Da Jang Geum

Kemarin, saya bercakap-cakap dengan mama.. Mama cerita kalau film korea Jang Geum diputer lagi tuh di TV. Diceritakanlah akhirnya kemarin itu sudah sampai mana ceritanya..

Iya ceritanya itu si Jang Geum, Geum Yong sama si Choi lagi nyari ayam emas yang ilang. Inget ga?
Ga.. ga tau yang mana..
Si Geum Yong sama Choi itu udah janjian sama si Jang Geum jam 5 ketemuan di sini ya.. Eh taunya si Jang Geum ga datang-datang karena dia ngeliat orang yang lagi perang itu. Si suaminya tea..dia bikin obat dulu
Ohhh, yang terus pisonya jatoh ya??
Nah terus gimana? ga balik atuh si Jang Geum?
Iya, makanya itu dia dibuang, harusnya sih dipecat, tapi temennya teh siapa itu si Yong Seng yang bilang ke dayang utama (yang mirip tua ii) jadinya si Jang Geum dibuang ke kebon dan ga digaji 3 tahun.
Apa? Gile ga digaji 3 tahun
Ya tapi daripada ga bisa balik ke istana kan..
Iya sih.. wah lama juga ya Jang Geum 3 tahun di sana..
Ga kok, ga lama dia di sana.. soalnya dia di situ menemukan sesuatu, tah eta, mama teh lagi nungguin dia nemuin apa sih.. lupa, eh jam tayangnya ganti. Di situ juga kan dia mulai tertarik sama tusuk jarum.. 
Hoooooo...
Jang Geum..
saat dulu tayang perdana di TV saya masih tingkat dua rasanya (karena dulu waktu tes akhir BoFa (tingkat 2) temen saya sempet menjawab suatu pertanyaan dengan jawaban Geumyong wkwkwkwkwkwkkw.. yang memang jawaban sebenernya mirip sama itu :P *lupa apa*).
Merasa selalu terkagum-kagum saat melihat mereka masak, terus waktu menghidangkan mereka tau fungsi-fungsi makanannya.
Jadi inget yang Jang Geum sama dayang Han yang ngasih "makanan ga enak" ke duta Mongol. Yang awalnya ditolak mentah-mentah karena ga enak, tapi itu sebenarnya untuk tujuan kesehatan duta itu.
Jang Geum,
Yang membuat semangat saat praktikum farmakognosi wkwkwkwkwkwkkwkwkwkwkwkwkwkwk...
Jang Geum,
yang disukai oleh dosen saya juga hahahaha, katanya farmasi bangets. (loh ini kan tingkat 3)
yang membuat si adik mau ambil farmasi.. (kalau dia nonton Judge Bao kayanya dia mau masuk hukum hahaha)

Jang Geum,
yang memiliki profesor galak, mukanya dan kegalakannya mirip dengan dosen saya wkwkwkwkwk..

Jang Geum,
yang memperlihatkan dirinya itu terlalu pakai logika *waktu dikasih ujian tentang mana tanaman obat dan bukan tanaman obat*. Yang dengan sombongnya bertanya sama profesornya salah dia di mana.. Bagian ini mirip sama saya.. hahahhaha..
dan si profesornya emang hebat, prinsip obat yang baru saya pelajari itu ya ternyata memang sudah ada sejak dulu.. Obat dan racun itu hanya dibedakan oleh dosis.

Yak, tapi dari percakapan di atas, yang langsung bikin "ting !" itu adalah..
Jang Geum, mau di mana aja dia, mau di istana, di kebon, di pulau Jeju, di pulau Lembu.. dia selalu bekerja dengan giat. Walaupun waktu di kebon, di Jeju, di pulau lembu itu status dia buangan, budak, pekerja paksa, dsb. tapi dia bisa aja nemuin sesuatu, belajar sesuatu, nolong seseorang, dsb.
Keren..keren..

Ini pesan untuk diri sendiri:
Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia. (Kolose 3:23)
dengan manusia itu adalah orang lain dan diri sendiri.


Artikel Terkait



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

0 comments:

Post a Comment

Subscribe to: Post Comments (Atom)