Bangga menjadi bagianmu

Hari ini (20 Agustus 2013) adalah hari yang bersejarah untuk tempat kerja saya juga untuk Indonesia. Karena di hari ini terjadi peresmian Industri Ekstrak Bahan Alam (IEBA) pertama di Indonesia yang juga adalah tempat saya bekerja selama 1,5 tahun ini.

The banner
Saya bekerja sebagai Scientist (yep, seriously! that what's on my business card). Beberapa bulan lalu, baca-baca kembali postingan lama.. ada gunanya juga membuat blog ini sebagai diary, eh menemukan tulisan - tulisan yang dibuat saat belum dapat kerja dulu. Di mana saat itu sedang galau antara menjadi dosen atau jadi karyawan, kalau jadi karyawan kerja di mana? Tulisan yang satu ditulis kala membaca "gelar" yang diberikan seorang teman di mana saya dinyatakan sebagai The Pharmacy Lecturer of the Future (hmm, bener ga ya gini.. haha). Tulisan yang lain lagi ditulis setelah pulang retreat di mana pendeta saya menyebut-nyebut obat baru, campuran tanaman A dan B untuk mengobati penyakit X, lalu terpikir untuk menjadi researcher. Tapi hal ini sebenarnya dipendam saja, karena di Indonesia mana ada sih industri farmasi yang concern dalam hal menemukan obat baru?  Itu harus kerja di luar negeri.. Jadi ga mikir-mikir ke situ juga sih.

Sesi mengenang:
Nama tempat kerja saya ini sebenarnya sudah tidak asing, karena 2 teman saya sudah bekerja di tempat ini. Tapi saya sama sekali tidak tertarik melamar ke sini karena dulu saya berpikir tempat ini hanya berisi dengan hal-hal bioteknologi.. seperti nama dan logonya..di mana saya sama sekali tidak menguasai hal itu.. Saya mendalami ilmu analisis, dua temanku tidak pernah bilang ada bagian Analytical di sini (padahal jelas-jelas 1 temanku itu dulu di Formulasi, tapi ga pernah terpikir bahwa ada Analytical).
Mengusung ilmu biomolekuler dan dengan logo Double-Helix yang kental dengan suasana bioteknologi

Akhirnya, suatu hari kala masih jobless, masukkin nama-nama perusahaan farmasi terkenal Indonesia di situs pencari kerja.. Ga ada yang menarik lowongannya... dan akhirnya iseng masukin nama perusahaan ini dan apa yang terjadi... Ternyata ada lowongan yang menarik dan spesifikasi yang diminta sesuai dengan apa yang saya miliki. Jadilah tanya-bertanya pada 2 temanku itu dan singkat cerita.. Di sinilah saya sekarang, menjadi seorang Scientist di bidang yang saya kuasai.

Setelah saya masuk, saya baru menyadari kalau tempat saya bekerja ini sangat Farmasi. Sekolah saya terbagi menjadi 4 kelompok keilmuan dan saya bisa mendapatkan 4 kelompok keilmuan itu di sini.. Di mana kalau di tempat lain saya tidak yakin ada 4 kelompok ini, kebanyakan hanya 2 kelompok. Lalu, di sini juga dikedepankan keinginan perusahaan untuk menemukan obat baru. Jadi di sini, saya mendapatkan suasana-suasana penelitian khas kampus (tapi dengan fasilitas yang jauh lebih baik tentunya) dan suasana lainnya. Hmmm, di sini saya merasa saya bisa melakukan apa yang mau saya lakukan di kampus dulu.

Dengan segala perjuangan di mana saya tidak ambil bagian, tempat saya bekerja ini mendapat izin sebagai Industri Ekstrak Bahan Alam (IEBA) pertama di Indonesia. Dulu, IEBA tidak terpisah dari Indsutri Obat Tradisional (yang bikin obat jadinya) namun sekarang dipisah. IEBA ini diresmikan oleh Menteri Kesehatan dr. Nafsiah Mboi. Dalam kata sambutannya, beliau menyatakan bahwa jarang ada industri yang mau investasi (untuk industri yang belum jelas apa bisa berjalan atau tidak), baik investasi dana, investasi alat, lalu sambil menunjuk pada sekelompok pemuda-pemudi berseragam putih-biru, 
"dan investasi para pemuda-pemuda ini, kalian kan para scientist di sini? Kalian investasi yang berharga. Saya dulu juga seorang peneliti dan saya tahu frustrasinya saat gagal. Rasanya ingin melempar semuanya supaya pecah. Tapi ingat.. JANGAN. Jangan pernah putus asa dan JANGAN PERGI. Baik, sekarang saya kembali lagi ke pidato saya"
Wooow, kata-kata itu di luar script!
*tersanjung* walau sedang tidak menggunakan seragam putih-biru itu.
Scientist mendapat penghargaan dapat berfoto bersama Ibu MenKes (ini di luar rencana loh, dan masih dalam prosesi peresmian) *Tersanjung 2*

Saat Ibu MenKes meninggalkan tempat dengan mobil kenegaraannya (RI 30), beliau menyampaikan sebuah pesan,
"Kerja yang baik ya...." sambil mengacungkan jempolnya, dilanjutkan dengan
"awas kalau ngga." sambil menggerakan telunjuknya.

Hmm.. dan beginilah kelakuan para scientist hahahaha..

Sebagai penutup kata sambutannya saat prosesi peresmian, Ibu MenKes memberikan beberapa pantun, tapi saya hanya ingat satu.. dan saya tuliskan juga sebagai penutup hehe.

Janganlah hati terluka
karena kasih tak sampai
Selamat untuk PT. Dexa Medica
untuk prestasi yang telah dicapai

DLBS, saya bangga menjadi bagianmu, bukan karena dirimu punya banyak sertifikasi atau dirimu sekarang lebih dikenal. Tapi karena apa yang sudah saya alami selama ada di DLBS.

Sebagian dari ANL team

dalam seragam putih biru itu :)



Artikel Terkait



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

0 comments:

Post a Comment

Subscribe to: Post Comments (Atom)