Profesor-profesor

1 minggu kemarin adalah minggu yang paling melelahkan.. Selain itu, minggu yang paling berbeda seumur hidup ini. Selama 5 hari bertemu dengan banyak profesor. Profesor-profesor tersebut adalah invited speakers dalam 2 seminar internasional yang diadakan oleh kampus saya. Berikut adalah profesor-profesor yang membuat saya terkesan..

  1. Prof. Floris Rutjes. Profesor yang lahir tahun 1966 ini memiliki Rutjes Group yang bergerak dalam bidang sintesis. Ya, profesor ini memang jagonya di bidang Kimia Organik. Yang membuat saya terkesan dengan profesor ini adalah sikapnya yang sangat terbuka. Beliau menghadiri sesi presentasi oral dalam bidang "Pharmaceutical Science", setelah presentasi dari peserta tentu saja ada tanya jawab. Kebanyakkan dari penonton tidak memberikan pertanyaan, nah Profesor yang satu ini selalu berusaha untuk bertanya. Hal tersebut saya lihat sebagai bentuk penghargaan beliau terhadap presentasi yang diberikan. Tidak hanya itu, setelah presenter selesai memberikan presentasi, beliau mendatangi presenter tersebut dan memberikan masukan.. WOW.. baiknyaaa :D
  2. Prof. William "Barny" Whitman. Profesor ini sudah menarik perhatian dengan judul presentasinya (menurut saya) yaitu, "The number of prokaryotes on earth (and why should we care)".. Sayangnya, saat beliau presentasi saya agak-agak ga connect.. Yang saya ingat beliau membahas mengenai perubahan komposisi prokariot di tanah Aceh setelah kejadian Tsunami. Sebelumnya, profesor ini menjadi kejaran anak-anak jurusan mikrobiologi, karena profesor ini adalah penyusun Bergey's Manual Trust, yang katanya sih taksonominya mikroba. Langsung deh mereka "menyerbu" Prof. Whitman untuk foto bersama... Sebenernya saya dan teman saya juga pengen sih foto bareng dengan profesor ini.. tapinya ga sempet...
  3. Prof. Herve Vanderschuren. Percaya kah orang yang di sebelah ini adalah seorang profesor? Di web nya ETH sih ditulisnya Dr. tapi tetap saja.. muda bangeeeettt :D, cakep lagi.. heheheheheh :P. Saya sempet berbicara sama beliau karena minta CV nya.. Saya agak-agak kagok ngomongnya.. soalnya ga nyiapin dialognya dulu... Jadi weh pas dia tanya, "Ini harus diisi sekarang?" saya jawabnya dengan bahasa yang kurang halus.., "Please do it now.." ga pake-pake "if you don't mind" segala.. huhuhu.. semoga beliau ga tersinggung.. Secara umum, orangnya tampak humoris.. masih karena CV itu, dia bilang dia yang paling mengenal dirinya.. jadi dia ga perlu nulis-nulis CV lah, ntar dia yang ngomong aja sendiri...Bahan presentasi yang disampaikan adalah tentang Cassava alias singkong. Menarik juga.. penelitiannya membahas bagaimana "membuat" singkong yang tahan penyakit dan tidak mudah rusak. Jadi, membuat singkong transgenik. Tapi ini membuat saya bertanya-tanya sih... Emangnya orang mau ya makan singkong transgenik? hmmm...
  4. Prof. Hidehiro Uekusa. Profesor dari Jepang ini sebenarnya mendalami ilmu material (Teknik Material), tapi ternyata menjadi populer di farmasi. Beliau sempat memberikan kuliah tamu di farmasi dengan topik yang sebenarnya sepele loh terdengarnya... "Proses melepasnya hidrat dari kristal".. Tapi, ternyata mendalam sekali loh pemaparannya. Saya jadi malah teringat hal yang biasa dilakukan di lab. Untuk titrasi, diperlukan baku primer untuk pembakuan. Nah, serbuk dari baku primer itu harus dikeringkan dahulu. Karena keterbatasan waktu dan alat, pengeringan yang dilakukan itu seenaknya.. terus langsung dianggap anhidrat deh. Hahahaha, padahal mah untuk menghilangkan hidrat dari senyawa X yang dihidrat dan senyawa Y yang dihidrat juga.. butuh pemanasan yang berbeda.. Hmm, harus lebih banyak belajar dan mungkin perlu saya tanya juga langsung ke sang profesor. Saat akan memberi kuliah tamu, terjadi kesalahan teknis, yaitu ruangan yang digunakan menjadi lebih kecil sehingga perlu waktu untuk mengatur para peserta kuliah yang banyak itu... Akibatnya kami meminta maaf kepada beliau atas keterlambatan dan kepenuhsesakan ruangan. Jawabnya..," I don't care."
  5. Prof. Yoshimune Nonomura. Profesor ini adalah profesor pertama yang saya sapa. Saat beliau menandatangani daftar hadir, beliau mengkoreksi namanya yang salah cetak. "Professor, sorry for the typo" begitu kataku. Sayang sekali saya bertugas di ruangan lain saat ebliau memberikan presentasi. Tapi, untungnya saat di ISOC 2010 beliau juga memberikan presentasi.. hehehe... Topiknya mengenai hmm, apa ya? tactile. Saya agak tidak mengerti juga, tapi intinya adalah mempelajari pengaruh sentuhan pada indra sensori gitu deh... hehehe.. Beliau menjelaskan penelitian yang dilakukannya. Menggunakan sebuah alat yang akan mengukur tekanan, gaya gesek yang diberikan oleh gesekan jari kita terhadap suatu materi (air, minyak, kulit buatan, bulu). Katanya saat, orang menyentuh atau mengusap materi yang meyerupai bulu kelinci, kebanyakan dari orang-orang tersebut membayangkan memang sedang menyentuh kelinci.. Wow, keren juga.. dan untuk dunia kosmetik hal ini pasti berguna sekali.. walau saya belum bisa membayangkan apa.. :P
  6. Prof. Yaya Rukayadi. Profesor yang adalah orang Sunda ini sekarang menjadi di Profesor di Yonsei University, South Korea. Saat ISOC 2010 beliau mepresentasikan materi mengenai temu kunci. Pemberian introduksi atau latar belakang penelitiannya sangat unik. Beliau memaparkan mengenai penggunaan temu kunci di Indonesia, Thailand yang terkenal dengan wanita-wanitanya yang cantik. Lalu, yang paling unik adalah penggunaan legenda Tangkuban Parahu sebagai salah satu hal yang menguatkan latar belakangnya. Beliau menampilkan suatu cuplikan dari cerita Tangkuban Parahu dengan teks berbahasa Sunda. Hahaha, di Seminar Internasional ada Bahasa Sunda :P. "Dayang Sumbi anger cantik jeung anger ngora lantaran sok dahar sarupaning pupucukan sareng bangbarosan". Yah itulah teks yang saya ingat tapi mungkin dalam bahasa Sunda kasar.. da abdi teu apal nu lemesna... Artinya, Dayang Sumbi awet cantik dan awet muda karena suka memakan pucuk-pucukan (daun muda) dan bangbarosan (yaitu tanaman dari kelas Zingiberaceae) yang disinyalir adalah temu kunci.. Unik kan? TIdak lupa beliau memberikan penutup yang sangat unik pula. Beliau menyebutnya suggestion. Berikut suggestion dari beliau: "If you feel old, eat temu kunci ASAP; If you feel not preety enough, eat temu kunci ASAP, If your partner try to find another person, eat temu kunci ASAP"... HAHAHAHAHAHAHA.. temen saya nambahin, "If you want your own child to have a crush on you, eat temu kunci ASAP =)) -- karena cerita Dayang Sumbi tea..--

Sekian dulu cerita tentang profesor-profesor hebat yang saya temui dalam 1 minggu kemarin. Pengalaman menarik dalam hidup saya... :D



Artikel Terkait



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

1 comments:

kacakaca said... Reply

graciiie sekarang temenannya sama professor tingkat dunia...keren euuuy :D
btw iklannya ngilang lg, adanya yg iklan oriflame, gw klik itu aja ya..hahaha...

Post a Comment

Subscribe to: Post Comments (Atom)