Hal indah di akhir tahun

Ada hal yang sangat memedihkan hati ini tapi hal itu akhirnya berakhir sudah. Terima kasih Tuhan atas berakhirnya hal ini. Semoga hal ini tidak akan terjadi lagi.

Perasaan bahagia itu seperti yang dituangkan dalam ayat ini:
Orang-orang yang menabur dengan mencucurkan air mata, akan menuai  dengan bersorak-sorai 
(Mazmur 126:5)


Perasaan bahagia itu seperti bapak yang melihat anak bungsunya dari jauh berjalan ke rumah.
Ini jawaban dari apa yang Tuhan kasih beberapa tahun lalu:

Welcome home :)


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Trading My Sorrows

[1]
I'm trading my sorrow
I'm trading my shame
I'm laying it down for the joy of the Lord

[2]
I'm trading my sickness
I'm trading my pain
I'm laying it down for the joy of the Lord

[chorus]
Yes Lord yes Lord yes yes Lord
Yes Lord yes Lord yes yes Lord
Amen

[bridge]
I'm pressed but not crushed persecuted not abandoned
Struck down but not destroyed
I'm blessed beyond the curse for His promise will endure
And His joy's gonna be my strength

[bridge 2]
Though sorrow may last for the night
His joy comes in the morning.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Di Persimpangan

Di persimpangan.. kesannya sedang dalam kondisi harus memilih.
Hmm, sebenarnya sih tidak sedang dalam kondisi tersebut. Hanya saja sekarang berada dalam kondisi melihat hijaunya rumput tetangga, sehingga mulai muncul percikan-percikan keinginan untuk melirik-lirik tetangga.

Berat juga ternyata, dengan melihat keadaan sekarang dan membandingkan dengan keadaan di seberang sana. Sebenarnya dari awal sudah memutuskan untuk melakukan sesuatu, karena ada kegiatan membanding-bandingkan ini, jadinya ga fokus. Maka, seharusnya tidak perlulah membanding-bandingkan. Tapiii, ya perlu juga sih membanding-bandingkan.. asalkan tetap pada tujuan yang pertama tadi.

Sebenarnya tidak ada yang akan melarang jika tujuan berganti. Toh, hak semua orang memiliki tujuan dan hak semua orang untuk mengubah tujuannya. Hanya saja, saat ini saya punya tujuan yang saya rasa masih jauh untuk terlaksanannya tujuan ini. Lalu belum juga banyak yang diwujudkan, kenapa saya harus tergoyahkan dengan hal-hal yang jauh dari tujuan ini.

Kadang memang terasa, LELAH. Lelah akan semua usaha yang sudah dikeluarkan dan lelah akan membayangkan lebih banyak usaha lagi yang akan dikeluarkan. Tapi, di balik kelelahan itu ada kepuasan tersendiri. Ya memang inilah persimpangan itu. Ingin melepas kelelahan itu atau ingin melepas kepuasan tersendiri itu?

Seandainya semangat ini berkurang dengan apa ia akan ditambahkan ya?
*kok jadi seperti pertanyaan tentang garam*

Tentunya bukan dengan minuman yang slogannya "Buka Semangat Baru". Semangat ini tidak boleh dipadamkan oleh kegiatan melirik-lirik tetangga. Sebaliknya, semangat ini harus semakin berkobar, tidak boleh kalah dengan tetangga. Di sinilah semangat itu akan berkobar maksimal (kalau ga keburu tepar hehe). Akan ada banyak tantangan di depan sana, akan ada banyak hal-hal yang menyurutkan semangat. Ya, tapi jika menyerah..sampai di sini saja, mungkin selamanya akan penasaran.

Baiklah, pemikirin ini memang perlu dikeluarkan dari pikiran agar tidak menganggu lagi.
You can do it!
Hwaiting!
Jia You!
Passo varlo!

Casting all your care upon him; for he careth for you.
I Peter 5:7, KJV
 
 


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments