Section Break and Page Numbers

Penomoran halaman adalah hal yang pasti dilakukan dalam penyusunan suatu tulisan. Untuk penulisan karya tulis seperti tugas akhir, biasanya telah ditentukan format penomoran halaman yang harus dibuat. Contohnya, saat S1 dulu, penomoran halaman yang ditentukan oleh sekolah saya adalah:
  • Penomoran halaman tidak dibuat untuk halaman sampul, halaman klaim, dan halaman pengesahan. 
  • Penomoran baru dimulai sejak bagian abstrak dengan tipe penomoran dimulai dengan "i".
  • Halaman 1 dimulai dari Pendahuluan. 
  • Untuk halaman yang mengandung judul Bab, nomor halaman ditempatkan pada posisi bawah tengah, sedangkan untuk halaman yang tidak mengandung judul bab, nomor halaman ditempatkan pada posisi kanan atas.
Cara yang "mudah" untuk membuat format penomoran seperti itu adalah dengan membuat file terpisah untuk tiap bagian.. Sayangnya walaupun "mudah" hal ini tidak efektif. Anda bisa membuat format penomoran seperti itu dalam 1 file utuh.

Kata kunci untuk solusi masalah ini adalah: Section break, Header and Footer, dan Link to previous. Dengan menggunakan Section break artinya adalah kita membuat dokumen kita itu menjadi beberapa bagian. Misalkan pada kasus penomoran di atas, kita menggunakan section break untuk memisahkan bagian halaman yang mengandung judul bab dan yang tidak mengandung judul bab.

Untuk penomoran, kita menggunakan perintah Header and Footer. Jika kita telah membagi-bagi dokumen  kita menjadi beberapa bagian, maka jika header and footer ini aktif maka akan nampak tulisan: "Same as Previous". Coba lihat gambar di bawah ini (klik untuk gambar yang lebih besar):
Pada gambar tersebut tertulis Footer -Section 5-, Header -Section 6-, Same as Previous. Hal tersebut mengindikasikan bahwa kedua halaman itu adalah 2 seksi yang berbeda, tetapi untuk format header and footer sama (karena ada tulisan Same as Previous).

Untuk yang masih menggunakan Microsoft Word 2003, berikut cara membuat dokumen kita menjadi beberapa bagian (menggunakan perintah Section Break).
  1. Tempatkan kursor di bagian yang diinginkan menjadi akhir suatu seksi (pastikan dokumen tidak sedang aktif dalam menu Header and Footer)  Contoh, kursor ditempatkan di bagian bawah halaman yang mengandung judul bab.
  2. Klik Insert / Break / Next page
  3.  Selesai.
Untuk yang menggunakan Microsoft Word 2007, ada sedikit perbedaan dalam hal Section Break ini. Pada Microsoft Word 2007, JANGAN menggunakan Page Break yang terdapat di menu Insert, tetapi gunakan BREAK yang terdapat dalam menu Page Layout. Seperti yang tercantum pada web Microsoft:
Selanjutnya sama, pilih pilihan NEXT PAGE.
Bagi pengguna Microsoft Word 2007 atau 2010 dapat menyesuaikan pilihan menu yang harus dipilih karena sebenarnya sama saja dengan Microsoft Word 2003. Perbedaan yang paling signifikan hanyalah pada letak menu Section Break itu berada. Menu Section Break ini sangat penting karena kita harus membagi dokumen menjadi bagian-bagian terpisah. Jika hanya menggunakan Page Break, dokumen belum terpisah-pisah.

Selanjutnya, kita mulai coba dengan penomorannya
  1. Klik View / Header and Footer
  2. Tempatkan kursor di bagian yang diinginkan (setelah dibagi-bagi dengan menu section break), misalnya pada halaman tanpa judul bab, tempatkan kursor pada bagian atas halaman (pada bagian header).
  3. Nonaktifkan Link to Previous dengan cara mengklik tombol yang nampak seperti gambar:

    Jika telah diklik maka tulisan "Same as Previous" akan hilang
  4. Klik Insert Page Number untuk memasukkan nomor halaman.
  5. Nomor halaman akan otomatis muncul dengan nomor halaman yang keluar sesuai dengan halaman pada dokumen tersebut atau mengikuti nomor sebelumnya.
  6. Pada  tahap ini, Anda sudah bebas untuk mengatur format nomor halaman pada bagian tersebut tanpa menganggu format nomor halaman di bagian lain :D. Untuk mengatur format nomor halaman, Anda bisa mengaturnya di pilihan Format Page Number.
  7. Selesai :D
Thx to:
Bu Lucy
Widi


        Artikel Terkait



        • Digg
        • Del.icio.us
        • StumbleUpon
        • Reddit
        • RSS
        Read Comments

        1 comments:

        As Shop said... Reply

        Terimakasih tutorialnya bermanfaat banget, aku juga punya nih tutorial-tutorial gratis

        Post a Comment

        Subscribe to: Post Comments (Atom)