Recognition

This post should be posted few weeks ago..but as the internet connection was not good, it was ended in draft.. but it's okay, I need to do some revision though :P

Okay, Recognition.. I understand it as "being recognized".. but is it true? I mean, I should do "one language dictionary thing"
Nowadays, I ask wikipedia for words that I need know more. and wikipedia gave a list of its usage for many different meaning.
So, which one was the one I click? hehehehhee...
Something that relate with this:
Uh, red.. I love red :D
I never thought about that..so, it was a surprised.
One thing that I remember about this surprise was:
Tetapi seperti ada tertulis: "Apa yang tidak pernah dilihat oleh mata, dan tidak pernah didengar oleh telinga, dan yang tidak pernah timbul di dalam hati manusia: semua yang disediakan Allah untuk mereka yang mengasihi Dia."
(1 Korintus 2:9)


Another thing was...
There's someone that knowing this since long long time ago..
Thanks for being very excited.
Hahahaha






Don't be lazy!


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Scientist

Latar belakang pendidikan di bidang sains yang setiap hari praktikum itu, berkecimpung dalam dunia akademik sains, hingga menjadi seseorang yang bermimpi akan perbaikan pendidikan sains. Tapi ternyata hal itu harus ditinggalkan, beralih menjadi seorang peneliti, jauh dari dunia akademik yang sering dirindukan...

Seperti kata-kata yang sudah disiapkan untuk wawancara dulu.. mengajar tidak perlu dalam ruangan kelas. Begitu juga belajar, belajar tidak perlu dalam ruangan kelas. Sudah tidak tertarik untuk memperpanjang nama dengan beberapa huruf singkatan, hanya tertarik menambah huruf N dan Y saja di depan nama (eaaa hahahahah).

Meneliti.. bukan hal yang mudah dilakukan. Waktu dan mood adalah "pereaksi pembatas". Tantangan terbesar selama menjadi peneliti adalah tidak ada mata yang dapat melihat segala hal. Tidak seluruh hal dapat diamati, atau mata melihat hal yang salah. 

Air mata.. muncul saat waktu itu habis dan tidak ada lagi yang dapat dilakukan. Air mata di kala kesesakan, mengingatkan diri ini pada sosok yang tidak pernah pergi, yang selalu ada, yang selalu dapat diandalkan, yang merupakan sumber segala sesuatu.

Takut akan TUHAN adalah permulaan pengetahuan, tetapi orang bodoh menghina hikmat dan didikan.
Amsal 1:7

Kembali ke penelitian, sering sakit kepala atau malah menjadi besar kepala. Sakit kepala karena kurang ilmu, belajar dari mana saja, mengumpulkan informasi ini dan itu. Besar kepala karena merasa mengetahui lebih banyak dari pada orang lain. Sakit kepala dan besar kepala.. lalu HANCUR.

Dan barangsiapa meninggikan diri, ia akan direndahkan dan barangsiapa merendahkan diri, ia akan ditinggikan.
Matius 23:12

Menjadi orang yang hilang kendali, hilang arah.. hanya satu obatnya.. merendahkan diri. Dengan pikiran baru, pikiran jernih..kembali melangkah.. Masalah tidak hilang, tapi teringat kembali akan air mata.. Air mata yang membawa pada sebuah permohonan yang sama.

Tetapi apabila di antara kamu ada yang kekurangan hikmat, hendaklah ia memintakannya kepada Allah, --yang memberikan kepada semua orang dengan murah hati dan dengan tidak membangkit-bangkit--,maka hal itu akan diberikan kepadanya.
Yakobus 1:5


Mendengar hal-hal yang terjadi di dunia akademik yang telah ditinggalkan.. rasanya ingin kembali ke sana. Terasa sangat keren, "menguji seminar". Ya, bagaimana bisa menguji seminar kalau pengalaman penelitiannya tidak banyak cici? 
Anak-anak sulungku, mereka bermunculan lagi di hidupku setelah lama ditinggalkan. Meninggalkan bibit dan mempercayakan pada orang lain untuk merawatnya..
Merindukan semangat berkobar-kobar ketika mendidik mereka.. satu bulan ini mengeluarkan kemampuan itu lagi.. walau terkena kendala hancur itu.

Kerendahan hati dan hikmat.. kombinasi yang baik. Mengajar berdasarkan fakta dengan kerendahan hati dan penuh hikmat. Berasa lagi mau seminar lagi.. hahahahahhahaa.. 

Berasa baru selesai mengerjakan tugas akhir dengan hasil yang baik dan siap untuk dipresentasikan karena sudah ada bahan yang bisa diargumentasikan *kata-kata bapak*

Terima kasih sebesar-besarnya pada Tuhan Yesus Kristus yang mengizinkan hal ini terjadi, yang membuat satu tahun ini bukanlah waktu yang sia-sia..yang tidak pernah pergi walau sudah membandel, yang memberikan hikmat-Nya dengan sangat melimpah.

Terima kasih untuk doa dan dorongan dari teman-teman yang mungkin sudah kesal dengan kelakuan Scientist satu ini tapi tidak pernah henti-hentinya mendukung.

Kembali ke medan perang.. saat ini baru menyiapkan satu senjata.. perjalanan dan perjuangan masih panjang.

Semangat :)


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Where is the passion that I needed the most?

Where is the passion that I needed the most?
A modified line from Daniel Powter's song, Bad day..


I always say that I love teaching, that is my passion. I want to teach this, that, that, and that.
But, when the time comes.. when I have a chance to teach.. the passion is just gone away.

Isn't this the moment that I have waited for long?
Do I have so much fear?
Why do I should be fear?

This thought that came:
They won't care anyway.. This effort would be a waste.

Why this kind of negative thought came?

Why can't I put a little faith on it?
Am I losing faith?

I worked too hard.. and I don't want my work hard to become waste.
I have to be strong.

God, now I know why You gave me this headache.
To make me stronger, reminding me not to rely on my strength but to Yours.
It's hard God.. really hard.. 


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Stabilkan?

Hari ini ada KS tentang presentasi.. Lalu, diajaklah kami untuk mengucapkan sebuah paragraf beserta dengan gayanya.
Bapak, Ibu sekalian, perhatikan postur tubuh saya. Stabilkan?

Asaan pas ngomong gitu badan biasa aja.. ternyata tidak stabil. Ironis.

Baiklah.. banyak yang harus dikontrol saat berbicara di depan nanti.

huh-hah-huh-hah-huh-hah


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Amazing grace

Amazing me?
Hahahaha.. ga kok bukan ituuuu..

"Amazing grace" (sengaja g nya kecil), tema PD minggu lalu. Apa arti dari amazing grace dari sesorang yang bernama Grace?
Sebuah pertanyaan yang sudah diduga akan terlontarkan.

Apa ya.. jadi bingung..
Teringat sebuah perumpamaan di Alkitab yang saat membacanya sangat menohok.

Perumpamaan tentang pemilik ladang yang mencari pekerja untuk kerja di ladangnya. Orang-orang yang diajak kerja dijanjikan upah 1 dinar sehari. Ada yang diajak kerja dari pagi, ada yang dari siang, dan ada yang sore. Saat pulang, pembayaran upah diberikan pada pekerja yang kerjanya mulai sore, dapat 1 dinar. Yang kerja dari pagi mengira akan dapat lebih ternyata, 1 dinar juga.. Marahlah mereka. Kenapa yang kerja 1 jam dan yang kerjanya seharian upahnya sama?!?
Jawaban dari pemilik ladang itu....
"Apa kamu tidak suka kalau aku murah hati?"

Menohok.. banget!
Sering sekali logika ini yang lebih jalan.. sering sekali membanding-bandingkan.. dan sering lupa kalau Tuhan itu murah hati. Anugerah, ya mau-maunya Tuhan kasih ke siapa, seberapa besar... ngapain kita pake acara protes sama Tuhan bilang Tuhan ga adil?

Lagu Amazing Grace ditulis oleh seorang yang dulunya  "wretch" yang diselamatkan, yang "blind" namun jadi "see". Jadi apakah harus mengalami seperti itu supaya merasa mendapatkan amazing grace?

Hmmm.. ga lah..
Apakah selama ini kita bukan "wretch" tapi langsung dikasih janji keselamatan dan selama ini bisa "see" bukan amazing grace?


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Blessed to bless

Seberapa besarkah hal yang harus kita lakukan untuk membuat orang lain merasa dibantu? Ternyata tidak perlu melakukan hal yang besar. Baru-baru ini saya mengalaminya. Saya memberikan dukungan kecil pada dua orang rekan saya yang sedang menghadapi kelulusan akademik. Bagi saya, yang saya lakukan itu adalah hal yang kecil, biasa saja. Tetapi untuk dua rekan saya itu, bantuan yang mereka dapatkan adalah bantuan yang sangat besar.
 
#1 Cara menyusun data
Rekan yang pertama kebingungan dengan banyaknya data yang harus ia susun dengan ketentuan tertentu. Bahkan karena kebingungannya, dia membuat sayembara hahahaha... Kebetulan, dia mengolah datanya di spreadsheet. Kebetulan juga, saya memang penggila spreadsheet. Jadi, penasaran tingkat tinggi masa sih ga ada cara menyusun data itu. Akhirnya saya menemukan cara menyusun datanya :D. Ya sudah, sejak saat itu dia merasa terbantu. Saya lupa.. Akhirnya dia lulus dan dia mengucapkan terima kasih atas bantuan saya.. Padahal biasa aja loh.. hanya karena ikut penasaran dan karena penasaran saya terpuaskan ya saya juga ga merasa terbeban dengan hal itu.. hehehe..
 
#2 Mengirimkan alamat website
Rekan yang kedua sedang menghadapi ujian terbesar dalam kehidupan akademik di Farmasi. *you know what*. Seperti biasa, saya tanya, "Dapat soal apa?". Jawabannya adalah soal yang saya tahu itu soal ga gampang, rese.. Dulu pernah baca-baca tentang soal itu dan tampak rempong. Serempong apa? Serempong harus bikin larutan sejati dari zat aktif yang kelarutannya rendah dalam air tapi dosisnya tinggi bener (bahkan disebut larutan superjenuh)
Berhubung zaman sekarang adalah zaman googling, ya sudah saya googling saja soalnya.. dan terima kasih pada kemajuan sistem informasi. Di halaman 1 google, hasil pencarian nomor 1, adalah sebuah website .gov yang memberikan informasi yang sangat jelas. Apa yang saya sebutkan rempong di atas, di sana ada solusinya. Ya betul, si larutan superjenuh mungkin untuk dibuat.
I'm feeling lucky
Ya sudah saya kirimkan saja alamatnya. Ternyata, informasi yang saya berikan itu sangat-sangat-sangat membantunya. Saat dia memberi tahu kalau dia lulus dan salah satunya adalah karena informasi yang saya berikan.. Rasanya, ah cuma gitu doang kok. Ga usah dibesar-besarin.. Tapi da, dia ngerasanya kebantu banget.
 
Jadi, ga perlu melakukan yang besar-besar.. mulai saja dari hal yang kecil. Menurut kita mungkin kecil, tapi menurut orang lain bisa saja itu besar sekali.
 
Terima kasih pada Tuhan yang masih memberikan saya kesempatan untuk menjadi saluran berkat.
 
Blessed to bless


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Palembang, 2014

Hahahaha... ke Palembangnya kapan, ceritanya kapan.. 
Jadi, setelah pulang kampung dan baru beberapa hari kembali bekerja, liburan kembali dimulai dengan pergi ke Palembang.
Peta penerbangan (ternyata beneran garis lurus ya)

Naik apa ya?
Lama galau dengan tiketnya.. mau naik apa ke Palembang ya? Kalau untuk pulang sih udah fix memilih penerbangan langsung pulang Bandung. Awalnya memilih CitiLink.. harga tiketnya tidak terlalu mahal, tapi.. dia terbang dari HLP. Yah, ke HLP kan ga ada angkutan umum massal (ga ada DAMRI kaya ke CGK). Harus naik taksi, belum lagi katanya daerah situ macet.. Akhirnya, setelah mengira-ngira ongkos taksi yang bisa saja 200ribu, lebih baik 200rb nya untuk tiket pesawat aja, ya sudah.. Garuda Indonesia.

Berangkaattt
Pengalaman sebelumnya, mual-mual selama di bis menuju bandara. Aneh.. setiap minggu naik bis 2 kali, ga pernah ngerasa mual cem begitu.. Oh, karena belum sarapan kali ya. Jadi, hari itu sarapan dulu.. sarapannya ga biasa.. Avocado dari kebun sendiri (yah, fotonya ilang gara-gara SD card error). Eh, masih mual selama di perjalanan. Nyebelin.. nyampe-nyampe bandara liat KFC, langsung makan aja dah.. Sendiri, bawa 2 tas.. makan di fast food restaurant yang penuh dan harus nenteng nampan.. Ya untungnya, bisa lah.. Eh, lupa belum cuci tangan.. Masa harus ninggalin meja lagi.. *stres* ya udah cuci tangan pake es batu aja.. Hahahahahaha..
Selesai makan, eh kepagian ya.. nomor penerbangannya belum muncul di layar.. ya iyalaahhh..
Ya udah, nunggu di ruang tunggu yang deket sama WC dan layar. Terus, eh analis WA, ngelapor nilai R2 kurva yang dia bikin, "Kak cuma 0,995." (tapi kok bacanya 0,95). Ehh, gara-gara WA itu, jadi muter ni otak, gimana caranya menghubungkan nilai R2 dengan akurasi metode. Dengan bantuan wikipedia, indosat dan blackberry, belajarlah saya di ruang tunggu bandara.. gimana caranya nurunin nilai R2. Hari itu, udah punya feeling kayanya kertas dan pulpen berguna deh, jadiii.. saya mencatat semuanya.. Untung deh, karena sekarang udah lupa caranya, bisa re-call.


The Boarding Pass
Akhirnya, nomor penerbangan saya muncul di layar.. urus check-in dan berjalan ke ruang tunggu berikutnya, sambil lanjutin makan alpuket yang setengahnya lagi. Oiya, karena alpuket gampang jadi hitam karena teroksidasi, si apoteker satu ini punya ide cemerlang untuk ngebongkar kapsul Vitalong C dan granulnya itu disebar di alpuket.. Wkwkwkwkwkwk... yang ada jadi asem-asem pas makan alpuketnya..
Berdasarkan pengalaman sebelumnya juga, sudah melakukan online check-in, dan kali ini memilih front row (karena sebelumnya rear row mulu), dan tetep di sebelah jendela. Kali ini, penerbangannya on-time. Rencana awal, mau ngelanjut film yang ditonton minggu lalu.. tapi, kayanya nge-forward tu film bisa sampe 45 menit sendiri deh.. hahahaha.. Akhirnya denger lagu aja deh.. eh ketemu juga lagu rohani.. walau bahasa Afrika.. *dengan memakai headset sendiri tentunya, karena kalau pakai headset dari Garuda, ga pas di kepala*.


Terbang

Menikmati pemandangan yang ruarrrrr biasa.. Ga ketemu pemandangan ini di perjalanan ke Sulawesi.. Hoo, ternyata begini toh pemandangan udara Sumatera.


Laut di atas Awan


Biasa.. foto sayap pesawat
Mendarat
Belum selesai mendengar lagu 1 album, sudah ada pengumuman dari pilot.. Prepare for landing. Ya ampun.. cepet banget ya 45 menit.. Ga kerasa.. Kata QL, "Lu bisa dong sering-sering nengok, kan cuma 45 menit doang." Eaa.. kalau gratis sih.. mungkin :P
Turun dari pesawat, masuk ke bandara Sultan Mahmud Badaruddin II dengan melihat songket di mana-mana..
Kaya lagi di Titan *inget kantor*
Lagi sepi, ngambil bagasi dengan cepat, dan langsung bertemu dengan keluarga teman dari Bandung.. yeay.. hidup begitu dimudahkannya. Thank God.

Petualangan
dua insan bersatu
Petualangan selama di Palembang.. hahaha, sebenernya ngikut-ngikut doang.. Disuruh ini ya udah deh nurut.. diajak ke sini hayuk. Sebenernya aku teh tamu apa panitia? wkwkwkwkwk.. nope.. aku di sana dianggap keluarga.. padahal, padahal... Saking udah kaya keluarga, mereka dengan leluasa menyebut namanya.. namanya.. namanya.. nama lengkap pulak. Ah, sudahlah.. toh senang juga mendengar namanya yang tidak pernah dengan leluasa disebutkan. HAHAHAHAHA.. Saat pembicaraan itu terjadi, lagi ngeliatin foto-foto waktu pulkam.. Eh, lupa.. di situ ada foto kadonya.. whattttt.... ah sudahlah.. sudah terjadi.


DXM
Salah satu misi di Palembang adalah...
Mau ke Bambang Utoyo 138 hahahahahaha.. Masa ya, udah jauh-jauh ke Palembang ga mampir ke Bambang Utoyo 138.
Yah, lumayan.. misi terlaksana walau hanya di depan pintu gerbang doang..Turun dari mobil aja ga. Udah malem, lagi rintik-rintik.. ya jadinya cuma foto dari mobil aja, logonya aja ga jelas kefoto.. hiks.. Lain kali deh :P


Jembatan Ampera di kala Malam
Palembang, udah pasti pempek dongg.. hari pertama makan pempek, hari kedua makan pempek lagi, hari ketiga ga deh kayanya.. hari keempat beli pempek untuk oleh-oleh. Nah, diajaklah makan bersama di tempat yang pemandangannya indah, sulit difoto karena percuma kalau pake blitz, dan hanya indah jika malam.. Riverside of Musi.
Beruntung bisa mendapatkan foto yang lumayan lah.. dan tentunya beruntung selama di Palembang ga mikirin ngeluarin duit wkwkwkwkwkwkwk..

Akhir Petualangan
Petualangan diakhiri dengan beres-beres, sebagai seorang tamu yang dianggap keluarga ini.. Ikutan beres-beres juga dong.. Lalu, diantar dengan baik ke tempat oleh-oleh dan ke bandara.. Berbincang-bincang sejenak setelah selesai check-in hingga akhirnya saatnya untuk pulang.
Bayar airport tax, menuju ruang tunggu.. bingung.. kok nama penerbangannya ga ada di layar, padahal penerbangan yang jadwal selanjutnya aja udah boarding. Di apron memang belum ada pesawat itu sih.. Ternyata pesawatnya memang belum sampai dari Bandung, pesawat yang digunakan ke Bandung dan ke Palembang ternyata pesawat yang sama.. Jadi ya sudah agak telat, tapi ga lama-lama amatlah..
Sungai Musi dari Udara
Jembatan Ampera dari Udara
Senja

Sampai ketemu lagi Palembang :)


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Zero

Menjelang kepergian adikku untuk menimba ilmu, rasanya akan kehilangan teman. Ahh.. nyebelin deh rasanya. Setiap bulan ada teman yang pergi.

Belakangan, adikku ini belajar maen gitar terus dia ngasih liat sebuah video. Seseorang main gitar nyanyiin lagu jepang kesukaan si adik. Dia bilang ga dapet chord-nya di mana-mana, dan untuk dia yang baru belajar gitar, ya susah pasti niru si orang itu. Pas aku liat.. oh itu chord-chord dasar kok.. bisa ditiru... Tapi berhubung belakangan skill yang aku tingkatin itu adalah skill mendengar daripada skill melihat..akhirnya kupilih untuk mencari sendiri saja chord-nya.

Berhubung (lagi) feel pindah-pindah chordnya itu lancar di C, aku ubah dulu tu lagu jadi di kunci C. Untung banget deh, sejak zaman dulu kala udah seneng ngutak-ngatik file audio, urusan transpose-transpose jadi mudah (dengan software yang sudah terinstall lama di NEC, jadi gimana ga sayang sama NEC coba).

....dan... tada... jadi dongggg... yeay!
Begitu jadi, langsung simpen di tas biar ga lupa bawa pulang.
Pulang, kasih ke dia.. Dia cuma bilang "Ya ampun (kok repot-repot amat)"
Eh tapi.. ternyata..katanya
She's quite expert at something like this...really.

Hahahahaha...
Baik-baik lah kau dek...


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Bunga itu..

Pertama kali melihatnya di kampung halaman. Dia menarik perhatianku, karena dia terdiri dari beberapa warna. Awalnya kukira dia hanya ada di kampung halamanku saja, ternyata dia ada juga di kota kelahiranku dan juga di kota perantauanku. Hingga saat ini, aku tidak tahu siapa namanya.. Aku mencoba untuk mengidentifikasinya.

Selain warnanya, yang aku suka adalah susunannya seperti payung. Ah, payung.. Umbeliferae? Seperti Foeniculum vulgare? Kemudian bertanya pada Google, yang muncul adalah Apiaceae.. hmm, ya seingatku, umbeliferae sudah tidak dipakai lagi. Dilanjutkan ke wikipedia, menurutnya perbungaan suku Apiaceae biasanya serba 5 (pentamerous) yaitu 5 kelopak, 5 batang serbuk sari, 5 putik. Karena yang terlihat hanya kelopak, kucoba hitung ada berapa kelopaknya (dari foto), hanya 4 saja.. Ah.. jadi dia tidak termasuk suku Apiaceae?

Berhubung SHU ilmu botani farmasinya hanya tinggal sebesar itu, hanya itu yang dapat saya identifikasi.. sepertinya umbeliferae *tetep payung*




  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Swades, the people

Siang tadi, saat makan siang salah satu stasiun televisi menayangkan berita sekelompok murid SMA membuat alat penjernih air sederhana. Seingat saya, sejak zaman saya SD dulu alat itu sudah sering dibuat, jadi terpikir..kok alat seperti masih fenomenal di tahun 2014 ini di Indonesia. Bukan untuk merendahkan hasil penelitan murid-murid SMA itu.. tapi saya heran saja, teknologi yang dipakai masih sama.. karbon aktif.. Selama 20 tahun ini, teknologi itu tidak berkembangkah di Indonesia?

Melihat beritu itu, teringat cuplikan film Swades.. di mana tokoh utamanya (SRK) seorang peneliti NASA, hidup sudah enak di Amerika sana.. tetapi setelah pulang kampung (beneran kampung) ke India dia akhirnya memutuskan untuk membangun kampungnya. Proyek pertamanya adalah "Listrik masuk Desa", dengan membuat PLTA.

Semoga saja banyak orang-orang yang telah mengembangkan teknologi-teknologi itu untuk kepentingan orang banyak. Saya di sini hanya bisa komentar saja.. 

Light your bulb!


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Andai Aku menjadi Presdir: Plat Nomor Cantik


Plat nomor cantik, sepertinya banyak yang menyukainya.. Tidak sedikit yang rela mengeluarkan sejumlah uang tertentu untuk mendapatkan plat nomor dengan susunan angka atau huruf yang diinginkan. 
Waktu masih kecil dulu, maunya punya plat nomor yang menunjukkan nama, seperti contohnya:
B 1 LL
Tapi karena B 1 LL sudah ada yang punya, sepertinya harus mencari susunan lain hahahhaa..
Kadang bercanda dengan teman untuk mempunyai plat nomor dengan susunan angka "project keramat" dan susunan huruf inisial..
Ah pokoknya banyak deh variasi plat nomor yang digunakan sebagai identitas.

Nomor Cantik
Andai aku menjadi presdir suatu perusahaan, sepertinya plat nomornya akan dibuat nomor cantik juga.. Seperti contohnya plat nomor yang satu ini, yang menurut saya sangat keren. Pertama kali melihat plat nomor ini sangat wah.. Wah, keren ya.. (ya ditambah lagi mobilnya juga keren hihihihihihi). Awalnya tidak mengerti kenapa angkanya 138, oh ternyata 138 itu angka yang sangat menggambarkan DXM. Nomor cantiknya tidak akan nama sendiri, tapi nama perusahaan.. Hmm.. kewl.. :D




  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Beliau..

Setelah lama tidak mendengar kabar tentangnya, tidak melihatnya.. hari ini beliau muncul..untuk pamit. Tidak mempengaruhi perasaanku namun membuat logika ini berkecamuk. 
Cici, mau ke mana?
Ga ke mana-mana kok.
Lalu beliau bertanya dan melanjutkan dengan pesan..
Dia masih kan? 
Jaga dia baik-baik ya.
Pertemuan dengan beliau adalah salah satu hal yang membuat saya ada di "dunia" ini. Pertama kali bertemu saat masih akan memilih. Kedua kali bertemu setelah masuk ke "dunia" yang sama. 
Akhirnya masuk sini juga.
Pertemuan berikutnya ya di tempat ini...

Beliau..
yang tidak menyimpan lampu di bawah gantang.
yang ke luar masuk negara A, B, C seperti pergi ke WC.
yang mengerjakan hal ini "sebagai" "hobi" "saja".

Sukses selalu..




  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Di tanggal 27 ini

Sejak semalam sudah merencanakan akan mengerjakan apa pagi ini. Pagi ini dimulai dengan indahnya, melintasi lapangan basket dan berjalan dengan santai menikmati pagi.
Sayang sekali pagi saya yang indah dirusak oleh sebuah pertanyaan. Sebenarnya pertanyaannya adalah pertanyaan mudah, bahkan saya tidak perlu berpikir untuk menjawabnya. Malah, saya sudah berencana untuk menyampaikan hal tersebut sebelum ada pertanyaan itu. Hanya saja.. kekesalan saya sudah memuncak. Ya, saya luapkan semua kekesalan itu dengan emosi maksimum. Sebenarnya jika diingat-ingat lagi, saya tidak sebegitu kesalnya hingga harus mengeluarkan emosi maksimum.. Entah saja rasanya hanya ingin teriak-teriak dan ingin seisi dunia mengetahui kalau saya tidak suka dengan topik itu. Buktinya saya rasa "kesal" itu hilang begitu saja. Aneh.. Secara sadar saya tahu apa yang saya lakukan tidak baik dan mencoreng diri sendiri, tapi saya tetap tidak peduli. 
Pertanyaan tersebut saya jawab dengan akal sehat, bukan dengan emosi.. Respon yang benar-benar aneh untuk sebuah kejadian yang dibuka dengan emosi meledak-ledak itu.

Dengan kejadian ini, saya semakin melihat bahwa hanya saya yang berusaha. Ini lelah jendral. Lelah dan muak, tapi... saya tidak ingin ada orang lain merusak semua usaha saya yang susah payah diperjuangkan ini. Jadi, saya tidak akan membiarkan ada satu orangpun juga mengacaukannya. Keadaan yang kacau balau itu sudah saya atur sedemikian rupa sehingga menjadi hampir rapi, ada yang mau mengacaukannya? Akan saya lawan sekuat-kuatnya.

Hari ini kembali saya merasa bahwa, saya ini pengajar loh.. Walau saya bukan guru atau dosen, tapi saya ini berjiwa pengajar. Sebagai seorang pengajar, saya ingin orang yang saya ajar itu bukan hanya bisa mengerjakan soal karena ada rumus tetapi bisa mengerjakan soal karena mengerti.
Saya akan kembali lagi bersyukur dengan ujian apoteker saya yang tiga kali itu. Bersyukur bertemu dengan Pak AMM yang sangat menekankan pengertian. Bersyukur Pak AMM menekankan pengertian untuk menghadapi ujian apoteker. Jika beliau tidak pernah bertanya tentang perngertian ini itu, saya rasa saya tidak akan berpikir seperti itu hingga hari ini.

Baiklah.. masalah tersebut saya tinggalkan dan memasuki tahap lain di hari ini di mana benar-benar nostalgia pada zaman menjadi asprak. Topik itu, topik favorit saya walau bukan topik yang benar-benar saya kuasai. Munculah benda yang paling saya sukai dari topik ini. Mengenal benda ini lebih dekat dulu terjadi saat saya bermasalah dengan benda ini, tapi dengan masalah itu saya banyak belajar tentang benda ini. Angka ajaib itu dan ah.... ingin rasanya mengajar kembali.

Setelah terlewat setengah hari, barulah saya benar-benar mengerjakan apa yang harus saya kerjakan (yang sudah direncanakan itu). Sayang sekali, tidak tertarik untuk mengerjakannya.. Berat..

Akhirnya, tibalah saatnya main basket... Acara besar pada hari ini.. Ga, saya bukan pemain basket.. Hasilnya.. kalah.. hahahhaa.. Tapi walau kalah, saya senang. Lawan yang saya hadapi adalah pemain-pemain keren, rasanya senang bisa melawan mereka.. Walau tadi adalah tahap penyisihan, rasanya sudahdi final *lebay*. Senang, walau bukan pemain basket sudah memberikan yang terbaik.

Setelah main basket.. ya kembali mengerjakan yang masih tertunda.. Walau tidak maksimal.. ah ya sudahlah.. 

Besok? Ah sudahlah.. besok mempunyai kesusahannya sendiri. Semoga besok bisa lulus ujian masalahnya.




  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Si Sakit Kepala

Di antara begitu banyak kerjaan saya pegang.. ada 1 kelompok kerjaan yang paling saya tidak suka. Di dalam kelompok itu, ada si dia yang selalu bikin sakit kepala. Setiap namanya disebut artinya ada masalah.

Katanya dia itu ga perlu diurusin lagi, tinggal remeh-temehnya aja.
Berhubung tinggal ngurus remeh-temeh, ya udah beneran saya juga menganggap dia remeh-temeh.

Lalu, masa itu datang... deng deng deng...
Stres 1: Belajarnya
Ada yang minta penjelasan dari nol. Hello..mana ngerti gua?!? Urusan tentang dia kan cuma remeh-temeh.. Mana ngerti tentang latar belakang dan sejarahnya. Maka, belajarlah saya dari nol. Yup, dari nol.. Menelusuri ke belakang.. Hmm, sepertinya kemampuan jadi auditor itu muncul gara-gara si sakit kepala ini.
Perjalanan di mulai dari mencari latar belakang pemilihannya, hmm baiklah.. cukup masuk akal walau banyak pertanyaan. Ya udah sih, tanya aja sama yang bisa ditanya.. Tapi sayang.. ih ga memuaskan jawabannya. Aneh banget lah pokonya.. Mereka yang memulai, mereka yang ga ngerti apa-apa.. Bikin BT dan stres.. Seharusnya bukan saya yang harus memberikan penjelasan itu, kenapa jadi saya coba? 

Untunglah saya suka belajar dan akhirnya mengeluarkan kemampuan dosen. Salindia dibuat dan akhirnya tiba saat di mana harus presentasi.. (yang pikirannya sempat distracted oleh distraction jaman UTS farmakokinetik). Presentasi selesai tapi perjuangan saya belum selesai....

Si sakit kepala ini memang bikin sakit kepala, tapi berhubung saya udah terlanjur masuk ke dalam dia bahkan lebih dalam dari pihak yang seharusnya, saya harus memperjuangkan dia. Untunglah pesan-pesan perjuangan itu sampai ke bagian yang berkuasa, kalau tidak.. ya alamat "cukup tau aja".
Ini tahap yang rasanya terbang di atas angin.. 
Baru 2 hari belajar aja bisa ngalahin yang katanya penemunya. pret.
Ya, si sakit kepala ini memang prestasi besar, maka.. selain dia bikin saya sakit kepala, dia bikin saya besar kepala.

Stres 2: kaya mau makan laptop
Sudah selesai? Belum.. Kembali dia bikin sakit kepala.
Dengan segala kekompleksan komponennya.. Saya kembali belajar, lebih mundur lagi dari belajar yang pertama.. Mencoba ini itu untuk menyingkapkan misterinya yang sesungguhnya.. Yang sampai saat ini, masih misteri.. Sedih banget ga tuh. Udah cape-cape ngurusin dia dari nol, dia ga kasih informasi yang penting yang bisa mengungkapkan misteri dia. Akhirnya, ah udah ah males ngurusin kamu lagi. Mari kita kerjain yang lain aja. Kalau ada waktu, baru deh ngurusin kamu lagi (di mana pasti ga ada waktu itu).

Stres 3: Bisa ga, ga denger namanya lagi?
Setelah lama meninggalkan dia dan menjadi stres dengan yang lainnya.. Ih dia disebut lagi donggggg.. Duh, lagi ga ada waktu ngurusin kamu.. Tapi ya mau gimana, ngurusin dia lagi deh.. Untung aja belajar 2 kali itu sudah cukup membekali untuk menjawab pertanyaan kali ini. Baiklah, sepertinya memang saatnya mengeluarkan kemampuan dosen lagi. Si sakit kepala ini ternyata mengobati kekangenan akan dunia akademik nun jauh di sana.. Baiklah sakit kepala, terima kasih atas jasamu.. tapi tolong segeralah beranjak dariku. Bosan mendengar namamu, tau ga.. bentar lagi juga saudara-saudaramu datang kepadaku.. Jadi, mending kamu cepet-cepet pergi ya.. Supaya nanti bisa ngurus saudara-saudaramu.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Hi!

Hi Grace..

Do you know how busy you was?
You could not even continue your story about the holiday.. you got new stories and wanted to write them up but they ended as drafts on your brain.
You know.. you right.. leave is something that "not good" for you.. after the long leave, you caught a cold.. reports were piled up, you had no time to do proper checking... but, at least you learn how to do not too short planning.

Amazingly!
You got new ideas for your work. You even bought many notebooks to write down your ideas..you said that it was your new hobby, writing your idea as you believed that you were making history (you remember this clearly: The different of "historic" and "pre-historic" era was writing).
Well, congratulations! You made something that I can say no-one else in the world had done. Yeay! new history. Hahaha, well.. at least you know you didn't find anything about that on internet and nobody thought the way you thought. But when it came to prove your "theory" it was not easy..as suddenly you got "new project" and you had "no time" and the most frightening.. you lost the passion!

How come you lost the passion?
You analyzed many things.. what made you lost it.
You thought..you don't lost your passion but you refined it, you just had more specific passion. Hahahahaa..
But nah... It just the mood.. your mood affected so much. You just lost two friends, close ones..
You rarely brought your headset.. but that day, you coincidentally brought it and you started to be so melancholic (well you are). Hmm, what was your aim on listening music? To have your own world? To ease the pain? To get some positive spirit? As you listened to gospel songs (and some korean, latino songs haha), you know that those songs were made not for you but for God.. so, use it properly (remember you just read about worshiping worship).
People come, people go.. anyway they just your fingertips away.


Heart..
You were a passionate person who thought your work was not work but hobby. You loved what you did and you did what you love. How lucky you were. But when the passion was gone..even your real hobby became work for you. Usually, you use your heart and brain when you do your hobby.. but then you lost the heart, only brain that worked. Yes, it was hard.. really hard..but your heart was back! oh Thank God!
Well, you are ISTJ and INFJ.

Proof
You should remember this also.
You were busy enough to prepare some proofs on "how good are you".
And you should congratulate yourself that.. you did good.
Well, I amazed and even forgot that you did many things.
Make sure that you always have written proof.. it is always useful. How good were you.. you had a start of 54 kg but then.. it was only 50 kg.
Even, old friends said that you becoming skinnier.. although most women loves to lose weight.. but you are different.. you should gain.
Well, at least you made a 50 to 51.
* by the way, the uniform size for trousers was getting smaller..
You was 54 kg with S size on your first day of work.
You still order S with 50 kg..but, it was so tight......... by the way.. the M size trousers on "garage sale" ah... we forgot it*




Acceleration
You must not forget this word.. "Acceleration".
You analyzed anything included your life.. you came to a conclusion that you were being on acceleration.
Fighting!
Let's read about your accomplishment later.

Fix it
Do you know that you became Miss Fix-it? You wanted to fix anything.
Hahaha, that's good.. but, you don't have much time..
Set your priority.

Hope
You hoped for many things...to be finished well..
You hoped that you were not waiting for too long.. well, on this case you should check your "system suitability"
You hoped.. September..
You hoped.. October..
Just keep praying hard..
It was not about time.. it was about your attitude.


Spiritual Life
Hoho.. How was your spiritual life?
Hmm, I could say that it was a "so-so" life.
Among of all your life-parts.. this should be your number one priority.
Yeah, it was not easy..
He is so faithful, don't be worry for anything.
pero sobre todas las cosas nunca te olvides de Dios

Have a great August..
Fighting!
 


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Pulkam, hari 3

Hari kedua berlalu, sampailah di hari ketiga..
Masih dibangunkan oleh HP dan kokokkan ayam yang kemudian dilanjutkan dengan tidur kembali..Akhirnya bangun jam 6 karena mama mau pergi ke pasar berburu bahan masakan yang memang diidam-idamkan. Ya udah deh sekalian liat juga dah.
Pasar.. pasar yang dimaksudkan ternyata adalah pasar tumpah, penjualnya ada di pinggir jalan tapi tidak jarang juga mengambil sebagian jalan, jadi.. ya angkot-angkot dan kendaraan lain susah lewat situ.
Di sini ukuran takaran yang digunakan adalah liter, untuk buah-buahan ya dijual perbuah. Liter yang dimaksud apa sama dengan 1000 cc, saya ga cek juga.. hahahahhaa.. Tapi yang pasti memang mereka menakarnya menggunakan wadah, bukan ditimbang.
Harga sayuran di sana ga mahal.. yang mahal di sana itu cuma bahan-bahan yang dikirim dari Jawa, mahal ongkos kirim. Terlebih lagi, untuk kebutuhan bumbu masak yang sering dipakai itu biasanya tanam sendiri. Perlu jahe? di rumah mah buka kulkas.. di sana.. ngorek tanah. Batang sayuran yang sekiranya bisa ditanam ya ditanam bukan dibuang setelah daunnya diambil. Ayam? tinggal berburu aja.. jadi kebanyakan orang-orang di sana memang pelihara ayam. Buah? tinggal ambil di pohon.. hahahahhaa.. 
Baiklah, lanjut.. setelah beres beli ini itu, pulang.. bingung pulangnya karena buta arah.. akhirnya ya naik aja angkot yang ke arah sebaliknya dari angkot yang dipakai untuk ke pasar itu.. Puji Tuhan sampai karena melihat ini, yang memang saya kenali ada di dekat rumah nenek.

Pulang, sampai di rumah.. pak Pendeta datang untuk mendoakan nenek saya. Firman yang dibagikan diambil dari Mazmur.
Masa hidup kami tujuh puluh tahun dan jika kami kuat, delapan puluh tahun, dan kebanggaannya adalah kesukaran dan penderitaan; sebab berlalunya buru-buru, dan kami melayang lenyap. 
(Mazmur 90:10)
Ya, nenek saya usianya sudah 80 lebih.. kemudian dilanjutkan dengan ayat ini,
"Sungguh, hatinya melekat kepada-Ku, maka Aku akan meluputkannya, Aku akan membentenginya, sebab ia mengenal nama-Ku.
Bila ia berseru kepada-Ku, Aku akan menjawab, Aku akan menyertai dia dalam kesesakan, Aku akan meluputkannya dan memuliakannya.
Dengan panjang umur akan Kukenyangkan dia, dan akan Kuperlihatkan kepadanya keselamatan dari pada-Ku." 

(Mazmur 91:14-16)

Jika dilihat, Mazmur tersebut berurutan dan di Mazmur 90 berbicara bahwa manusia umurnya cukup sekian, tapi di Mazmur 91 berbicara Tuhan menjanjikan panjang umur. Apa rahasianya? hati yang melekat pada Tuhan.

Setelah prosesi doa, lanjut membantu persiapan masak-memasak. Karena besoknya adalah hari pulang, tidak lupa untuk melakukan online check-in dan memilih tempat duduk yang diinginkan.. hehehhee.. Setelah selesai membantu masak, lelah.. istirahat sejenak. Rumah sudah ramai dengan nyanyian-nyanyian.. ceritanya check sound.. disuruh nyanyi pula.. ya sudah menyanyi sedikit saja..

Beres-bereslah kami, dan sedikit ada hal yang ah.. sudahlah.
Acara kebaktian dimulai.. ibadah pengucapan syukur.. di sinilah kami sekeluarga besar menyanyikan ucapan syukur pada Tuhan.. Bless the Lord oh my soul, thank you Lord, thank you Lord. Di ibadah ini saya melihat, keluarga saya.. keluarga yang kenal Tuhan dari para leluhurnya. Punya nenek yang adalah pejuang dalam doa...Saya lahir di keluarga ini..

Setelah ibadah..biasa,, makan. Setelah makan.. biasa, bungkus makanan. Saya ngebungkusin makanan untuk orang lain ya.. bukan untuk diri sendiri.. Sudah biasa melakukannya..
Malam pun datang.. lelah dan sulit tidur karena masih pada nyanyi..tapi ternyata tidur juga hahahhaa..


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Pulkam, hari 2

Setelah menjalani hari pertama..
Jam 4 pagi.. HP bergetar karena memang jamnya alarm, HP satunya berbunyi juga dan yang paling kuenceng adalah suara ayam berkokok..alarm alami. Tapi karena saking lelahnya.. tidur lagi pun bisa hahahahaha..
Acara di hari kedua adalah ke tanah leluhur, 2 jam perjalanan dari kota. Sampailah di tanah leluhur itu di hari siang, makin panaslah rasanya. Kami menuju ke makam keluarga dan mulai membersihkan makam kakek.

Makan siang di rumah keluarga di sana.. tanah keluarga.. bahkan ada sungai kecilnya. Kalau ga salah nangkep, sungai disebuat kuala. Makan nasi yang dibungkus daun nasi, dengan lauk kangkung paku (maksudnya kangkung dan daun paku ya bukan kangkung dan paku), dan ikan yang pedes. Di dekat tempat kami makan ada tumpukan batok kelapa dan hei, ada tunas kelapa.. Ayo, pernah liat ga logo pramuka yang aslinya?
Tumpukan batok kelapa yang dilalui oleh daun Ivy dan aslinya logo pramuka
Setelah makan siang dilanjutkan dengan jalan-jalan sekeliling situ.. menemukan capung dengan sayap transparan (yang menurut saya WOW, tapi kata adik di Cikarang juga banyak kali....). Mencoba menyebrangi kuala hahahaha, mencoba mencabut singkong yang ternyata susah setengah mati. Terus berjalan ke bagian lain sambil istirahat dulu makan es krim yang mahal banget ya karena mahal ongkir. Berjalan ke tempat lain dan semutnya ganas.. baru berdiri diam sebentar langsung digigitin. Akhirnya balik lagi aja dah. Lalu diajak melihat air terjun.. tapi ternyata di tengah jalan ada sungai (kuala) jadi mobil ga bisa nyebrang.. Eh di sana masih jernih loh sungainya.. jadi deh pada berenang. Karena saya orangnya gampang masuk angin, milih posisi aman aja.. jadi fotografer.. hahahahahha..
Tuhan keren! Bentuknya sama, kombinasi warnanya beda

Pulang ke kota, beli oleh-oleh, sampai ke rumah nenek.. eh sudah sore.. dan dari rumah tuh bisa melihat laut (teluk maksudnya). Asik, bisa liat sunset. Karena agak sulit melihatnya, kami berjalan ke tempat yang lebih tinggi dan numpang liat sunset di sana.. tepatnya dari sebuah sekolah. WOW keren.
Sunset

Matahari dan Gunung Manadotua
Hari kedua belum berakhir, kami dijamu untuk makan bersama di sebuah tempat makan di dekat teluk itu. Perjalanan ke sana agak terhambat.. tumben macet katanya yang ternyata karena ada kebakaran. Jadi kami mengambil jalan putar yang hmm, ini naik turun gunung jalannya. Sampailah kami di tempat makan itu. Sayang karena malam, pemandangan teluknya ga ada.. gelap aja yang ada.. padahal itu teluk bener-bener di depan mata.

Makan... makan ikan gurame goreng tepung yang biasanya dibikin asam manis, ini dijadiin salad.. Tapi enak ternyata ikan dimakan dengan salad. Terus menu lainnya adalah ikan-ikan-ikan dan ikan dan udang. Makan ikan terus. Waktu milih minum, akhirnya milih es kacang (di sana tertulis red bean), saya pesan es kacang merah terus orangnya bingung dan menegaskan bruine bone? Untung aja di rumah sering denger si bruine bone jadi bisa mengiyakan. Enakkk, kacang merahnya empuk sih.. waktu itu pernah makan di Cikarang agak keras kacangnya.. Ah, makan yang asli :D

Pulang dan bersiap untuk hari esok.. hari H.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Pulkam, hari 1

Saya lahir bukan di tanah leluhur saya.. Seumur hidup belum pernah menginjakkan kaki di tanah leluhur. Akhirnya, di suatu hari di bulan April tercetuslah rencana dari keluarga untuk pulang kampung..bertepatan dengan acara ulang tahun nenek. Iyaaa.. MUDIK. Karena satu dan lain hal, saya merasa.. Tuhan benar-benar membuka jalan untuk saya pulang kampung. Soalnya ya.. ga pernah kepikiran untuk pulang kampung karena..ya ga pernah aja.. dan biaya dan waktu, dan lain-lainnya..

Baiklah, setelah mempersiapkan segala sesuatunya.. datanglah hari yang dinanti-nantikan dan saya mulai berangkat dari kota perantauan menuju bandara sedangkan anggota keluarga yang lain dari rumah. Karena Tuhan adalah pengatur yang keren, bis saya dan bis keluarga saya sampenya bareng di bandara itu. Jadi ga pake acara nyari-nyari dulu. Ebenhaezer.

Check-in.. karena kami perginya banyakan, berharap bisa dapat kursi yang deketan.. ternyata ya deketan sih tapi kaya gerbong kereta.. Pelajaran.. online check-in dong! Tiba saatnya untuk boarding.. eh taunya DELAY sodara-sodara, padahal maskapai ini maskapai yang terkenal ga delay. Total delay 1,5 jam dan diberikan ganti rugi berupa makanan ringan, lumayan da udah jam makan siang gitu.
Duduk di pesawat, baru pertama kali hahahaha.. sebenarnya ga sih, dulu katanya pernah juga.. masih kecil.. inget juga ga. Duduk di kelas ekonomi yang katanya world's best economy class, bangga juga.. maskapai Indonesia gitu loh..  Selama 3 jam saja saya duduk di pesawat itu, dengan take off, flight, dan landing yang mulus.

Selama penerbangan, saya utak-atik fasilitas entertainment yang disediakan. Liat-liat serial, eh ada running man.. eh tapi ga ada subtitle.. cem mana mau nonton lah.. Pindah ke lagu, ke film.. akhirnya nonton film India, tapi ahh malesin. Selain itu headphone-nya terlalu panjang, ga pas di telinga..akhirnya main game aja, ngeluarin mp3 player dengerin lagu sendiri aja sembari memantau perjalanan udah sampe mana, suhu di luar berapa, dsb. Makan siang enak, snack enak, minum enak.. oh gini toh rasanya world's best economy class. Cuma waktu bagian bagi-bagi snack tiba-tiba kapten kasih informasi:
Prepare for landing
untung masih sempet pramugarinya beres-beres hehehehe..

Landing, melihat hamparan hijau pepohonan.. hutan. Hahahaha.. Proses ambil bagasi berlangsung dengan cepat, karena yang landing cuma kami. Saudara yang menjemputpun sudah datang.. jadi semuanya serba cepat. Menelusuri jalanan yang terlihat bersih sampailah di tempat tujuan kami. Rumah Nenek. 
Sebagian kenangan di hari pertama
Sayang di kota ini sedang gencar-gencarnya pengiritan dari PLN, jadi sering mati lampu dan saat kami tiba ya, gelap.. tapi ada emergency lamp dan lilin untungnya. Makanan pertama yang saya makan di sana adalah Panada.. akhirnya makan panada asli hahahahaha.. Tidak lama kemudian, kami pergi ke rumah paman untuk makan malam dan latihan nyanyi untuk acara.. Ckckckckck, darah paduan suara memang mengalir dalam diri saya.
Kembali ke rumah nenek dan tidur.. memang panas, tapi bisa tidur juga.. hehehehehe..
Lanjut ke hari kedua :)


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Hallo (akhir) Mei

Akhirnyaaa..
Setelah sekian lama tidak mengupdate blog ini.. Hari ini, di penghujung bulan Mei saya berhasil membuka blogger. Niat untuk update blog sih udah lama.. tapi biasanya klo mau update, antara internetnya lambat, ga konek-konek, atau lagi ga ada waktu untuk akses internet.

Di bulan Mei ini saya melakukan banyak hal baru dalam hidup ini.. hahahahhaa..
Baiklah, mari menulis di postingan berikutnya.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Tanggung jawab yang lebih besar

Sering berpikir.. apa yang aku bangun di waktu yang lalu, saat ini sepertinya tidak ada bekas "aku" nya. Padahal apa yang dilakukan dulu kan mati-matian. Ah, sedih rasanya.

Memang sih pilihanku juga untuk berpindah. Tapi tetap saja, sedih.

Lalu menyemangati diri saja dengan yakin Tuhan akan bilang, Sabas, well done, seperti yang di perumpamaan talenta itu. Nah, dari situlah muncul pengertian yang baru..
 
Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia, engkau telah setia memikul tanggung jawab dalam perkara yang kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Matius 25:23

Kemudian..terpikir, ya sepertinya saat ini memang sudah bukan tanggung jawabku lagi mengenai hal itu. Tanggung jawab yang sekaran glebih besar dan ya sudah seharusnya seperti itu.
Artinya juga, ga usah mikir-mikir yang dulu... itu sudah dipercayakan pada orang lain. Tapi orang lain itu bisa ga mengerjakan seperti aku? Ini bukan urusanku lagi.. Ga usah dipikirin lagi.
Kerjakan saja tanggung jawab yang sekarang.



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Mantan AsPrak yang kangen nyoret laporan

Sebagai mantan AsPrak yang sudah berkecimpung didunia perasistenan sekitar 5 tahun...saya kadang masih melihat rutinitas saya saat ini seperti menjadi AsPrak. Tapi tidak ada yang diasistenin dan yang laporannya dicoret-coret sama saya sih.. Tapi saat kesempatan coret-coret itu datang.. ah senangnyaaaa..
Oleh karena itu, saya sempat mengaitkan kejadian saat ini dengan kejadian masa-masa praktikum. Kenapa sih saya sering coret-coret laporan mahasiswa dan tipe orangnya kaya gimana sih berdasarkan laporan mereka..
 
Tipe ga mau repot, langsung ngikut yang udah ada aja
Tipe yang kaya gini kemungkinan laporan praktikumnya copas master. Mau bener, mau ga, ga peduli.. yang penting ga repot.. dan toh dulu aja layak dijadikan laporan. Kemungkinan juga referensinya ga update.
 
Tipe yang bener-bener baca literatur tapi ga ngerti artinya
Tipe yang kaya gini kemungkinan laporan praktikumnya ga copas master, bikin laporan sesuai dengan literatur yang dia dapet, tapi sayangnya ga ngerti.. Jadi asal masukkin aja dan akhirnya laporannya ga jelas.. Sayang..

Tipe cerdik
Tipe yang kaya gini kemungkinan tetep pakai master, tapi dicek dulu bener apa ga, terus disaring yang relevan yang mana.

Tipe yang ga percayaan
Tipe yang kaya gini kemungkinan bikin laporan praktikumnya perlu berhari-hari. Literatur dibacain satu-satu, kalau ga ngerti dibaca terus sampai ngerti. Master? apaan tuh.. penyesatan. Kemungkinan literaturnya juga ga biasa.. atau pembahasannya beda dengan orang lain..

Tipe asal-asalan
Tipe yang kaya gini pasti pernah nulis referensi: google.com atau wikipedia.com.. Helloww.. wikipedia itu .org kaleeee...dan nulis google.com itu... speechless... Nilai untuk pustaka, nol besar.

Tipe males
Tipe yang kaya gini, copas masterpun males. Bikin laporan seenaknya dan akhirnya.. AsPrak bingung mau kasih nilai berapa karena laporannya ga bermutu.

Tipe ga nyambung
Tipe yang kaya gini pasti sering gagal fokus. Laporan Spektrofotometri UV-Vis ngapain cerita Farmakologi?? Ga ada hubungannya...Yak, nilai pembahasan potong setengah.

Tipe kurang cerdik
Tipe yang kaya gini laporannya ketauan banget copasnya.. Ga ganti font, hyperlink dari wikipedia masih pada biru-biru, atau copas dari praktikum serupa yang sayangnya beda prosedur... ckckckckckck.., font atau line spacing paragraf yang satu dan satunya beda.


Ah, saya kangen nyoret-nyoret laporan praktikum (tapi ga mau banyak-banyak juga laporannya, cape meriksanya)


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Life-long learner

Entah pernah atau belum saya membahas 7 stars of pharmacist (sekarang udah 9 katanya) di blog ini.. yang pasti hari ini mau membahas salah satunya. 
Seven stars of pharmacist, dulu saya kenal saat osjur dulu, di mana kami para maba disuruh membuat poster (ukuran A4) berisikan hal-hal mengenai 7 stars of pharmacist.
Seven stars of pharmacist adalah 7 kompentensi yang harus dimiliki oleh apoteker. Salah satunya akan saya bahas kali ini:
LIFE-LONG LEARNER

Berikut kutipan dari WHO,
Life-long-learner - it is no longer possible to learn all one must learn in school in order to practice a career as a pharmacist. The concepts, principles and commitment to life-long learning must begin while attending pharmacy school and must be supported throughout the pharmacist’s career. Pharmacists should learn how to learn.
 
Belajar itu tidak cukup waktu di sekolah saja. Ya, untuk dunia kefarmasian jelas ga bisa mengandalkan ilmu yang diperoleh dari kampus saja. Obat nambah, peraturan ganti-ganti, alat makin canggih.. ya hal ini sebenarnya bisa diterapkan juga di mana saja, bukan hanya untuk Apoteker.

Kenapa saya ingin bahas ini... karena saya merasa, 
Saat bekerja sekarang ini, proses belajar tidak berhenti. Setiap hari ada hal baru yang saya tahu.

Saat di kampus dulu hanya belajar dasarnya saja. Wew, dasarnya aja udah bikin kepala di kaki, kaki di kepala ya.. Sekarang mulai ke penerapan, jadi ya ada banyak hal yang merupakan pengembangan ilmu di kampus. Menariknya, sepertinya hal ini tidak akan saya dapatkan jika saya tinggal di dunia akademik. 

Jadi, jangan sia-siakan kesempatan Anda untuk mengetahui hal-hal baru, atau mendalami hal-hal lama. Yang kita dapatkan di sekolah mungkin tidak cukup.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Menghilangkan tinta dari baju

Beberapa hari yang lalu, melihat jaket putih yang saya pakai terkena tinta biru. "Ah, ya sudah nanti rendem pemutih aja" ucap saya. Eh, malamnya mendapatkan kumpulan tips-tips salah satunya adalah menghilangkan tinta dari baju. 
Tipsnya adalah:
Oleskan pasta gigi (jangan pelit) pada tempat yang terkena tinta, tunggu hingga kering lalu cuci.

Kemudian, saya coba saja tips itu menggunakan pasta gigi yang ada. Kebetulan pasta gigi yang saya gunakan menggunakan pewarna biru.. Jadi ya gitu deh jadi biru-biru yang entah karena tintanya luntur atau karena pewarna dari pasta gigi itu. Dibiarkan hingga kering lalu dikucek deh. Ah, ternyata berhasil. Tinta tersebut sudah hilang dari jaket saya. Walaupun ada pewarna dari pasta giginya, ga membuat warna tambahan di jaket saya:)



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Ada yang salah

Beberapa minggu lalu, saya sedang memeriksa sebuah metode analisis. Saat saya cermati, hmmm... menemukan sebuah hal yang mengganjal. Ini salah ini.. ini salah ini.. hahhhahaha..
Hipotesis saya saat itu adalah.. ini pasti yang bikin bukan orang farmasi. wkwkwkwkwkwkwk.. Rasanya saat itu saya kenal sekali luar dalamnya farmakope, padahal baru sadar juga di detik itu bahwa yang tertulis tidak sesuai dengan farmakope yang diacu.

Ya, beginilah hasil bentukan ujian apoteker yang keras itu. Tapi benar-benar sangat bersyukur setelah saya merasakan buah manisnya mengulang 3 kali ujian apoteker itu.. Mungkin ada yang bilang saya sial banget ya..bahkan sampai saat ini masih ada yang mengenal saya sebagai orang yang ujian apotekernya tiga kali padahal pinter (diceritakan adik kelas yang katanya cuma bisa cengar-cengir doang waktu itu).

Sempat merasa emosi juga saat ada yang menjadikan pengalaman saya lelucon.. sampai dituangkan juga dalam Saya Ujian Apoteker 3 kali dan Saya BANGGA. Ujian apoteker ini, ujian pertama dalam hidup saya yang hasilnya GAGAL. Nyebelin banget emang. Tapi di ujian yang terakhir, secara mental udah lebih siap, secara senjata udah lebih siap, secara pengalaman udah banyak juga. Jadi, puji Tuhan.. LULUS.

Beberapa buah manisnya sudah pernah dituliskan juga dan setiap harinya daftarnya akan bertambah. Salah satunya ya bisa menemukan kejanggalan di atas.
 
FIGHTING!!!!!


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Dimulai di tahun lalu

Sekitar 1 tahun lalu, ya setahun lebih sedikit.. ada perbincangan dengan seorang teman melalui BBM. Saat itu, teman saya ini sedang entah mau berbuat apa, sehingga kami yang dalam dunia nyata jarang ngobrol walau bekerja di tempat yang sama akhirnya jadi berbincang cukup lama.

Saat itu dia kemudian menemukan apa yang bisa dia lakukan. Dia bilang mau bikin kartu ucapan ulang tahun untuk teman kantor yang sebentar lagi ulang tahun *awalnya mengira untuk aku hahahahahahaha*.

Untuk salah satu teman yang resign
Sejak dia menyebutkan hal itu, saya dan dia jadinya sering berkolaborasi (bahkan kami membuat suatu nama) untuk membuat desain kartu atau kenang-kenangan untuk teman yang resign. Akhir-akhir ini sepi "order", baguslah.. artinya yang resign ga sesering dulu :P

Kalau diingat-ingat, sebenarnya saya emang seneng nge-desain walau ga bisa gambar. Senangnya saat sekolah dulu (SMA) program-program yang sangat membantu. Jadinya, walau ga ada skill gambar, masih bisa menghasilkan sesuatu yang ada hubungannya sama gambar. Baiklah cukup sekian dan terima kasih.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Surprise!

Beberapa hari yang lalu, hampir satu minggu.. resepsionis di kantor memanggil saya dan berkata, "Mbak, saya punya sesuatu untuk mbak.". Ternyata sebuah bungkusan ekspedisi yang khas dengan sampul amplop coklat yang penuh coretan itu (tidak ditampilkan karena alasan privasi yang menurut saya confidential :P).

Begitu menerima bungkusan itu dan memegangnya, sudah terbayang apa isinya dan mengingatkan saya pada percakapan beberapa hari lalu dengan sang pengirim. Dengan perasaan senang karena merasa diperhatikan (so sweet banget lah), saya membawa bungkusan itu dan akhirnya membukanya dan ternyata.. tebakan saya salah! Isinya adalah ini:
Sumber Vitamin B1 dan B2
Awalnya saya mengira susu ultra, karena sebelumnya dia berpesan juga agar saya rajin minum susu (kan tiap hari disediain kantor, pasti rajin minum dong). Dengan kirimannya di atas, dia berpesan,
"Banyak minum vitamin B supaya metabolismenya lancar."
"Iya deh ntar beli N******x"
"Ih jangan yang sintesis"
"Iya deh, kacang ijo aja"

Teringat dengan beberapa hari sebelumnya di mana sang pengirim mengirimkan juga kiriman lainnya yang terlihat pribadi tapi tidak juga. Hahahahahhahahahhaa.
Kamu kasih aku ide untuk ngasih Vit. C pas giliranku :P
Sang pengirim itu adalah adikku..adik dalam keluarga unik ini yang terpaksa berpisah karena tugas kekantoran. Dia sangat merindukan kami, foto keluarga dipajangnya dan dia selalu merindukan kami semua saat melihat foto itu.
Foto "keluarga"
Makasih ya dik, sudah bikin kakakmu ini merasa ada yang memperhatikan. 
Pesanku, kamu juga jaga kesehatan dan jangan nagih-nagih kerjaan ya wkwkwkwkwkwkwkwkkwkwkwk :P

Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran. 
Amsal 17:17


Tulisan ini dengan tulus ditulis walau atas permintaanmu hehehhehe..


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Gathering

Sabtu kemarin adalah hari di mana para penghuni lantai 3 mengadakan acara gathering yang kali ini dilakukan di tempat dekat saja, dengan salah satu alasan adalah supaya orang yang ga pernah ikut dengan alasan kejauhan bisa ikut :P

Berangkat dari tempat masing-masing pada slot waktu dari pukul 7.30 hingga 8.00 dengan target seluruh peserta sudah berada di tempat sekitar pukul 8.00-8.30. Tidak menyangka tempat yang dekat ini ternyata jauh juga.
Gerakan "dry prime"
Setelah semua personil datang, dimulailah acara kami ini dengan berbaris berdasarkan kelompok yang telah ditentukan. Lalu melakukan senam bersama (di jalan), dengan iringan musik SKJ namun dengan gerakan-gerakan khas aktivitas lantai 3, seperti gerakan LLE, gerakan packing kolom, gerakan potong pelat, gerakan dry prime, gerakan melihat elusi, hingga gerakan mencuci alat gelas. Senam yang hanya 5 menit itu terbukti menguras keringat, di mana seluruh peserta mengklaim keringat tersebut muncul dari usaha menahan rasa malu :))

 
Setelah senam, tiap kelompok mencari nama masing-masing dan membuat yel. Setelah itu doa diucapkan untuk keselamatan dan kelancaran acara.
Pukul 9 berjalan masuk ke tempat aktivitas di mulai..

Rombongan berjalan rapi
Siap menuju medan perang

Masih pada seger.. baru masuk.. hahahaha
 
itu dia menaranya, di sebelah wall climbing
Persiapan untuk FLYING FOX. Tingginya sekitar 15 m, ya kira-kira setinggi lantai 3 katanya. Kebetulan belum pernah nyobain yang beginian.. ngeri beut. Ya, karena memang sudah acaranya dan memang belum nyoba juga, ya udah sih ikut aja..
Dimulai dengan mempersiapkan perlengkapan keselamatan yang harus dipakai oleh setiap orang dan akhirnya mengantri urutan meniti anak tangga itu satu persatu.
Masih memiliki perasaan antara pengen nyoba dan takut.. akhirnya ngantrinya agak belakangan, alhasil berjemur-jemur ria sampe kerasa agak pusing.. Dengan mengumpulkan keberanian, akhirnya dipanjatlah menara itu dan akhirnya sampai di atas dengan kondisi jantung bedegup kencang, dan sambil istirahat di atas, menikmati pemandangan dari atas.
Akhirnya meluncur........ wohooooooooo..
Wohoooooo


Setelah merasakan gejolak adrenalin dan sengatan matahari :P
Setelah semua personil merasakan gejolak adrenalin dan sengatan matahari, tentunya menyempatkan diri untuk mengabadikan momen itu. Walau sudah muncul muka-muka kucel.

Lelah, kepanasan, merasa dehidrasi.. biasanya ga pernah minum air es, ini minum air es. Acara selanjutnya... MAKAN SIANG :D. walau saat itu masih pukul 11 (tapi sejak jam makan siang kami berubah menjadi cepat, makan jam 11 memang sudah jadwalnya). Sambil makan, sambil meneduhkan diri, ya mempersiapkan diri untuk acara selanjutnya deh pokonya.. Mengumpulkan energi.



Akhirnya yang dinanti-nanti.. Paintball.
The team
Permainan tembak-tembakan ini walau cuma permainan, tapi resikonya tinggi.. Maka kami tidak diperkenankan untuk menembak jarak dekat (minimal 5 meter), selalu menggunakan pelindung wajah dan diberikan vest.
Saat bermain, entah apakah ada tembakan saya yang terkena musuh atau tidak, yang pasti saya terkena 2 tembakan pada permainan pertama yaitu di lengan dan head shot!!! Yang di kepala karena terkena masker, tidak ada masalah.. yang di lengan karena tidak terlindung vest.. alhasil lebam.
dor!
Kondisi terakhir membiru dan menyebar. Pada permainan kedua saya kena tembak lagi di punggung yang tidak terlindung vest juga.. ya sama nasibnya.. lebam. Tapi tidak separah yang di lengan.

Selain oleh-oleh lebam, oleh-oleh lainnya adalah lumpur di sepatu kets saya yang putih kinclong itu. Jadi, sudah direncanakan hal yang pertama dilakukan saat pulang adalah cuci sepatu.. Sekarang dia sudah kinclong lagi.

Setelah lelah tembak-menembak, tim acara masih punya 3 games. Oh nooo... udah low bat ini.. hahahaha.. 

Game 1: Kanan-Kiri-OK (membutuhkan konsentrasi, fokus adalah kuncinya)
Pemimpin permainan akan memberikan formula seperti ini: SALAH-BENAR-SALAH-SALAH.
Artinya, perintah pertama, ketiga dan keempat harus kami lakukan sebaliknya, dan perintah kedua harus dilakukan seperti itu.
Perintahnya hanya Kanan dan Kiri kok.
Permainan ini tentunya berkelompok, untuk memudahkan pengamatan, kami diikat..
Kelompok saya gugur pada urutan kedua. Ya udah low bat, udah ga fokus.. hahahaha..

Game 2: Blind Train (membutuhkan kepercayaan)
Masih berkelompok juga.
3 personil ditutup matanya dan 1 personil berdiri di belakang sebagai pemberi arahan.
Tugas tiap kelompok adalah mengambil 3 buah botol mineral (oleh masing-masing personil yang matanya ditutup) dan terakhir adalah menendang bola ke gawang.
Pemberi arahan dari kelompok kami selain memberi arahan, juga memberi dorongan. Sehingga kami dibuat berlari.. hahahahha..
Sayangnya, kami hanya kelompok tercepat kedua.
Game 3: Apa ya namanya? (lebih ke kekompakan)
Kami sekelompok diberikan plastik lebar dan semua personil harus ada di atas plastik itu, loncat bersama hingga jarak terjauh pada waktu tertentu. Karena kami sudah low bat semua, sebenarnya kami sudah mengibarkan bendera putih. Tapi ya.. akhirnya main juga. 
Kelompok kami memiliki jarak terpendek, karena kami terganggu dengan teriakan orang yang ga sportif banget yang membuat countdown palsu.. booooo to you!!!
Tentu saja kelompok kami tidak menang. Ya sudahlah..

Penghujung acara, masih aja ada acara dari tim acara.. keren banget ini tim acara.. idenya ga abis-abis.

Mayoritas bilang pinter :
Kami diberikan stiker label dan pena sejumlah peserta yang ikut kemarin. Di mana kami diminta untuk menuliskan kesan terhadap masing-masing peserta dan menempelkannya pada orang tersebut di tempat orang itu tidak dapat lihat.

Setelah berlari ke sana-sini untuk mencari sasaran dan banyak stiker yang terlepas juga..  kami akhirnya diberikan selembar karton di mana ada tulisan "What are they think about me?" yang menurut saya lebih tepat "What do they think about me?" .. beserta foto saya yang saya sendiri lupa itu foto pas kapan.

Kami saling melepaskan stiker yang ditempelkan di baju kami (kebanyakan di bagian punggung) atau di wajah.. hahaha. Lalu stiker-stiker tersebut ditempelkan pada karton yang diberikan. Tidak lupa tim acara meminta masing-masing membacakan stiker-stiker yang diperolehnya. Sweet :). Alasan tim acara membuat bagian ini adalah, "Biasanya kesan-kesan itu muncul saat mau resign saja." Iya, masa mau nunggu resign dulu sehh.. :D

Pulang dengan lelah, sakit, tapi senang karena pengalaman yang baru dan kecerian yang diberikan oleh teman-teman.
Dua orang low bat
Eh muncul di selfie-nya orang.. hahaha
Hari ini sakitnya dobel tripel.. semoga segera pulih.
(Agak mendingan setelah mengkonsumsi paracetamol, sambal, dan ketawa-ketiwi dengan teman)

Foto-foto: nyomot dari facebook, twitter, foto sendiri..

*mau masukin emoticon tapi ga bisa semudah dulu.. ah..*


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments