Batuk ini membunuhku

Batuk ini membunuhku


Itu adalah status facebook yang di-update oleh seorang rekan di facebook, sudah lama sih. Sebenarnya sudah lama juga saya ingin menuliskan sedikit hal mengenai batuk ini. Saat itu kebetulan saya sedang batuk juga. Waktu itu sepertinya saya mengalami batuk berdahak/productive cough karena saya merasa ada dahak yang timbul. Saya mengkonsumsi obat batuk berdahak atau yang sering juga disebut ekspektoran. Tetapi, yang terjadi saya tidak sembuh-sembuh.. dan yang paling menyebalkan, tentunya saya dianggap noncompliance patient oleh keluarga saya... PADAHAL RAJIN BANGET MINUM OBATNYA.

Akhirnya si obat ekspektoran itu habis, tidak ada pilihan lain karena selalu didesak minum obat... saya korek-korek saja di laci obat ada obat batuk apa. Kebetulan adanya obat batuk kering atau yang sering disebut antitusif. Yah, daripada dimarahin wae... diminum deh. Ajaibnya... SEMBUH!

Dari kejadian di atas saya menyimpulkan.. sebenarnya, batuk yang saya derita itu bukan batuk berdahak tetapi batuk kering/ nonproductive cough. Hmmm, setelah saya ingat-ingat, memang sih lendir dahak itu ada, tapi tidak banyak, yah bisa saya bilang tidak produktif. Mungkin saat itu juga berbarengan dengan sakit flu, sehingga tertukar dengan lelehan dari hidung (bahasa lainnya: ingus :P).

Nah, inilah bukti yang saya alami sendiri. Kalau batuk itu memang harus tahu batuk yang dialami itu batuk kering atau berdahak. Dengan begitu, penanganannya pun tepat dan tentunya kesembuhan diperoleh.

Bermodalkan pengalaman tersebut, saya menanyakan pada rekan saya itu bagaimana gejala batuk dia dan apa obat yang dia konsumsi. Hmm.. berdasarkan cerita dia, batuk yang dia alami adalah batuk berdahak dan sudah minum ekspektoran, tapi tetap saja dia tidak sembuh-sembuh... Yahhhh... ga tau juga deh saya :P :P :P



~Sebuah awal bagi seorang apoteker dalam menjalankan pharmaceutical care
hahahaha...lebay :D

Grace S.Si., Apt.


Artikel Terkait



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

0 comments:

Post a Comment

Subscribe to: Post Comments (Atom)