Obat Herbal Terstandar

Tulisan ini bukan tulisan berbayar, bukan merupakan promosi pihak tertentu, tulisan ini murni untuk pengetahuan. Tulisan ini dibuat karena sudah tidak lama menulis tentang kefarmasian dan kebetulan baru-baru ini melihat iklan suatu produk herbal yang iklannya cukup WAAAHHHH...

Pada iklan produk tersebut saya melihat suatu hal yang sangat diekspos oleh iklan tersebut yaitu pada bagian ini:


TERBUKTI SEBAGAI OBAT HERBAL TERSTANDAR

"Hmmm, and then so what gitu loh kalau produk itu obat herbal terstandar????" 
Mungkin itu yang terpikirkan oleh Anda.. Agar pertanyaan Anda itu terjawab, Anda harus mengetahui apa itu "obat herbal terstandar".

Baiklah... saya mulai dulu dengan kata yang satu ini: JAMU.
Nah, kata ini pasti sudah tidak asing di telinga Anda... ya bayangkan kata itu dalam pikiran Anda..

Berdasarkan apa yang saya pernah dapatkan saat kuliah dulu... produk-produk seperti itu adalah OBAT ASAL ALAM. Nah, untuk obat asal alam ini, digolongkan menjadi tiga kelompok:

Obat Tradisional atau JAMU.
Yang termasuk dalam kelompok ini adalah obat asal alam yang:
Aman, tentu saja... obat tersebut harus aman..

Klaim khasiat empiris, artinya khasiatnya itu belum dibuktikan secara ilmiah tetapi khasiatnya itu sudah dipercaya oleh orang, dan khasiatnya itu bisa dikenal orang karena disebarkan dari mulut ke mulut... *jadi inget jaman belajar bahasa sunda dulu... papalepa apa papalefa ya... hahahaha.. definisi dongeng mun teu salah...*

Memenuhi syarat mutu, iya dong jelas... harus itu!


Obat Herbal Terstandar
Yang termasuk dalam kelompok ini adalah obat asal alam yang:
Aman, tentu saja...

Klaim khasiat uji praklinik, nah ini dia nih.... untuk obat herbal terstandar, khasiatnya sudah diuji secara ilmiah secara praklinik. Artinya, produk tersebut sudah diuji pada hewan dan terbukti berkhasiat... Kalau ada yang bingung bagaimana bikin hewan uji masuk angin (untuk menguji obat herbal untuk mengobati masuk angin), atau kapan nunggu hewan uji datang bulan (untuk menguji obat herbal untuk mengatasi nyeri haid).... sejujurnya saya juga tidak tau ya gimana itu.. hehehhee.. Tapi pernah dikasih tau... misalnya untuk yang obat masuk angin itu.. jadinya salah satu yang dipantau itu suhu tubuh hewan uji... ya tentunya hewannya dibuat demam dulu (caranya.. pasti ada... tenang saja)..

Standardisasi bahan baku, satu lagi nih yang beda dengan jamu. Pada obat herbal terstandar, bahan baku yang digunakan haruslah bahan baku yang memiliki kualitas tertentu.. supaya produk yang dihasilkan memiliki kualitas yang seragam dan terulang.. Jangan sampai hari ini bikin enak, besok ga enak.. ya semacam begitulah...

Fitofarmaka
Yang termasuk dalam kelompok ini adalah obat asal alam yang:
Aman, tentu saja...

Klaim khasiat uji klinik, nah lebih hebat dari obat herbal terstandar nih.. Pada fitofarmaka, khasiatnya sudah diujikan secara klinik, yaitu diujikan pada manusia. Fitofarmaka ini bisa disejajarkan dengan obat-obat bukan herbal dalam hal klaim khasiat, karena pada obat-obat nonherbal, mutlak dibutuhkan klaim khasiat yang telah dibuktikan secara klinik.

Standardisasi bahan baku, yah sama lah kaya yang di atas...

- dan entah kenapa bagian ini adalah bagian favorit dosen, pasti aja ada pertanyaan, "Apa perbedaan Jamu, OHT, Fitofarmaka"... Ya, artinya wajib diketahui..-

Kembali ke topik obat herbal terstandar. Sekarang sudah jelas kan mengapa produk tersebut sangat "bangga" memberi tahu seluruh dunia kalau produk tersebut sudah naik derajat ke OBAT HERBAL TERSTANDAR. Dengan naiknya derajat tersebut tentunya produk tersebut lebih terjamin.. sehingga konsumen diharapkan lebih memilih produk tersebut daripada yang statusnya lebih rendah??? Bukankah begitu? 

Untuk saya pribadi, untuk produk obat asal alam ini, tentu saja.. kalau ada yang sudah Obat Herbal Terstandar saya memilih yang Obat Herbal Terstandar.

Semoga membantu :D


Artikel Terkait



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments
Subscribe to: Post Comments (Atom)