kalau untuk yang biasa mungkin dikeluarkannya dengan cara pembuangan biasa aja kali...rasa2nya ga ada alasan kenapa dia ga bisa dibuang dari dalam tubuh dengan cara biasa...hmmm...

Grace said... Reply

Memang sih, yang dimuntahkan itu untuk yang keracunan akut. Yang aku bingung itu, endapan itu bener bisa dibuang dengan cara biasa itu ga? Saya harus cari lagi

marcell said... Reply

hah baru tau gabole minum susu abis praktikum organik??

rachmat said... Reply

kalo minum vegeta bisa ikut terbuang ga?
btw serem juga ya keracunan logam berat

ziddu-me said... Reply

kl praktikum enak dunk minum susu gratis mulu, hehe

Post a Comment

Subscribe to: Post Comments (Atom)