Obat generik

Kemarin, tanpa sengaja menonton acara tanya jawab di TVRI. Apa ya nama acaranya.."Bincang Malam" kalau ga salah. Kemaren itu, topiknya "OBAT GENERIK". Narasumbernya adalah Bu MenKes, Bapak dari IDI, dan Ketua Umum Gabungan Perusahaan Farmasi.

Hmmm, sebagai anak farmasi saya bingung juga..kok ga ada APOTEKER ya??? Bukannya Apoteker itu pihak yang sangat terlibat dengan Obat Generik ini :-? Kenapa dari "orang farmasi" nya itu kurang meyakinkan. Kayanya bukan apoteker deh dia...Selama saya nonton juga si bapak itu yang paling diem (jarang disuruh jawab). Napa ga ada orang IAI yang diundang ya??

Pas nonton itu jam 10, terdengar Bu Menkes lagi menjawab pertanyaan
Kenapa obat generik bisa murah?
Jawabannya:
Kalau perusahaan yang pegang paten itu, bikin obat harus pake penelitian dulu. Makanya pas obatnya jadi, biaya penelitiannya ditanggung ke harga obat. Kalau udah abis masa patennya, perusahaan-perusahaan lain boleh ikutan bikin, nah karena ga pake penelitian dulu, jadinya perusahaan itu cuma bayar bahan doang. Murah deh.

Tambahan (ga tau dibilang ama Bu Menkes ato ga):
Promosi obat itu dibebankan ke harga obat. Nah, obat generik itu ga pake promosi. Jadi ya lebih murah. Satu lagi..obat generik itu disubsidi pemerintah.
Berdasarkan pengalaman KP di apotek..pas liat-liat HET obat generik, emang pada murah. Rata-rata harganya di bawah 10.000/strip nya. Tapi ada loh yang mahal (lupa apa)...klo ga salah obat jantung. Generiknya aja masih mahal..gimana patennya??

Langsung ke pertanyaan terakhir lewat SMS..
Gimana caranya konsumen tau obat itu obat generik atau bukan?

Yah yang jawab itu Ketua Umum Gabungan Perusahaan Farmasi itu. Menurut saya, karena dia orang industri...jawabannya kurang tepat... :P
Dia jawabnya,
ya obat itu kan biasanya dari resep dokter,,kalau konsumen tau beli obat sendiri ya bahaya (kira-kira gitu jawabnya)

Menurut saya:
Kurang tepat..sekarang kan udah ada yang namanya swamedikasi alias pengobatan sendiri, ya konsumen bisa dong beli sendiri obatnya. Bener atau salah ga nya beli obatnya itu yang harus dikasih tau.. Masyrakat juga harus dididik atuh. Selain itu, ga semua obat harus ditebus pake resep (berdasarkan keamanannya, bisa dibeli tanpa resep) dan di obat generik ada obat-obat golongan tersebut.

Lanjut si bapak menjawab:
Di obat generik itu ada pengenalnya, orang bisa baca: Obat generik Berlogo.

Hmm...kurang tepat lagi...soalnya OGB (Obat generik berlogo) itu ada embel-embel perusahaannya. Lebih pas kalau jawabannya, ada logo generiknya kok dan untuk yang sudah agak mengerti, di obat itu ga ada merknya..cuma ada nama obatnya.

Contoh OGB:
Logo Generik aja:

Filosofi Logo Generik:
Bulat : kebulatan tekad untuk memanfaatkan obat generik.
Garis tebal ke tipis : menjangkau seluruh lapisan masyarakat.
Warna hijau : obat telah lulus dari segala pengujian.

Sekian..karena saya harus segera beranjak :P

Tambahan:
Saat belajar untuk sidang ujian apoteker, ternyata ada salah pengertian yang saya ketahui dulu.
Terdapat pengertian resmi, tapi saya lupa juga di mana itu.
Dengan bahasa awam, seperti berikut kira-kira artinya:
Obat generik: nama obat yang sesuai farmakope
Obat generik berlogo: obat generik yang dijual dengan logo generik itu


Tambahan lagi..
Jadi.. untuk obat generik itu dikenal 2 istilah, yaitu: Obat Generik BerMERK (branded generic) dan Obat Generik BerLOGO. Bedanya apa?
Secara umum.. yang namanya obat generik adalah obat yang bukan obat paten. Obat paten itu sendiri adalah obat inovator.. jadi, itu adalah obat yang pertama kali keluar lah begitu..

Untuk tau perbedaan obat paten, obat generik bermerk dan obat generik berlogo.. ini contohnya..
Parasetamol, pertama kali ditemukan, langsung diPATENkan dengan merk PANADOL. Setelah masa patennya berakhir... banyak perusahaan yang membuat obat dengan kandungan parasetamol dan menjual obat tersebut dengan MERK mereka sendiri, misalnya.. Sanmol, Pamol. Keduanya adalah obat generik berMERK. Nah, ada juga perusahaan yang menjual parasetamol tanpa merk dan mencantumkan logo generik, logo yang ini nih:
 itu namanya Obat generik berLOGO.

Jadi,
Panadol itu obat PATEN
Sanmol, Pamol itu obat generik berMERK
Parasetamol dengan logo generik itu obat generik berLOGO.



Artikel Terkait



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

0 comments:

Post a Comment

Subscribe to: Post Comments (Atom)