Hal indah di akhir tahun

Ada hal yang sangat memedihkan hati ini tapi hal itu akhirnya berakhir sudah. Terima kasih Tuhan atas berakhirnya hal ini. Semoga hal ini tidak akan terjadi lagi.

Perasaan bahagia itu seperti yang dituangkan dalam ayat ini:
Orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata, akan menuai  dengan bersorak-sorai 
(Mazmur 126:5)


Perasaan bahagia itu seperti bapak yang melihat anak bungsunya dari jauh berjalan ke rumah.
Ini jawaban dari apa yang Tuhan kasih beberapa tahun lalu:

Welcome home :)


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Trading My Sorrows

[1]
I'm trading my sorrow
I'm trading my shame
I'm laying it down for the joy of the Lord

[2]
I'm trading my sickness
I'm trading my pain
I'm laying it down for the joy of the Lord

[chorus]
Yes Lord yes Lord yes yes Lord
Yes Lord yes Lord yes yes Lord
Amen

[bridge]
I'm pressed but not crushed persecuted not abandoned
Struck down but not destroyed
I'm blessed beyond the curse for His promise will endure
And His joy's gonna be my strength

[bridge 2]
Though sorrow may last for the night
His joy comes in the morning.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Di Persimpangan

Di persimpangan.. kesannya sedang dalam kondisi harus memilih.
Hmm, sebenarnya sih tidak sedang dalam kondisi tersebut. Hanya saja sekarang berada dalam kondisi melihat hijaunya rumput tetangga, sehingga mulai muncul percikan-percikan keinginan untuk melirik-lirik tetangga.

Berat juga ternyata, dengan melihat keadaan sekarang dan membandingkan dengan keadaan di seberang sana. Sebenarnya dari awal sudah memutuskan untuk melakukan sesuatu, karena ada kegiatan membanding-bandingkan ini, jadinya ga fokus. Maka, seharusnya tidak perlulah membanding-bandingkan. Tapiii, ya perlu juga sih membanding-bandingkan.. asalkan tetap pada tujuan yang pertama tadi.

Sebenarnya tidak ada yang akan melarang jika tujuan berganti. Toh, hak semua orang memiliki tujuan dan hak semua orang untuk mengubah tujuannya. Hanya saja, saat ini saya punya tujuan yang saya rasa masih jauh untuk terlaksanannya tujuan ini. Lalu belum juga banyak yang diwujudkan, kenapa saya harus tergoyahkan dengan hal-hal yang jauh dari tujuan ini.

Kadang memang terasa, LELAH. Lelah akan semua usaha yang sudah dikeluarkan dan lelah akan membayangkan lebih banyak usaha lagi yang akan dikeluarkan. Tapi, di balik kelelahan itu ada kepuasan tersendiri. Ya memang inilah persimpangan itu. Ingin melepas kelelahan itu atau ingin melepas kepuasan tersendiri itu?

Seandainya semangat ini berkurang dengan apa ia akan ditambahkan ya?
*kok jadi seperti pertanyaan tentang garam*

Tentunya bukan dengan minuman yang slogannya "Buka Semangat Baru". Semangat ini tidak boleh dipadamkan oleh kegiatan melirik-lirik tetangga. Sebaliknya, semangat ini harus semakin berkobar, tidak boleh kalah dengan tetangga. Di sinilah semangat itu akan berkobar maksimal (kalau ga keburu tepar hehe). Akan ada banyak tantangan di depan sana, akan ada banyak hal-hal yang menyurutkan semangat. Ya, tapi jika menyerah..sampai di sini saja, mungkin selamanya akan penasaran.

Baiklah, pemikirin ini memang perlu dikeluarkan dari pikiran agar tidak menganggu lagi.
You can do it!
Hwaiting!
Jia You!
Passo varlo!

Casting all your care upon him; for he careth for you.
I Peter 5:7, KJV
 
 


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Terima kasih

Postingan kali ini didedikasikan pada seseorang yang telah mewujudkan mimpiku yang tidak bisa kuwujudkan.

Terima kasih, saya mendengar banyak kemajuan yang terjadi dan itu karenamu.
Terima kasih, kamu tidak mempedulikan kata-kata yang tidak mendukung.
Terima kasih, kamu dapat membuktikan bahwa perubahan dapat dilakukan.
Terima kasih, jerih payahmu dinikmati banyak orang.
Terima kasih, kamu melakukannya dengan niat yang baik dan dengan penuh dedikasi.
Terima kasih, kamu tetap rendah hati saat dipuji.
Terima kasih, kamu masih bertahan di sana dan akan membuat lebih banyak lagi perbaikan.
Terima kasih, kamu dapat mewujudkan mimpiku yang tidak bisa kuwujudkan.
 
Semoga Tuhan memberkatimu lebih lagi.
 
:)


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Hari ini

Hari ini, meminta sama Tuhan sesuatu...
Di sepanjang hari ini merasa sepertinya tidak ada perubahan dari apa yang dulu pernah dinyatakan.
Jadi ya sudah... yuk ah, lanjut saja.

Hari ini tidak menyangka, sesuatu yang diperkirakan jika dipelajari memerlukan waktu yang lama, ternyata sebentar saja :D

Hari ini saya melihat, warnanya sangat sempurna. Sempurna, Perfecto lah.. *happy*

Hari ini juga, demi menyelesaikan tanggung jawab akhir bulan dengan tepat waktu, memeras otak untuk menuliskan ide-ide.

Ah pokoknya hari ini adalah hari ini.

Besok adalah besok, kerjakan lagi yang harus dikerjakan.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Definisi

Beberapa hari ini sedang menyibukkan diri dengan "definisi". Jadi, setelah sekian lama menggunakan suatu kata atau istilah, kita kadang tidak mengetahui artinya.
Contohnya saja, yang pernah saya sebutkan mengenai Zona Nyaman. Sering diartikan sebagai zona yang harus dihindari, zona yang harus ditinggalkan. Tapi, karena saya punya definisi sendiri, saya tidak mau menginggalkan zona nyaman saya.

Ya begitulah apalagi sejak saya mengkaji suatu hal di mana yang namanya definisi ini memegang peranan penting. Jangan salah menentukan definisi.

Istilah yang paling saya dengar berikutnya adalah "Move On"
hahahahhahahaha, heran deh seneng banget orang-orang mengucapkan kata ini.
Coba saya tanyakan, apa sih definisi "Move On" itu?
Bagaimana kalau kita cek melalui kamus satu bahasa..
(saya copas saja dari sini)

move someone or something on
to cause someone or something to move onward or out of the way. Please move those people on. They are in the way. The officers worked hard to move the crowd on.


move on
to continue moving; to travel on; to move along and not stop or tarry. Move on! Don't stop here! Please move on!

move on (to something)
to change to a different subject or activity. Now, I will move on to a new question. That is enough discussion on that point. Let's move on.

move on someone
to attempt to pick up someone; to attempt to seduce someone. Don't try to move on my date, old chum. Harry is trying to move on Tiffany. They deserve each another.


move on something
to do something about something. I will move on this matter only when I get some time. I have been instructed to move on this and give it the highest priority.

Ayo lohh... Move On yang kamu maksud yang mana?


Hey, please move that person on! and just keep moving on. Consider to move on to something new. But don't ever move on someone. Please move on this though it is not priority.

wkwkwkwkwkkwkwk.. nice.
Baiklah, saya akan kembali ke kesibukan saya.. mengurus definisi.
Oke sip tengkyu tengkyu.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Wisuda pertama

Wisuda pertama di tahun akademik berjalan sering disebutkan saja Wisuda Oktober, karena jatuhnya di bulan Oktober. Hmm, berarti di Maret itu kedua, di Juli ketiga ya? Tapi tidak pernah saya perhatikan.
Dengan kata lain, yang diwisuda pada wisuda pertama inilah yang lulusnya tepat waktu, kalau di bulan Juli berarti lulusnya kecepetan.

Wisuda pertama..alias wisuda Oktober..
Hmm, dulu.. saat ada wisuda oktober, saat itu saya masih tingkat 4, hari itu hari Sabtu (dan tanggalnya masih saya ingat), ujian Fitokim.. hahahahahhaa..
Di hari itu, anak-anak tingkat 4 gitu ya, pengen cepet-cepet beres kuliahnya, ngeliat orang-orang pada wisuda, aihh... munculah istilah SPW (Sindrom Pengen Wisuda) ciptaan AIJ.
Setelah beres ujian fitokim, hari masih terus berjalan dengan beranjak ke sebuah kuliah yang sifatnya sangat non-polar, karena bisa menembus Blood-Brain Barrier wkwkwkwkwkkwkw.. alias.... hahahhahaha. Sebuah kuliah pilihan yang diadakan hari Sabtu, dengan sekitar 8 orang saja dalam kelas. Sambil kuliah, biasanya laptop nyala, konek ke 30.69 hahahaha..
Selesai kuliah di hari itu, diajakin makan gratis di selasar wkwkwkkww, wah mayan nih, ga pernah juga kan ngikut-ngikut acara wisuda biasanya.
Akhirnya, makanlah di selasar..
Tiba-tiba, seorang teman berlari, "Eh mau liat Jambak ga?"
Karena sering mendengar nama Jambak, akhirnya tertarik untuk melihatnya..
Eh tapi, eh tapi, eh tapi..
Jambaknya ga tau yang mana pula.. ya udah liat orang lain aja.. wkwkwkwkkwkwkwkwk..

Wisuda pertama berikutnya,
Seperti biasa, tidak datang.. kebetulan sudah beres diwisuda di wisuda ketiga itu.
Tapi kan ada 4 teman genggong yang diwisuda, ya udah akhirnya ketemuan di studio foto saja.
Ah.. akhirnya.. "A! family in toga now"

Wisuda pertama sebelum-belumnya
Itu adalah wisuda si koko waktu beres S2, dia beli VCD acaranya kan.. dan ahhh.. biasa kan wisudawan PSM pasti nyanyi.. lagunya, "I finally found someone", sempet di-rip tu lagu, dan di-embed ke friendster.. hahahahhaa... tapi sayang sekali sekarang file nya entah di mana.

Wisuda pertama berikut-berikut-berikut-berikutnya.. akhirnya tahun ini..
Wisuda pertama tahun 2013/2014, 19 Oktober 2013
Ceritanya, waktu dulu setelah lulus, saya menghilang dari kampus.. Ternyata anak-anak didikku itu terkejut tidak bertemu denganku lagi.. terharu.. 
Lalu, sempat berbincang lewat dunia maya dengan seorang dari mereka juga.. beberapa hari sebelum masuk kerja, waktu itu dia tingkat 3 berarti ya.. dia bilang, 
"ooo. Nice! Next year my graduation you must come kay. dont know when only will meet you again"
Lalu ada juga si anak didik satu lagi yang sejak awal bertemu, dia ini lucu banget.. hahaha.. waktu itu selesai responsi oleh kakak yang entah siapa, dia mendatangi si kakak itu dengan berkata, "Kak, kakak pimpraknya ya?" *padahal ga mengenalkan diri sebagai pimprak, karena ga ada yang bilang si kakak itu adalah pimprak* lalu dia memperkenalkan dirinya. hahahahahahhahaha.. Padahal ga nanya loh dek. Selain berinteraksi di sekolah yang sama, ternyata dia masuk ke divisi yang sama di PMK dengan divisiku yang dulu (mengetahuinya setelah membaca majalah terbitan PMK yang dia adalah editor in chief-nya). Dulu, waktu acara natal PMK, dia memberi undangan yang sayang sekali tidak bisa saya hadiri.  Jadi deh kita makin nyambung ya ngomongnya.
Seperti yang pernah dituliskan juga kalau anak-anak didik saya itu cuma satu angkatan ini.. mereka itu firstborn, maka dari 1 angkatan itu, dua orang ini adalah dua orang firstborn itu. Dua orang anak sulung saya. hahahaha.. bahkan mengenal mereka duluan baru mengenal adik yang satunya lagi.
 
dan akhirnya keduanya diwisuda pada wisuda pertama 2013/2014. Perjuangan di hari itu besar bangetlah, mulai dari bikin kartu unyu yang rencananya akan lebih unyu tapi ga sanggup ngerjainnya karena ga ada waktu, nyari kado, kena macet, jalan kaki yang mayan jauh dengan laju yang tinggi, sinyal HP butut pisaannn.. Akhirnya, takut mereka udah keluar dari auditorium.. Untunglah, seperti diketahui bersama acaranya oktober itu pasti lamaa.. hehehhe.. 

Kartu ucapannya, yang katanya desain minimalis toganya oke punya (bukan cuma "OK")
Waktu nyampe, kok ga liat bendera himpunan, jangan-jangan dah dicabut alias mereka dah keluar.. arghh, dan baru berjalan sebentar, ketemu dengan 1 orang anak didik saya juga.. Eh dia udah keluar, sempat mengucapkan selamat sambil bingung mau salamannya gimana karena tangannya penuh megang balon, kado, bunga.. hahaha.. ckckckkckck, lalu info dari dia juga.. yang lain masih di dalem kok.. untunglah. Lalu, akhirnya ada info dari si anak yang satu, katanya udah di tengah, di kanopi.. Kanopi yang mana pula, selama kuliah rasanya ga pernah denger kanopi.. hahahhaa.

Akhirnyaaaa, setelah muter-muter ga jelas, melihat seorang menggunakan si baju kojo, deketin aja dah dan tanya, udah keluar belum nih anak-anak? katanya belum, urutan ke-9, whatt? ke-4 ah masa ke-9. Akhirnya karena ga tau mau ke mana, yang penting mereka belum keluar, nunggu aja bareng adik-adik berbaju kojo itu. Lalu, keluarlah rombongan Farma bro dan Farma sist itu, sambil melihat-lihat pada mereka berdua...... DAN... ga ada -__-" akhirnya terlontar pertanyaan:
Ini udah semuanya keluar?
Iya udah keluar semua kak..
Cape dehhhh... akhirnya ga tau mau gimana lagi ya.. sinyal HP butut abis lagi, pending semua. Eh, tiba-tiba ada satu LO bawa barang banyak, dan bilang:
Ini barang-barang si kakak itu.

Mendengar namanya disebut, ya sudah nyamperin aja sambil nanya, orangnya mana? Nah itu dia, orangnya ga tau di mana, dia cuma info deket mobil hitam. Mobil hitam itu banyak dekkkkk, yang mana satu?
Akhirnya diketahui dia sudah di rombongan, terus kok tadi ga ngeliat ya waktu dia keluar. huss..
Akhirnya bertemu jugaaa.. dan di sana malah barteran sama buku yang aku titip beliin wkwkwkkwkwkw.. maaf merepotkan ya dek.
Akhirnya, untuk kedua kalinya saja, saya mengarak wisudawan.. dan ini wisudawan jauh lebih muda.. biasanya yang lebih tua yang diarak, ini yang lebih muda.. Ya sudah lah. Si adek satu ini ternyata fansnya banyak banget sampe yang bawain barang dia ga cukup 1 orang.. hahahahhahaa.. bahkan sempet juga bawain barang dia karena kasian LO nya dia, nyimpen HP aja ga bisa karena tangannya penuh.

Saat mengarak dia, eh anak yang 1 nelpon.. dan dia masih di dalem ceunah. Nah itu dia, katanya orang luar ga bisa masuk.. padahal seingatku dulu juga banyak orang yang masuk ke dalem klo udah acaranya beres mah. Ya udah deh, akhirnya ga balik juga ke sana.. 

Sampai ke running track, eh ketemu junior terus dia bilang,
"Ngapain lu di sini kak? Gua aja udah ngerasa tua, gimana lu?"
-_-" demi anak-anak didik saya, saya ada di sini, dan saya tidak merasa tua.. dan tidak pernah merasa tua juga. hahahhaa..

Akhirnya di tunnel, saat lagi give me give me *mau ikutan ceritanya tapi tangan penuh* ada sms masuk dan intinya sebuah pernyataan diikuti kata "sooo..." "I go there then". Akhirnya ya udah, pamit deh ama si anak ini dan saat itu merasa ada ikatan dengan anak ini.

Mengambil jalan pintas *ga ngikutin jalan rombongan* ke atas dan akhirnya malah barengan rombongan lagi dan di situ barulah berfoto *satu-satunya foto bersama* keluar berniat naik angkot, tapi angkotnya ga ada satupun, ya udah jalan dah sejauh gerbang belakang ke depan, tapi gile bener dah itu cape banget rasanya, padahal biasanya juga biasa aja. Akhirnya dapet angkot dan sampai di tempat yang dituju, eh untung dia belum nyampe. Akhirnya, bertemu juga.. ngobrol-ngobrol sebentar saja.. dan ah, perpisahan.
Dia minta maaf karena membuatku repot tapi ya memang entah kapan akan ketemu lagi jadi harus diperjuangkan last chance ini. Dia bilang setelah dia menyelesaikan perihal kewajiban dia dengan pemerintah, dia mau masuk ke dunia research.. dia tanya, kaya gimana sih dunia research.. "Like doing TA everyday"
1 kali foto dan bye-bye.. 

Ah, tapi pegal-pegal yang dihasilkan dan kelelahan hari itu tidak sia-sia memang.
di manapun kalian berada... baik-baik ya..

Sebab aku sangat bersukacita, ketika beberapa saudara datang dan memberi kesaksian tentang hidupmu dalam kebenaran, sebab memang engkau hidup dalam kebenaran. Bagiku tidak ada sukacita yang lebih besar dari pada mendengar, bahwa anak-anakku hidup dalam kebenaran. (3 Yohanes 1:3-4)


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Da Jang Geum

Kemarin, saya bercakap-cakap dengan mama.. Mama cerita kalau film korea Jang Geum diputer lagi tuh di TV. Diceritakanlah akhirnya kemarin itu sudah sampai mana ceritanya..

Iya ceritanya itu si Jang Geum, Geum Yong sama si Choi lagi nyari ayam emas yang ilang. Inget ga?
Ga.. ga tau yang mana..
Si Geum Yong sama Choi itu udah janjian sama si Jang Geum jam 5 ketemuan di sini ya.. Eh taunya si Jang Geum ga datang-datang karena dia ngeliat orang yang lagi perang itu. Si suaminya tea..dia bikin obat dulu
Ohhh, yang terus pisonya jatoh ya??
Nah terus gimana? ga balik atuh si Jang Geum?
Iya, makanya itu dia dibuang, harusnya sih dipecat, tapi temennya teh siapa itu si Yong Seng yang bilang ke dayang utama (yang mirip tua ii) jadinya si Jang Geum dibuang ke kebon dan ga digaji 3 tahun.
Apa? Gile ga digaji 3 tahun
Ya tapi daripada ga bisa balik ke istana kan..
Iya sih.. wah lama juga ya Jang Geum 3 tahun di sana..
Ga kok, ga lama dia di sana.. soalnya dia di situ menemukan sesuatu, tah eta, mama teh lagi nungguin dia nemuin apa sih.. lupa, eh jam tayangnya ganti. Di situ juga kan dia mulai tertarik sama tusuk jarum.. 
Hoooooo...
Jang Geum..
saat dulu tayang perdana di TV saya masih tingkat dua rasanya (karena dulu waktu tes akhir BoFa (tingkat 2) temen saya sempet menjawab suatu pertanyaan dengan jawaban Geumyong wkwkwkwkwkwkkw.. yang memang jawaban sebenernya mirip sama itu :P *lupa apa*).
Merasa selalu terkagum-kagum saat melihat mereka masak, terus waktu menghidangkan mereka tau fungsi-fungsi makanannya.
Jadi inget yang Jang Geum sama dayang Han yang ngasih "makanan ga enak" ke duta Mongol. Yang awalnya ditolak mentah-mentah karena ga enak, tapi itu sebenarnya untuk tujuan kesehatan duta itu.
Jang Geum,
Yang membuat semangat saat praktikum farmakognosi wkwkwkwkwkwkkwkwkwkwkwkwkwkwk...
Jang Geum,
yang disukai oleh dosen saya juga hahahaha, katanya farmasi bangets. (loh ini kan tingkat 3)
yang membuat si adik mau ambil farmasi.. (kalau dia nonton Judge Bao kayanya dia mau masuk hukum hahaha)

Jang Geum,
yang memiliki profesor galak, mukanya dan kegalakannya mirip dengan dosen saya wkwkwkwkwk..

Jang Geum,
yang memperlihatkan dirinya itu terlalu pakai logika *waktu dikasih ujian tentang mana tanaman obat dan bukan tanaman obat*. Yang dengan sombongnya bertanya sama profesornya salah dia di mana.. Bagian ini mirip sama saya.. hahahhaha..
dan si profesornya emang hebat, prinsip obat yang baru saya pelajari itu ya ternyata memang sudah ada sejak dulu.. Obat dan racun itu hanya dibedakan oleh dosis.

Yak, tapi dari percakapan di atas, yang langsung bikin "ting !" itu adalah..
Jang Geum, mau di mana aja dia, mau di istana, di kebon, di pulau Jeju, di pulau Lembu.. dia selalu bekerja dengan giat. Walaupun waktu di kebon, di Jeju, di pulau lembu itu status dia buangan, budak, pekerja paksa, dsb. tapi dia bisa aja nemuin sesuatu, belajar sesuatu, nolong seseorang, dsb.
Keren..keren..

Ini pesan untuk diri sendiri:
Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. (Kolose 3:23)
dengan manusia itu adalah orang lain dan diri sendiri.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Tuning

Beberapa waktu lalu saya mencari definisi tuning untuk dimasukkan ke dalama sebuah instruksi. Hanya saja saya tidak mendapatkan yang tepat. Hal itu berlalu dan saya belum sempat mencari lagi.

Tidak berhubungan dengan cerita di atas, saya membeli alat untuk menyetem gitar alias guitar tuner untuk dihadiahkan pada seorang gitaris yang berulang tahun beberapa hari lalu. Alasan membeli alat itu karena sang gitaris itu meminta saya menyetem gitar akustiknya beberapa minggu lalu.. hahahhaa..

Tidak berhubungan dengan cerita di atas juga, kemudian saya kebingungan untuk membelikan kado ulang tahun untuk seseorang yang sudah tidak saya temui sejak lama dan tidak akan saya temui lagi mungkin dalam waktu yang lamaaaaaa... Dan selama saya mengenal dia, saya tidak pernah memberikan hadiah dalam bentuk apapun.. hahaha.. Setelah menimbang-nimbang, akhirnya teringat bahwa dia seorang pemain bass, dan ah belikan saja guitar tuner (juga).
 
Karena merupakan hadiah pertama dan mungkin terakhir, jadi harus ada kata-kata yang berkesan, bukan sekedar birthday wishes tapi hmm, jadi pesan perpisahan gini.. hiks... 
dan akhirnya teringat akan sebuah kisah yang terjadi sudah lama.. Sebuah percakapan antara saya dan gitaris favorit saya. Jadi, ceritanya saya sedang belajar meniru caranya bermain gitar. Yang saya lakukan adalah mengambil gitar sambil memutar videonya, mencari nada yang sama dengan yang dimainkan, kemudian meniru penempatan jarinya. Hanya saja, saat dia membunyikan senar yang tidak ditekan, kok nadanya beda ya.. Hooo, ternyata setelah menghitung fretnya, beda 1.
Itu maennya di E ya harusnya? soalnya nadanya sih di F.
Oiya? Wah berarti gua ga pake standard tuning.
Aha, jadi ingat apa yang saya lakukan kalau tuning, yaitu hanya mengecek kesesuaian 6 senar itu. Kalau lagi rajin, ya buka lagu "Still" yang maennya di kunci C, terus menyesuaikan dengan lagu itu sampai diperoleh petikan-petikan senar yang tidak berlainan dengan nada lagu itu.

dan inilah kemudian yang saya tuliskan,

....
And I have philosophy of giving you this guitar tuner..
Sometimes we believed our guitar was in the right tune.. The harmony of one string to another was perfect. Then we tried to play along with a song, in same key of course, but hey.. It didn't match. We realized that our guitar was not in standard tune then we tuned in using standard tune (A is 440 Hz).

and it goes the same with our lives,
Sometimes we believed we were on the right track, we lived in harmony with each other. But then there's "Hey, it doesn't match" thing. When it comes to you, you know you have to check your tune, and if it is necessary, tune back to the standard tune :)

....
Tentunya hadiahnya pun dilengkapi dengan standard tune-nya :D

Jadi, akhirnya saya sendiri belajar kalau memang kita harus selalu menjaga tune kita dan jika sudah tidak sesuai, segera lakukan tuning ke standard tune.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Zona Nyaman

Jarang-jarang nulis tentang hal yang seperti ini. Saya orang yang tidak pernah dengan peduli, mau di zona nyaman kek, mau di zona ga nyaman kek, ya jalanin aja hidup yang sekarang ini dengan baik.
Beberapa waktu lalu bercerita dengan seseorang tentang pekerjaan dan kehidupan di dalamnya, di mana tercetus kemudian sebuah pernyataan dari seorang yang diceritakan oleh teman tadi. 
Wah, harus segera resign nih, gua udah ngerasa nyaman.
 
Eh.. agak kaget dengernya.. Kenapa udah nyaman malah mau resign? Hmm, jangan-jangan punya prinsip ga boleh ada dalam zona nyaman.
 
Tentang zona nyaman ini beberapa waktu sempat ada knowledge sharing di kantor, dan akhirnya berakhir dengan perdebatan tentang zona nyaman. Padahal rasanya ga ada nyambung-nyambungnya dengan zona nyaman bahasannya. Gara-gara ada pernyataan: "Be Yourself!", malah dikaitkan bahwa dengan be yourself maka tidak akan keluar dari zona nyaman.
 
Semakin sengitlah pedebatan itu dan akhirnya ada yang memberikan pendapat berdasarkan knowledge sharing sebelumnya dan yang saya ingat juga. Zona nyaman itu bukan untuk ditinggalkan tapi untuk diperlebar. Setuju!
 
Agak kompleks sih masalah zona nyaman ini. Tapi jika saya mengira-ngira konteksnya ZONA NYAMAN saat dicetuskan dulu, sepertinya berkaitan dengan KENYAMANAN YANG MEMBUAT MALAS ATAU TIDAK BERKEMBANG. Kalau begitu, benar juga istilah "Tinggalkan zona nyamanmu".

Nah, apakah semua kenyamanan yang dialami itu membuat seseorang malas atau tidak berkembang? Ga tuh. Coba kita analogikan dengan pohon yang ditanam di tempat tumbuhnya yang cocok. Tempat itu akan menjadi tempat nyamannya untuk hidup kan? Mana ada pohon yang tumbuh dengan baik jika tempat itu tidak cocok dengan dia. Di tempat yang nyaman itulah dia akan berkembang dan berbuah. 

Hmm, satu analogi lagi untuk yang menyukai di luar zona nyaman. Metabolit sekunder tumbuhan akan dihasilkan jika tumbuhan tersebut berada dalam tekanan. Ya, mungkin tumbuhan itu tidak di zona nyamannya, jadi dia tidak menghasilkan buahnya, tapi ternyata dia menghasilkan metabolit sekunder yang berguna juga.

Ada banyak interpretasi mengenai zona nyaman, tapi yang pasti...
 
Jika tidak menghasilkan buah, hasilkanlah metabolit sekunder.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Duriat

Geus lila pisan teu ngucap basa Sunda.. Sabaraha lila lalu, maca dina twitter basa Sunda teh geus diakui ku UNESCO jadi warisan budaya. Miris macana, kuring nu ti Bandung teu tiasa nyarios Sunda nepi ka bentes. Nu maca tulisan ieu oge mereun bakal seseurian maca basa Sunda nu teu puguh. Poe-poe ieu mah leuwih sering ngagunakeun basa Inggris malah da kudu nyieun laporan ku basa Inggris.

Sabaraha poe lalu, hiji batur di gawe teh nanyakeun soal basa sunda, eta teh soalna alona. Duh, kuring mah teu ngarti. Untung weh aya hiji batur deui nu ngarti. Ah, meuni sono ka basa Sunda geuning. Tapi da, sieun weh salah ngucapkeun kata-kata.

Kamari, dina mobil eukeur di jalan ka Bandung, babaturan teh nyetelken lagu-lagu Sunda, salah sahijina lagu nu kuring nyaho nyaeta Duriat. Euleuh-euleuh meuni bungah ngadengekeun lagu ieu. Lagu jaman baheula.. hahaha, nostalgia ceunah. Ngajaran nerjemahkeun ka basa Indonesia, mugi-mugi bener.


DURIAT
Dina hate kuring anjeun cicing 
(Di hati saya, kamu tinggal)
Dina hate anjeun kuring cicing 
(Di hati kamu, saya tinggal)
Bener-bener henteu bisa ngejat 
(Benar-benar tidak bisa dipisahkan)
Dibeungkeut ku tali duriat
 (Diikat oleh tali cinta)

Sanajan loba nu daratang
 (Walaupun banyak yang berdatangan)
Pating kuriling neangan lawang 
(Berkeliling mencari jalan masuk)
Pating kaletrok kana panto hate
 (Mengetuk-ngetuk pintu hati)
Tapi ku urang teu dipalire
 (Tapi sama saya tidak dipedulikan)

Duriat teu bisa digantian ku rupa
 (Cinta tidak bisa digantikan dengan rupa)
Duriat teu bisa dihilian ku harta
(Cinta tidak bisa dibeli dengan harta)
Duriat teu bisa di aya-aya 
(Cinta tidak dapat diada-adakan)
Duriat datang na heunteu kapaksa 
(Cinta datangnya tidak terpaksa)

Dikotretkeun dina hate tidituna 
(Dituliskan dalam hati dari sananya)
Diguratkeun dina rasa tidituna 
(Dituliskan dalam perasaan dari sananya)
Dibuka dibaca ku urang duaan 
(Dibuka, dibaca oleh kita berdua)
Dijaga diriksa pinuh rasa ka heman 
(Dijaga, dijaga dengan penuh rasa hati-hati)

Poe ieu, ngaliwat ka hiji sakola, murid-muridna geus kalaluar, marawaan suling bambu, aduh.. beuki weh sono ka Sunda.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Mengetik hangul di Windows 7 untuk Netbook

Postingan ketiga di blog ini adalah Mengetik Hangul (Windows XP), sempat menjadi postingan primadona hahaha.. Banyak yang komen juga menanyakan tentang mengaktifkan pengaturan agar bisa mengetik hangul di netbook. Baru hari ini saya bisa menjawabnya, karena baru hari ini saya mencobanya, di netbook dengan Windows 7.
 
Kalau tidak salah ingat, si koko pernah bilang kalau pakai Windows 7 tidak perlu lagi driver-driver.. jadi tadi saat saya mencoba mengaktifkan pengaturan, saya langsung ke control panel saja, mencari-cari option untuk "East Asian Language" tapi ternyata tidak ada.. hahahaha..

Akhirnya, mencoba saja dengan menambah Keyboard. Saya tambahkan Keyboard dengan bahasa Korea dengan mencentang kedua pilihan yang diberikan.
Ternyata, berhasil...
Di language bar telah muncul pilihan bahasa Korea dan bisa ditampilkan juga soft keyboardnya.

Baiklah, untuk yang memerlukan informasi ini,,, semoga informasi ini berguna :D




  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Bangga menjadi bagianmu

Hari ini (20 Agustus 2013) adalah hari yang bersejarah untuk tempat kerja saya juga untuk Indonesia. Karena di hari ini terjadi peresmian Industri Ekstrak Bahan Alam (IEBA) pertama di Indonesia yang juga adalah tempat saya bekerja selama 1,5 tahun ini.

The banner
Saya bekerja sebagai Scientist (yep, seriously! that what's on my business card). Beberapa bulan lalu, baca-baca kembali postingan lama.. ada gunanya juga membuat blog ini sebagai diary, eh menemukan tulisan - tulisan yang dibuat saat belum dapat kerja dulu. Di mana saat itu sedang galau antara menjadi dosen atau jadi karyawan, kalau jadi karyawan kerja di mana? Tulisan yang satu ditulis kala membaca "gelar" yang diberikan seorang teman di mana saya dinyatakan sebagai The Pharmacy Lecturer of the Future (hmm, bener ga ya gini.. haha). Tulisan yang lain lagi ditulis setelah pulang retreat di mana pendeta saya menyebut-nyebut obat baru, campuran tanaman A dan B untuk mengobati penyakit X, lalu terpikir untuk menjadi researcher. Tapi hal ini sebenarnya dipendam saja, karena di Indonesia mana ada sih industri farmasi yang concern dalam hal menemukan obat baru?  Itu harus kerja di luar negeri.. Jadi ga mikir-mikir ke situ juga sih.

Sesi mengenang:
Nama tempat kerja saya ini sebenarnya sudah tidak asing, karena 2 teman saya sudah bekerja di tempat ini. Tapi saya sama sekali tidak tertarik melamar ke sini karena dulu saya berpikir tempat ini hanya berisi dengan hal-hal bioteknologi.. seperti nama dan logonya..di mana saya sama sekali tidak menguasai hal itu.. Saya mendalami ilmu analisis, dua temanku tidak pernah bilang ada bagian Analytical di sini (padahal jelas-jelas 1 temanku itu dulu di Formulasi, tapi ga pernah terpikir bahwa ada Analytical).
Mengusung ilmu biomolekuler dan dengan logo Double-Helix yang kental dengan suasana bioteknologi

Akhirnya, suatu hari kala masih jobless, masukkin nama-nama perusahaan farmasi terkenal Indonesia di situs pencari kerja.. Ga ada yang menarik lowongannya... dan akhirnya iseng masukin nama perusahaan ini dan apa yang terjadi... Ternyata ada lowongan yang menarik dan spesifikasi yang diminta sesuai dengan apa yang saya miliki. Jadilah tanya-bertanya pada 2 temanku itu dan singkat cerita.. Di sinilah saya sekarang, menjadi seorang Scientist di bidang yang saya kuasai.

Setelah saya masuk, saya baru menyadari kalau tempat saya bekerja ini sangat Farmasi. Sekolah saya terbagi menjadi 4 kelompok keilmuan dan saya bisa mendapatkan 4 kelompok keilmuan itu di sini.. Di mana kalau di tempat lain saya tidak yakin ada 4 kelompok ini, kebanyakan hanya 2 kelompok. Lalu, di sini juga dikedepankan keinginan perusahaan untuk menemukan obat baru. Jadi di sini, saya mendapatkan suasana-suasana penelitian khas kampus (tapi dengan fasilitas yang jauh lebih baik tentunya) dan suasana lainnya. Hmmm, di sini saya merasa saya bisa melakukan apa yang mau saya lakukan di kampus dulu.

Dengan segala perjuangan di mana saya tidak ambil bagian, tempat saya bekerja ini mendapat izin sebagai Industri Ekstrak Bahan Alam (IEBA) pertama di Indonesia. Dulu, IEBA tidak terpisah dari Indsutri Obat Tradisional (yang bikin obat jadinya) namun sekarang dipisah. IEBA ini diresmikan oleh Menteri Kesehatan dr. Nafsiah Mboi. Dalam kata sambutannya, beliau menyatakan bahwa jarang ada industri yang mau investasi (untuk industri yang belum jelas apa bisa berjalan atau tidak), baik investasi dana, investasi alat, lalu sambil menunjuk pada sekelompok pemuda-pemudi berseragam putih-biru, 
"dan investasi para pemuda-pemuda ini, kalian kan para scientist di sini? Kalian investasi yang berharga. Saya dulu juga seorang peneliti dan saya tahu frustrasinya saat gagal. Rasanya ingin melempar semuanya supaya pecah. Tapi ingat.. JANGAN. Jangan pernah putus asa dan JANGAN PERGI. Baik, sekarang saya kembali lagi ke pidato saya"
Wooow, kata-kata itu di luar script!
*tersanjung* walau sedang tidak menggunakan seragam putih-biru itu.
Scientist mendapat penghargaan dapat berfoto bersama Ibu MenKes (ini di luar rencana loh, dan masih dalam prosesi peresmian) *Tersanjung 2*

Saat Ibu MenKes meninggalkan tempat dengan mobil kenegaraannya (RI 30), beliau menyampaikan sebuah pesan,
"Kerja yang baik ya...." sambil mengacungkan jempolnya, dilanjutkan dengan
"awas kalau ngga." sambil menggerakan telunjuknya.

Hmm.. dan beginilah kelakuan para scientist hahahaha..

Sebagai penutup kata sambutannya saat prosesi peresmian, Ibu MenKes memberikan beberapa pantun, tapi saya hanya ingat satu.. dan saya tuliskan juga sebagai penutup hehe.

Janganlah hati terluka
karena kasih tak sampai
Selamat untuk PT. Dexa Medica
untuk prestasi yang telah dicapai

DLBS, saya bangga menjadi bagianmu, bukan karena dirimu punya banyak sertifikasi atau dirimu sekarang lebih dikenal. Tapi karena apa yang sudah saya alami selama ada di DLBS.

Sebagian dari ANL team

dalam seragam putih biru itu :)



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Indonesia Raya

Kemarin pagi, dalam perjalanan menuju ibukota, seperti biasa akan ditemani dengan bincang-bincang pagi di radio yang diputar di mobil sewaan kantor.
Topik pagi itu tentang lagu Indonesia Raya. Ceritanya salah satu penyiar itu waktu tanggal 17 Agustus pergi ke toko-toko, mau belanja dan ada toko yang memutar lagu Indonesia Raya dengan irama cadut (cadut apaan ya? sesuatu dangdut kayanya). Jadi dia berpikir, "loh emangnya lagu Indonesia Raya boleh ya dibuat seperti ini??"

Akhirnya, beberapa versi lagu Indonesia Raya dibahas, mulai dari yang irama cadut itu, versi lantunan Edo Kondologit dalam acara 100 tahun kebangkitan nasional, versi gitar dari gitaris Gun N Roses, dan versi hip hop. Lalu, yang menjadi standar dalam hal ini adalah Undang-Undang. Ya, agak-agak samar mengingat tentang hal ini.. intinya ada Undang-Undang yang memuat hal-hal tentang lagu kebangsaan kita ini. Yang saya temukan adalah UU NO. 24 tahun 2009.
Dalam UU tersebut dijelaskan cara menyanyikan lagu kebangsaan kita, lengkap deh. Di UU tersebut ditcantumkan sikap saat menyanyikan lagu Indonesia Raya yaitu berdiri tegak dengan sikap hormat. Nah, di radio kemarin itu disebutkan dengan sikap sempurna (entah UU yang tahun berapa yang dibahas, karena beda ya.. dari bahasanya seperti UU yang dulu-dulu banget).

Tentang improvisasi-improvisasi?
Edo Kondologit menyanyikan dengan sedikit improvisasi dan ada nada-nada yang berubah, tapi secara feel, tidak ada yang berubah.. tetap khidmat dan saya yang mendengarnya juga merasa sangat terharu.. begitu menyentuh.
Kalau yang irama cadut?
Hmm, entahlah.. sepertinya sih irama tersebut tidak cocok untuk diaplikasikan ke dalam sebuah lagu kebangsaan. Jadi saya sendiri berpendapat.. TIDAK untuk improvisasi seperti ini.
Kalau yang hip hop?
Hmm, katanya dibikin jadi lagu latar orang nge-rap. Hmm, ya ga cocok juga.. TIDAK juga untuk improvisasi seperi ini?
Kalau yang instrumen gitar dari gitaris Gun N Roses?
Hmm, sebenernya kalau mendengar petikan gitarnya saja (di mana saya sangat tergila-gila dengan petikan senar gitar), saya malah suka.. dan tidak masalah dengan itu. Hanya saja perlu diperhatikan kondisinya, apakah lagu kebangsaan kita dilecehkan? Jadi, ini masih daerah abu-abu deh..

Ya, lagu kebangsaan itu identitas negara kita, sama seperti kita tidak ingin nama kita yang adalah identitas kita diubah-ubah untuk menjadi ejekan atau diubah jadi jelek ya kita juga harus memperlakukan lagu kebangsaan kita begitu juga.




  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Gubbare

Gubbare.. rasanya dulu pernah nulis ini deh atau masuk draft.. ya intinya emang udah niatan untk menulis tentang ini.

Karena memfoto ini saat acara 17 Agustus 2013 lalu, lalu menguploadnya ke twitter sambil mikir hmm, masukkin caption apa ya..
setelah dilebihhijaukan
 
hooo.. Gubbare ajah.

Jadi inget cerita Gubbare, satu dari 10 cerita yang ada di film India Dus Kahaniyaan (10 stories). Gubbare sendiri artinya Balon.
Jadi ada sepasang suami istri yang sedang dalam perjalanan dengan bus. Si suami (namanya Dev, nama istrinya lupa..) menyimpan keranjang berisi makanan di bawah kursinya, tapi kadang keranjang itu kena ke kakinya, jadi ditendang deh keranjang itu supaya ga ganggu kakinya. Sang istri kesal, "Dev, itu makanan jangan ditendang-tendang." Kata sang suami, "Makanannya kan di dalam tempat makan dan tempat makan di dalam keranjang." -jadi kan bukan nendang makanannya langsung gitu- sambil meneruskan keasyikannya membaca buku.

Si istri kesal dan akhirnya pindah tempat duduk dekat dengan seorang bapak yang membawa sebuah balon warna merah. Si bapak ini dimainkan oleh Nana Patekar.
Si bapak mengajak ngobrol (ya kira-kira beginilah dialognya)
Saya sama istri saya juga sering berantem.. ya kalian itu deh..
Oh iya? hal-hal sepele begitu ya pak?
Iya, kami pernah berantem begini-begitu-begini-begitu
Tapi kalau kami udah ga marah lagi, pengen baekan kan tuh, nah kalau kami mau baekan, kami punya cara kami masing-masing.
Dia suka masakin masakan kesukaan saya dan ada kartu dengan tulisan "Sorry"
Kalau saya suka kasih dia balon
Kami pernah berantem sampe ga saling ngomong lama..
Hmm, bapak bawa balon nih, untuk istri bapak?
Iya, untuk istri saya..
Eh, saya sudah sampe, saya turun ya..

Lalu si wanita itu ikutan turun dari bis (bisnya kebetulan memang lagi transit) dan ngikutin si bapak yang dengan sumringah bawa balonnya.. Ternyata si bapak itu berjalan ke makam istrinya.

Wanita itu dan juga saya terperangah, makanya juga cerita Gubbare ini berkesan banget.

Akhirnya sang wanita kembali ke bis dan duduk di samping suaminya sambil dirangkul.

Ya begitulah.. jangan sampai kita harus kehilangan dulu deh..



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Apa-Bagaimana-Siapa

17 Agustus 2013 yang lalu, di hari kemerdekaan kita ini, berkumpulah kami jemaat-jemaat di suatu tempat outdoor. Salah satu acara yang diadakan adalah sharing dari the inspirational chef, pemenang MasterChef Indonesia Season 2, Chef Desi.

Chef Desi membuka sharingnya dengan mengatakan ada 3 pertanyaan penting yang sering dia tanyakan pada dirinya, juga pada orang-orang. Tiga pertanyaan inilah juga inti dari sharingnya.

Saya mau jadi APA?
APA disitu maksudnya penekanan untuk kata "apa" bukan "Apoteker Penanggung jawab Apotek" ya :P

Kenapa kita perlu bertanya hal itu pada diri kita sendiri?
Karena, kita perlu mengetahui tujuan kita. Kalau kita sudah tahu mau jadi apa kita pasti akan berjuang untuk tujuan itu. 
Banyak orang yang bilang, "Ah, sudahlah mengalir saja seperti air." Chef Desi mengingatkan, 
"Ingat, air itu selalu mengalir ke tempat yang rendah dan tempat yang rendah itu kubangan, kotor, berpenyakit"
Ingat, kita itu punya potensi dan potensi kita itu tidak dibatasi apapun, bahkan umur sekalipun. Ada kok orang yang sukses saat dia memulai mengasah potensinya saat umurnya sudah tidak muda lagi.
Saat kita tidak tahu tujuan kita apa, kita mematikan potensi kita, Yohanes 10:10a akan digenapi, 
Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan 
(Yohanes 10:10a)

Waktu kita dicuri, membunuh potensi kita, dan membinasakan kesempatan kita untuk berdampak dibinasakan.
Oiya, ingat juga.. tidak ada aspek yang tidak rohani dalam hidup kita.. semuanya rohani, tempat kerja kita adalah ladang pelayanan kita.

Baiklah, jadi untuk saya,
Dulu saya tidak punya cita-cita yang jelas, kuliah (yang biasanya sudah mendekati dengan "apa" itu) ya mengikuti orang tua saja. Semakin ke sini, semakin jelas sih passion saya apa, potensi apa, yang pasti masih sangat suka dengan mengajar (syarat dan kondisi berlaku), menganalisis (ya analisis zat kimia di obat, tanaman, dsb juga bisa analisis film seperti di post yang ini wkwkwk), dokumentasi (salah satunya nih nulis di blog ini), teratur-sistematis-perfeksionis (melankolis pisan lah). Jadi, kalau semua aspek itu diterapkan ke keseharian saya.. jadinya.. ya saya tahu saya mau jadi apa.

BAGAIMANA saya ingin diingat?
Chef Desi mengutarakan cara dia ingin diingat dengan membuat suatu permainan dengan bentuk konvensional, yaitu board game, bukan permainan elektronik yang sekarang sedang marak-maraknya. Dia mengungkapkan bahwa anak-anak zaman sekarang itu cenderung memiliki "lazy eyes", anak-anak sekarang mainnya di gadget sehingga matanya cenderung malas, tidak bisa fokus ke jarak-jarak jauh.
Jadi, dia ingin berkontribusi dengan membuat sebuah permainan konvensional dan karena dia seorang chef, temanya adalah memasak.

Jawaban saya:
Hmm, orang yang hebat wwkwkwkw. 
Belum tahu juga, masih abstrak.. yang pasti ga mau diinget sebagai orang yang jelek kelakuannya.

SIAPA pendukung saya?
Saat Chef Desi mengikuti kontes MasterChef itu, ternyata dia sering merasa ingin menyerah tapi akhirnya dia tetap bertahan dan akhirnya menang. Bagi dia, inilah pendukung-pendukungnya:
Firman Tuhan. Setiap masuk galeri, Chef Desi deg-degan dan yang bisa dia lakukan itu confessing Firman Tuhan, ingat janji-janji Tuhan. 
Keluarga
Keluarga rohani
Mentor rohani

Jawaban saya:
Firman Tuhan juga.
Keluarga juga
Keluarga rohani juga


Bagaimana?
Apa jawaban-jawabanmu?


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Chennai Express -secara geografi-

Setelah kemarin bercerita tentang filmnya, sekarang tiba-tiba mau nulis tentang segi geografinya. Hahaha.. Jadi kan tempat Rahul dan Meenama turun dari kereta itu di air terjun keren yang namanya adalah Dudshagar Falls dan kata wikipedia tempatnya di Goa jadinya ga pas aja di logika.. hahaha..

Pertama, peta Indianya (dari mapsofindia.com) dulu deh.. Rahul di Mumbai, berencana ke Goa yang harusnya ke Rameshwaram (ada di ujung pantai yang nyambung ke Sri Lanka).



Lalu rute kereta Chennai Express (diambil dari sini: http://peterstereoscopy.blogspot.com/2010/08/tribute-to-chennai-express-mumbai-to.html foto-fotonya keren bow)
 

Keretanya mulai dari Mumbai (OK sip, sesuai karena ceritanya Rahul itu dari Mumbai), dan kata sang nenek ga lewat ke Rameshwaram dan memang tidak. Berdasarkan blog yang tadi juga.. perjalanan Mumbai-Chennai dengan Chennai express itu sekitar 23,5 jam dengan jarak sekitar 1250 km. Yang jelas, seharusnya kereta Chennai Express itu ga lewat Goa. hahahaha.. Jadi, adegan yang di air terjun dudshagar itu.. yaa... skenario saja.

Desanya Meenama itu Komban, waktu googling sih nemu Komban Kulam yang letaknya ada di Tamil Nadu. Waktu Rahul hanyut itu dia sampai ke perairan internasional India-Sri Lanka, harusnya Komban itu deket pantai ya.. Ya agak masuk akal lah..

Dari daerah sekitar Komban, nyetir ke Rameshwaram ya agak masuk akal juga.. hahaha.

Baiklah sekian penasaranannya.. :P


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Chennai Express

Jadi, ceritanya hari ini tuh reunian HPLC. Yeay. Reunian ini diisi dengan nonton bareng film Shah Rukh Khan yang baru yaitu...


Filmnya lucu dan ada beberapa nostalgic things.. karena di film ini ada adegan, kata-kata dari film-film SRK terdahulu. Akan ada spoiler di sini tentu saja..

Chennai Express adalah nama kereta api yang dinaiki Rahul (SRK) untuk mengelabui neneknya. Seharusnya dia ke Rameswaram untuk menebar abu kakeknya, tapi dia malah niatan kabur ke Goa dan menebar abu kakeknya di sana karena intinya sungai di Goa akan mengalir ke Rameswaram juga -_-". Di kereta inilah dimulai cerita pentingnya.

Eaaaaaa, munculah adegan ini diiringi instrumen lagu "Tujhe dekha to ye jaana sanam" *sambil berharap ada lagu kuch kuch hota hai tapi ga ada.. hahaha"

Adegan itu adalah adegan Raj (SRK) dan Simran (Kajol) bertemu di Dilwale Dulhania Le Jayenge. Hahahaha..
Setelah berhasil mengangkat sang gadis ke atas kereta, Rahul bilang gini,
"Tenang, saya pernah kok melakukan hal ini" 
wkwkwkwkwkwkwkwkkww... Oh yeah!

Adegan lucu berikutnya adalah di kala Rahul menggoda si gadis yang akhirnya diketahui bernama Meena (tapi dipanggil Meenama) dengan lagu "Tujhe dekha to ye jaana sanam" itu. Dikira, si gadis itu ga ngerti Hindi. Eh ternyata dia ngerti Hindi.. hahahahaha...

Meenama ternyata sedang diculik, jadi dia berkomunikasi dengan Rahul dengan lagu karena kebetulan yang nyulik dia ga ngerti Hindi. wkwkwkwkkwkwkwkw.. Jadi, dimulailah tradisi film India yang nyanyi-nyanyi itu di sini. Tapi ga pake joget hahaha. Intinya, Meenama mau pinjem HP nya Rahul yang Lumia 920 itu... Karena filmya disponsorin Nokia Lumia, Rahul pake acara promosi segala nyebutin fitur-fiturnya dan juga harga.. 34.249 Rs saja (setara Rp. 5.805.345,75 hahahahahaha).

Meenama akhirnya cerita juga kalau dia itu putri dari seorang Godfather.. dan dia lagi kabur dari kampungnya karena dia disuruh nikah dengan Tenggabali yang adalah anaknya teman papanya (kata dia: Appaka friendka beta).

Akhirnya para penculik menarik rem darurat karena mereka sudah sampai di kampung mereka. kata Meenama narik rem darurat untuk turun itu hal yang biasa.
Di situlah mereka turun. Btw, nama air terjunnya Dudhsagar Falls (ada di Goa -_-")

Rahul akhirnya ditantang Tenggabali, karena Rahul takut, dia malah nyanyi-nyanyi, joget dan mabuk dan menghancurkan rencana kabur yang udah disusun Meenama. Dalam keadaan mabuk dia ditolong oleh polisi setempat. Waktu bangun ternyata dia ada di laut lepas.. Jadi, dia itu tidur di dalam kapal. Naasnya, kapal itu kapal penyelundup. Jadi deh si abang Rahul itu dianggap penyelundup juga sama polisi yang tiba-tiba muncul di sana. Pas ditanya, mana paspor? ya ga bisa ngasih liat..dan abang Rahul itu ngomong gini:
"My name is Rahul and I'm not a terrorist"
hahahahahahahahhahahahhaha..

Karena Rahul ga bisa buktiin dia orang India atau orang Sri Lanka, dia dibalikin ke kampungnya Meenama dan ya udah mulai lagi deh acara kabur-kaburannya.

Intinya lagi, mereka berhasil kabur dan masuk ke desa yang orangnya baik-baik banget lah. Mereka dapat tempat tinggal segala macem. Mereka ngakunya kawin lari.. secara si Meenama itu anak Godfather, kabar mereka kabur itu udah kedengeran lah kemana-mana. Okelah, yang mau dikasi liat adalah adegan tradisi di desa itu. Pengantin baru itu harus naik ke kuil, di mana suami menggendong istrinya sampe kuil.
300 anak tangga saja

Setelah sampe atas, dibilanglah kalau pengantin yang berhasil menyelesaikan ritual itu akan bersama selama 7 kehidupan, dan berarti juga sang suami akan menjaga sang istri selamanya.. 

Eh, pas diliat Meenama belum pakai kumkum (si serbuk merah di belahan rambut yang menandakan wanita yang sudah menikah), Rahul disuruh pasangin. Ya sudah, sejak itu Meenama eh jatuh cinta.. hahahhaa..


Hmmm, ada lagi ga ya yang berkesan? sepertinya sudah tidak ada lagi.. hahahaha.. sisanya ya ditonton saj, yang pasti selain cerita cinta-cintaan dan lucu-lucuan, ada action juga.. kejar-kejaran mobil, motor, dan berantem-beranteman..


Don't underestimate the power of common man :)


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

OK

Ok..


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

For His Yoke is Easy

Kemarin, teringat dengan kata-kata ini:
for HIS yoke is easy
lalu ya sudah, kasih beban itu sama Tuhan.

Puji Tuhan, hari ini beban itu berkurang dengan sendirinya.. 
Memang, terlalu di luar akal cara-cara yang Tuhan pakai.
:)



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Halo Juli..

Akhir-akhir ini sangat lelah. Sepertinya karena efek "6 bulan sudah berlalu". Untuk mengejar target, mulai dari awal bulan Juli ini sudah harus mulai melancarkan eksekusi. Otak ini rasanya penuh sekali, memilih, merancang, menyusun prioritas. Bahkan saat mata ini terbuka pada pagi hari yang teringat adalah, "Project A mau dibuat ini mau dibuat itu, Project B kayanya nanti dulu deh."
Lelah.

Lelah fisik dan juga lelah pikiran. Kondisi ruangan yang semakin mendingin juga membuat sulit untuk bekerja.

Iseng membuka katalog perpustakaan dan membaca sebuah judul buku, lupa judulnya apa..tapi membicarakan waktu yg sehari itu adalah 24 jam. Dari 24 jam ada tiga pembagian: 8 jam untuk bekerja, 8 jam untuk beristirahat, dan 8 jam untuk membuat diri sendiri sejahtera. Rasanya 8 jam yang ketiga itu tidak kualami, ke mana 8 jam yang ketiga itu?

Hari-hari ini sedang dalam pembacaan kitab Pengkhotbah. Lalu ada sebuah ayat di sana.. 
Pengkhotbah 3: 22,
Aku melihat bahwa tidak ada yang lebih baik bagi manusia dari pada bergembira dalam pekerjaannya, sebab itu adalah bahagiannya. Karena siapa akan memperlihatkan kepadanya apa yang akan terjadi sesudah dia?
 
Aku bergembira dalam pekerjaanku dan itu adalah hal yang baik. Jadi, walaupun lelah dan di depan ada semakin banyak hal yang harus dipikir-pikir...  SEMANGAAAAATTT!! dan tetap jaga kesehatan :)
 


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

It's love

Sambil kedinginan di kantor dan sambil mengisi buku biru, lagu ini menemani.. :)

 
"Emily (It's Love)"

Emily, I know you think it won’t get any better
Life has gone and gotten so tough
Emily, you believe you will never ever
Never ever find that you’re enough

Circumstances can change your mind
But time will help you see

[Chorus]
It’s love that hung the moon and stars for you above
And stays awake to start the morning
If you feel you’ve had enough
He’s never given up
It’s love

Emily, you will see some stormy weather
Dark and cloudy days of rain
But Emily, there will be summer laughter
‘Cause everybody knows the seasons change

Circumstances will turn out fine
And time will help you see

[Chorus]
It’s love that hung the moon and stars for you above
And stays awake to start the morning
If you feel you’ve had enough
He’s never given up
It’s love

Can’t you see
I know you believe me
Everything is whispering this well-known story
So listen in
It’s humbling
All of this done for you

[Chorus]
It’s love that hung the moon and stars for you above
And stays awake to start the morning
If you feel you’ve had enough
He’s never given up
It’s love


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Tebak-Tebakan Engineer

Di perjalanan pulang dari Seaworld itu, salah seorang bercerita tentang pekerjaan barunya yang banyak berhubungan dengan Engineer. Lalu dia bercerita kalau para engineer itu suka memberi tebak-tebakan tapi tebak-tebakannya itu ngasah otak banget.

Tebakan pertama yang masih gampang katanya..
Kalau kamu hanya punya dua bejana bervolume 5 L dan 3 L bagaimana caranya supaya kamu bisa mengukur air 4 L? Catatan: Kamu punya sumber air yang tidak terbatas.
 
Setelah berkutat dengan banyak metode, akhirnya salah seorang teman menemukan jawabannya (5-(3-(5-3))= 4).
  1. Penuhi bejana 5 L, dari bejana 5 L itu pindahkan 3 L ke bejana 3 L jadi tersisa 2 L di bejana 5 L. 
  2. Kosongkan bejana 3 L lalu pindahkan 2 L itu ke bejana 3 L.
  3. Penuhi lagi bejana 5 L, penuhi bejana 3 L yang sudah terisi 2 L (jadi pindah 1 L kan)
  4. Voila, 4 L ada di bejana 5 L

Ternyata, ada 1 strategi lain.. yang dimulai dengan memenuhi bejana 3 L. Ini dijawab oleh teman yang lain. (3+(3-(5-3)) = 4)
  1. Penuhi bejana 3 L tuang ke bejana 5 L
  2. Penuhi lagi bejana 3 L dan tuang ke bejana 5 L (yang berpindah hanya 2 L karena bejana 5 L sudah berisi 3 L).
  3. Kosongkan bejana 5 L, tuangkan 1 L yang tersisa dari bejana 3 L.
  4. Penuhi lagi bejana 3 L dan tuangkan ke bejana 5 L.
  5. Voila, 4 L ada di bejana 5 L.

Tebakan kedua, kamu punya 9 kelereng identik tapi ada 1 kelereng yang lebih berat sedikit, 8 kelereng lain punya berat yang sama. Kalau kamu cuma punya 2 kali kesempatan untuk menimbang (pake timbangan neraca yang kanan-kiri kaya untuk meracik itu), gimana cara nimbangnya supaya bisa tau 1 kelereng pencilan itu?
 
 
Awalnya berpikir untuk nimbang 4-4, kalau balance berarti beruntung, si 1 yang ga ditimbang itu yang pencilan. Tapi kalau ga beruntung ada 4 kandidat tersisa dan satu kali nimbang lagi ga mungkin bisa dipake untuk tau si pencilan itu.. hhuhuhuhuhuhuhuhuhu..
Akhirnya dapat juga jawabannya.. 
Timbangnya 3-3, kalau balance berarti tersisa 3 kandidat (yang tidak ikut ditimbang) yang harus dicek lagi. kalau ga balance berarti ada 3 kandidat juga yang harus dicek lagi.
Dari 3 kandidat itu, timbangnya 1-1 aja, kalau balance, berarti 1 yang ga ditimbang itu yang beda sendiri, kalau ga balance ya udah ketauan kan mana yang lebih berat.

Wew.. hahahahhaa..



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Jalan-jalan ke Seaworld

Kemarin (Sabtu, 15 Juni 2013) akhirnya jadi juga ke Seaworld setelah mengalami beberapa skenario perjalanan.. Hehehe.. Berangkat dari Jababeka menuju pangkalan Elf 59 lanjut naik Elf 59 sampai UKI, lanjut lagi naik bis transjakarta. Bis pertama yang kami naiki ternyata ke arah Tanjung Priok, dan untuk ke Ancol harus ke BKN dulu dan ambil bis yang ke arah Ancol. Setelah menunggu beberapa lama, munculah bis arah Ancol. 
Karena sebelumnya ada berita kalau di depan WTC Mangga Dua terendam banjir maka bis transjakarta ga nganter sampe Ancol. Berharap kalau genangan itu telah surut, kami konfirmasi ke mbak penjaga pintu bis yang very unfriendly apa bisa sampe Ancol? Jawabnya adalah tidak bisa. Hanya bisa sampai Jembatan Merah.
Berhenti di Jembatan Merah (terus ngeliat-ngeliat mana merahnya ya? hahaha) kami melanjutkan perjalanan dengan 159, melewati WTC Mangga Dua dan ternyata memang air masih menggenang. Pompa masih dijalankan untuk menyedot genangan itu. Akhirnya, si bis 159 itu bisa melewati genangan air itu dan sampailah di pintu Ancol, yang ternyata ada genangan air juga.
Mengingat perjalanan ini penuh perjuangan, rasanya hebat banget "Sampe juga kita" 

Beli tiket masuk Ancol dan menunggu di shelter bis Wara-Wiri, menunggu seorang teman lagi. Karena ada teman lain yang sudah menunggu di Seaworld, beberapa teman ke Seaworld duluan, dan sisanya masih menunggu di shelter itu. 
Jadwal Bus Wara-Wiri, tapi tidak berlaku kalau hari Sabtu, Minggu & Libur
Karena lama juga dan kepanasan, akhirnya kita malah naik bis wara-wiri itu keliling kompleks Ancol.. mayan ngedem di dalam bis. Waktu sampai ke perhentian terakhir, supir bisnya nanya, "Mau ke mana?" soalnya kita ga pada turun.. hahahhaa.. "Mau ke depan lagi Pak" hahaha.. Ya sudah bisnya ngetem dulu, tapi ga ada yang naik lagi sih, dan jalan lagi bisnya sampe ke depan lagi.
Sampai di depan, si teman sudah ada di dekat Ancol jadi tidak lama menunggu, akhirnya naik Wara-Wiri lagi dan menuju Seaworld.

Menukarkan voucher diskonan dan akhirnya masuk.. hmm, gelap bener ya.. hahaha..Sayang ga ada yang bawa kamera bagus, jadi ga ada dokumentasi yang bagus. Tempatnya dibuat gelap sepertinya untuk membuat kondisi yang sesuai dengan habitat asli para ikan-ikan di sana. Seperti contohnya ada aquarium yang sepertinya kosong, padahal itu ada Gurita. Guritanya ga keliatan karena aquariumnya dibuat gelap dan katanya dia bisa berkamuflase dengan menyesuaikan tubuhnya dengan lingkungannya. Bahkan tidak diizinkan untuk memfotonya dengan menggunakan blitz. Gurita itu katanya sih memang hidup di tempat yang sangat minim cahaya.. kalau ada blitz kenapa ya? apa dia jadi ngamuk?

Kemarin itu sempat melihat feeding show untuk duyung. Duyung ini ternyata mamalia. Ada beberapa perbedaan antara Duyung (mamalia) dan ikan (pisces):
  1. Duyung bernafas dengan paru-paru sedangkan ikan menggunakan insang, makanya saat dia selesai makan, dia akan ke permukaan air dan mengambil udara.
  2. Ekornya digerakkan ke atas-bawah kalau ikan ke kanan-kiri.
  3. Tubuhnya berambut (halus) bukan bersisik.
  4. Harusnya ada no. 4 tapi kemaren mbak-mbak nya memutus presentasinya karena penyelam pemberi makannya sudah akan beranjak.
Di sebelah aquarium duyung, ada aquarium otter.Otternya ga tau di mana, ga memunculkan diri katanya sih sembunyi di gua-gua gitu. Di aquarium ini ada yg unik juga, jadi di aquarium ini di sediakan spot-spot untuk bisa melihat otter di tengah aquarium, tapi jadinya dipake tempat foto-foto.. hahaha.. karena jelek juga pencahayaannya dokumentasinya ga bagus.
Di dalam tanki Otter
Di bagian aquarium hiu, ada banyak hiu.. ngeri juga.. ada hiu yang gede banget... tapi kata temenku, hiu yang itu bukan pemakan daging tapi plankton, karena hiu yang itu ga punya jaws. Hooo... 

Hiu besar yang tanpa jaws itu

Aquarium yang isinya adalah ikan Hiu semua
Di bagian Touch Pool, kita bisa menyentuh biota-biota laut ini, contohnya ada ikan pari, hiu macan (kecil), penyu. Tapi saya sih ga megang-megang.. hehehehe..

Ada juga aquarium ikan-ikan hias, isinya ada NEMOO.. hahaha.. yup, ikan badut Nemo, Dory. Ah benar-benar disayangkan tidak ada dokumentasinya..

Terowongan antasena, dulu tuh jaman SD kali ya ada ikan Seaworld dan yang terbayang soal Seaworld ya terowongan ini, bisa melihat ikan-ikan berenang di atas dan di samping kanan-kiri. Ternyata, ya ga sekeren yang diiklan.. hahahhaha, tapi iya kita bisa melihat ikan-ikan itu, ada ikan kerapu yang besar banget, ada pari, tapi bukan si pari raksasa itu..

Ada Aqua Car yang ternyata adalah mobil yang diubah jadi aquarium, di sini terlihat jelas flourosensi di mana-mana.. hahahaha.. Kalau dilihat dari lampu-lampu yang dipasang di sana, warnanya ungu seperti lampu UV 366nm di Reprostar.

Selain ikan-ikan yang sudah disebut, ada Piranha, ada ikan-ikan besar yang lupa apa namanya.. hahaha, ada Arwana ShelooksRed (kalau ini sih udah sering liat gambarnya di jalan Karapitan), ada ikan-ikan hias, goldfish, dan saya tidak memperhatikan lagi.

Karena sudah hampir bosan, akhirnya jalan-jalan menemukan "Glow Theater" di dinding teater ini ada gambar-gambar ikan, dan glow karena fluorosensi juga. Kalau yang ini sempet difoto.. dan mayan bagus.
Dinding di Glow Theater
Tayangan yang diputar ya masih tentang kehidupan bawah laut, membahas cumi-cumi, dkk yang punya pertahanan diri atau cara untuk mengundang mangsa dengan memanfaatkan ilusi cahaya. hahahaha..

Setelah dari teater, melanjutkan perjalanan ke museum awetan, melihat ikan-ikan yang diawetkan.. jujur saja seperti melihat ikan asin :P. 
Bersama Hiu tanpa "jaws" yang diawetkan
 Di bagian museum ini ada pari raksasa itu.. Gede bangetttt.. di belakang display pari itu saya melihat ini:
Horse-shoe Crab
Horse-shoe crab (Limulus polyphemus).. Si kepiting yang berjasa dalam uji endotoksin dengan LAL (Limulus Amebocyte Lysate) nya.. hahahhaa.. Yang berdasarkan info teman saya, dia masuk kelas yang sama dengan laba-laba dan bukan dengan kepiting.. hmm, entahlah.. hahaha..

Ada juga awetan Giant Octopus, tapi yang difoto malah booth-nya karena ada tulisan "free photo booth" juga hahaha, dan cahayanya agak mendingan.
Giant Octopus
Setelah berputar-putar di dalam Seaworld, akhirnya keluarlah kami menuju toko souvenir.. di bagian baju didominasi oleh gambar hiu.. Ada yang unyu tapi sayang ukurannya udah ga lengkap, cuma S doang. Ya sudah ga beli apa-apa jadinya.

Keluar Seaworld, foto-foto bentar, makan, dan melanjutkan perjalanan pulang.
Foto bersama para personil
Di perjalanan pulang malah maen tebak-tebakan.. hahahaha.. kepala udah pusing karena si tenggorokan udah radang eh masih mikirin tebak-tebakan.. hahaha..

Naik bis 121 dan lanjut angkot dan sampailah kembali di kos untuk memulihkan kesehatan.

Perjalanan singkat, tapi melelahkan juga. 



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments