Tanggung jawab yang lebih besar

Sering berpikir.. apa yang aku bangun di waktu yang lalu, saat ini sepertinya tidak ada bekas "aku" nya. Padahal apa yang dilakukan dulu kan mati-matian. Ah, sedih rasanya.

Memang sih pilihanku juga untuk berpindah. Tapi tetap saja, sedih.

Lalu menyemangati diri saja dengan yakin Tuhan akan bilang, Sabas, well done, seperti yang di perumpamaan talenta itu. Nah, dari situlah muncul pengertian yang baru..
 
Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia, engkau telah setia memikul tanggung jawab dalam perkara yang kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Matius 25:23

Kemudian..terpikir, ya sepertinya saat ini memang sudah bukan tanggung jawabku lagi mengenai hal itu. Tanggung jawab yang sekaran glebih besar dan ya sudah seharusnya seperti itu.
Artinya juga, ga usah mikir-mikir yang dulu... itu sudah dipercayakan pada orang lain. Tapi orang lain itu bisa ga mengerjakan seperti aku? Ini bukan urusanku lagi.. Ga usah dipikirin lagi.
Kerjakan saja tanggung jawab yang sekarang.



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Mantan AsPrak yang kangen nyoret laporan

Sebagai mantan AsPrak yang sudah berkecimpung didunia perasistenan sekitar 5 tahun...saya kadang masih melihat rutinitas saya saat ini seperti menjadi AsPrak. Tapi tidak ada yang diasistenin dan yang laporannya dicoret-coret sama saya sih.. Tapi saat kesempatan coret-coret itu datang.. ah senangnyaaaa..
Oleh karena itu, saya sempat mengaitkan kejadian saat ini dengan kejadian masa-masa praktikum. Kenapa sih saya sering coret-coret laporan mahasiswa dan tipe orangnya kaya gimana sih berdasarkan laporan mereka..
 
Tipe ga mau repot, langsung ngikut yang udah ada aja
Tipe yang kaya gini kemungkinan laporan praktikumnya copas master. Mau bener, mau ga, ga peduli.. yang penting ga repot.. dan toh dulu aja layak dijadikan laporan. Kemungkinan juga referensinya ga update.
 
Tipe yang bener-bener baca literatur tapi ga ngerti artinya
Tipe yang kaya gini kemungkinan laporan praktikumnya ga copas master, bikin laporan sesuai dengan literatur yang dia dapet, tapi sayangnya ga ngerti.. Jadi asal masukkin aja dan akhirnya laporannya ga jelas.. Sayang..

Tipe cerdik
Tipe yang kaya gini kemungkinan tetep pakai master, tapi dicek dulu bener apa ga, terus disaring yang relevan yang mana.

Tipe yang ga percayaan
Tipe yang kaya gini kemungkinan bikin laporan praktikumnya perlu berhari-hari. Literatur dibacain satu-satu, kalau ga ngerti dibaca terus sampai ngerti. Master? apaan tuh.. penyesatan. Kemungkinan literaturnya juga ga biasa.. atau pembahasannya beda dengan orang lain..

Tipe asal-asalan
Tipe yang kaya gini pasti pernah nulis referensi: google.com atau wikipedia.com.. Helloww.. wikipedia itu .org kaleeee...dan nulis google.com itu... speechless... Nilai untuk pustaka, nol besar.

Tipe males
Tipe yang kaya gini, copas masterpun males. Bikin laporan seenaknya dan akhirnya.. AsPrak bingung mau kasih nilai berapa karena laporannya ga bermutu.

Tipe ga nyambung
Tipe yang kaya gini pasti sering gagal fokus. Laporan Spektrofotometri UV-Vis ngapain cerita Farmakologi?? Ga ada hubungannya...Yak, nilai pembahasan potong setengah.

Tipe kurang cerdik
Tipe yang kaya gini laporannya ketauan banget copasnya.. Ga ganti font, hyperlink dari wikipedia masih pada biru-biru, atau copas dari praktikum serupa yang sayangnya beda prosedur... ckckckckckck.., font atau line spacing paragraf yang satu dan satunya beda.


Ah, saya kangen nyoret-nyoret laporan praktikum (tapi ga mau banyak-banyak juga laporannya, cape meriksanya)


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Life-long learner

Entah pernah atau belum saya membahas 7 stars of pharmacist (sekarang udah 9 katanya) di blog ini.. yang pasti hari ini mau membahas salah satunya. 
Seven stars of pharmacist, dulu saya kenal saat osjur dulu, di mana kami para maba disuruh membuat poster (ukuran A4) berisikan hal-hal mengenai 7 stars of pharmacist.
Seven stars of pharmacist adalah 7 kompentensi yang harus dimiliki oleh apoteker. Salah satunya akan saya bahas kali ini:
LIFE-LONG LEARNER

Berikut kutipan dari WHO,
Life-long-learner - it is no longer possible to learn all one must learn in school in order to practice a career as a pharmacist. The concepts, principles and commitment to life-long learning must begin while attending pharmacy school and must be supported throughout the pharmacist’s career. Pharmacists should learn how to learn.
 
Belajar itu tidak cukup waktu di sekolah saja. Ya, untuk dunia kefarmasian jelas ga bisa mengandalkan ilmu yang diperoleh dari kampus saja. Obat nambah, peraturan ganti-ganti, alat makin canggih.. ya hal ini sebenarnya bisa diterapkan juga di mana saja, bukan hanya untuk Apoteker.

Kenapa saya ingin bahas ini... karena saya merasa, 
Saat bekerja sekarang ini, proses belajar tidak berhenti. Setiap hari ada hal baru yang saya tahu.

Saat di kampus dulu hanya belajar dasarnya saja. Wew, dasarnya aja udah bikin kepala di kaki, kaki di kepala ya.. Sekarang mulai ke penerapan, jadi ya ada banyak hal yang merupakan pengembangan ilmu di kampus. Menariknya, sepertinya hal ini tidak akan saya dapatkan jika saya tinggal di dunia akademik. 

Jadi, jangan sia-siakan kesempatan Anda untuk mengetahui hal-hal baru, atau mendalami hal-hal lama. Yang kita dapatkan di sekolah mungkin tidak cukup.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Menghilangkan tinta dari baju

Beberapa hari yang lalu, melihat jaket putih yang saya pakai terkena tinta biru. "Ah, ya sudah nanti rendem pemutih aja" ucap saya. Eh, malamnya mendapatkan kumpulan tips-tips salah satunya adalah menghilangkan tinta dari baju. 
Tipsnya adalah:
Oleskan pasta gigi (jangan pelit) pada tempat yang terkena tinta, tunggu hingga kering lalu cuci.

Kemudian, saya coba saja tips itu menggunakan pasta gigi yang ada. Kebetulan pasta gigi yang saya gunakan menggunakan pewarna biru.. Jadi ya gitu deh jadi biru-biru yang entah karena tintanya luntur atau karena pewarna dari pasta gigi itu. Dibiarkan hingga kering lalu dikucek deh. Ah, ternyata berhasil. Tinta tersebut sudah hilang dari jaket saya. Walaupun ada pewarna dari pasta giginya, ga membuat warna tambahan di jaket saya:)



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Ada yang salah

Beberapa minggu lalu, saya sedang memeriksa sebuah metode analisis. Saat saya cermati, hmmm... menemukan sebuah hal yang mengganjal. Ini salah ini.. ini salah ini.. hahhhahaha..
Hipotesis saya saat itu adalah.. ini pasti yang bikin bukan orang farmasi. wkwkwkwkwkwkwk.. Rasanya saat itu saya kenal sekali luar dalamnya farmakope, padahal baru sadar juga di detik itu bahwa yang tertulis tidak sesuai dengan farmakope yang diacu.

Ya, beginilah hasil bentukan ujian apoteker yang keras itu. Tapi benar-benar sangat bersyukur setelah saya merasakan buah manisnya mengulang 3 kali ujian apoteker itu.. Mungkin ada yang bilang saya sial banget ya..bahkan sampai saat ini masih ada yang mengenal saya sebagai orang yang ujian apotekernya tiga kali padahal pinter (diceritakan adik kelas yang katanya cuma bisa cengar-cengir doang waktu itu).

Sempat merasa emosi juga saat ada yang menjadikan pengalaman saya lelucon.. sampai dituangkan juga dalam Saya Ujian Apoteker 3 kali dan Saya BANGGA. Ujian apoteker ini, ujian pertama dalam hidup saya yang hasilnya GAGAL. Nyebelin banget emang. Tapi di ujian yang terakhir, secara mental udah lebih siap, secara senjata udah lebih siap, secara pengalaman udah banyak juga. Jadi, puji Tuhan.. LULUS.

Beberapa buah manisnya sudah pernah dituliskan juga dan setiap harinya daftarnya akan bertambah. Salah satunya ya bisa menemukan kejanggalan di atas.
 
FIGHTING!!!!!


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Dimulai di tahun lalu

Sekitar 1 tahun lalu, ya setahun lebih sedikit.. ada perbincangan dengan seorang teman melalui BBM. Saat itu, teman saya ini sedang entah mau berbuat apa, sehingga kami yang dalam dunia nyata jarang ngobrol walau bekerja di tempat yang sama akhirnya jadi berbincang cukup lama.

Saat itu dia kemudian menemukan apa yang bisa dia lakukan. Dia bilang mau bikin kartu ucapan ulang tahun untuk teman kantor yang sebentar lagi ulang tahun *awalnya mengira untuk aku hahahahahahaha*.

Untuk salah satu teman yang resign
Sejak dia menyebutkan hal itu, saya dan dia jadinya sering berkolaborasi (bahkan kami membuat suatu nama) untuk membuat desain kartu atau kenang-kenangan untuk teman yang resign. Akhir-akhir ini sepi "order", baguslah.. artinya yang resign ga sesering dulu :P

Kalau diingat-ingat, sebenarnya saya emang seneng nge-desain walau ga bisa gambar. Senangnya saat sekolah dulu (SMA) program-program yang sangat membantu. Jadinya, walau ga ada skill gambar, masih bisa menghasilkan sesuatu yang ada hubungannya sama gambar. Baiklah cukup sekian dan terima kasih.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Surprise!

Beberapa hari yang lalu, hampir satu minggu.. resepsionis di kantor memanggil saya dan berkata, "Mbak, saya punya sesuatu untuk mbak.". Ternyata sebuah bungkusan ekspedisi yang khas dengan sampul amplop coklat yang penuh coretan itu (tidak ditampilkan karena alasan privasi yang menurut saya confidential :P).

Begitu menerima bungkusan itu dan memegangnya, sudah terbayang apa isinya dan mengingatkan saya pada percakapan beberapa hari lalu dengan sang pengirim. Dengan perasaan senang karena merasa diperhatikan (so sweet banget lah), saya membawa bungkusan itu dan akhirnya membukanya dan ternyata.. tebakan saya salah! Isinya adalah ini:
Sumber Vitamin B1 dan B2
Awalnya saya mengira susu ultra, karena sebelumnya dia berpesan juga agar saya rajin minum susu (kan tiap hari disediain kantor, pasti rajin minum dong). Dengan kirimannya di atas, dia berpesan,
"Banyak minum vitamin B supaya metabolismenya lancar."
"Iya deh ntar beli N******x"
"Ih jangan yang sintesis"
"Iya deh, kacang ijo aja"

Teringat dengan beberapa hari sebelumnya di mana sang pengirim mengirimkan juga kiriman lainnya yang terlihat pribadi tapi tidak juga. Hahahahahhahahahhaa.
Kamu kasih aku ide untuk ngasih Vit. C pas giliranku :P
Sang pengirim itu adalah adikku..adik dalam keluarga unik ini yang terpaksa berpisah karena tugas kekantoran. Dia sangat merindukan kami, foto keluarga dipajangnya dan dia selalu merindukan kami semua saat melihat foto itu.
Foto "keluarga"
Makasih ya dik, sudah bikin kakakmu ini merasa ada yang memperhatikan. 
Pesanku, kamu juga jaga kesehatan dan jangan nagih-nagih kerjaan ya wkwkwkwkwkwkwkwkkwkwkwk :P

Seorang sahabat menaruh kasih setiap waktu, dan menjadi seorang saudara dalam kesukaran. 
Amsal 17:17


Tulisan ini dengan tulus ditulis walau atas permintaanmu hehehhehe..


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Gathering

Sabtu kemarin adalah hari di mana para penghuni lantai 3 mengadakan acara gathering yang kali ini dilakukan di tempat dekat saja, dengan salah satu alasan adalah supaya orang yang ga pernah ikut dengan alasan kejauhan bisa ikut :P

Berangkat dari tempat masing-masing pada slot waktu dari pukul 7.30 hingga 8.00 dengan target seluruh peserta sudah berada di tempat sekitar pukul 8.00-8.30. Tidak menyangka tempat yang dekat ini ternyata jauh juga.
Gerakan "dry prime"
Setelah semua personil datang, dimulailah acara kami ini dengan berbaris berdasarkan kelompok yang telah ditentukan. Lalu melakukan senam bersama (di jalan), dengan iringan musik SKJ namun dengan gerakan-gerakan khas aktivitas lantai 3, seperti gerakan LLE, gerakan packing kolom, gerakan potong pelat, gerakan dry prime, gerakan melihat elusi, hingga gerakan mencuci alat gelas. Senam yang hanya 5 menit itu terbukti menguras keringat, di mana seluruh peserta mengklaim keringat tersebut muncul dari usaha menahan rasa malu :))

 
Setelah senam, tiap kelompok mencari nama masing-masing dan membuat yel. Setelah itu doa diucapkan untuk keselamatan dan kelancaran acara.
Pukul 9 berjalan masuk ke tempat aktivitas di mulai..

Rombongan berjalan rapi
Siap menuju medan perang

Masih pada seger.. baru masuk.. hahahaha
 
itu dia menaranya, di sebelah wall climbing
Persiapan untuk FLYING FOX. Tingginya sekitar 15 m, ya kira-kira setinggi lantai 3 katanya. Kebetulan belum pernah nyobain yang beginian.. ngeri beut. Ya, karena memang sudah acaranya dan memang belum nyoba juga, ya udah sih ikut aja..
Dimulai dengan mempersiapkan perlengkapan keselamatan yang harus dipakai oleh setiap orang dan akhirnya mengantri urutan meniti anak tangga itu satu persatu.
Masih memiliki perasaan antara pengen nyoba dan takut.. akhirnya ngantrinya agak belakangan, alhasil berjemur-jemur ria sampe kerasa agak pusing.. Dengan mengumpulkan keberanian, akhirnya dipanjatlah menara itu dan akhirnya sampai di atas dengan kondisi jantung bedegup kencang, dan sambil istirahat di atas, menikmati pemandangan dari atas.
Akhirnya meluncur........ wohooooooooo..
Wohoooooo


Setelah merasakan gejolak adrenalin dan sengatan matahari :P
Setelah semua personil merasakan gejolak adrenalin dan sengatan matahari, tentunya menyempatkan diri untuk mengabadikan momen itu. Walau sudah muncul muka-muka kucel.

Lelah, kepanasan, merasa dehidrasi.. biasanya ga pernah minum air es, ini minum air es. Acara selanjutnya... MAKAN SIANG :D. walau saat itu masih pukul 11 (tapi sejak jam makan siang kami berubah menjadi cepat, makan jam 11 memang sudah jadwalnya). Sambil makan, sambil meneduhkan diri, ya mempersiapkan diri untuk acara selanjutnya deh pokonya.. Mengumpulkan energi.



Akhirnya yang dinanti-nanti.. Paintball.
The team
Permainan tembak-tembakan ini walau cuma permainan, tapi resikonya tinggi.. Maka kami tidak diperkenankan untuk menembak jarak dekat (minimal 5 meter), selalu menggunakan pelindung wajah dan diberikan vest.
Saat bermain, entah apakah ada tembakan saya yang terkena musuh atau tidak, yang pasti saya terkena 2 tembakan pada permainan pertama yaitu di lengan dan head shot!!! Yang di kepala karena terkena masker, tidak ada masalah.. yang di lengan karena tidak terlindung vest.. alhasil lebam.
dor!
Kondisi terakhir membiru dan menyebar. Pada permainan kedua saya kena tembak lagi di punggung yang tidak terlindung vest juga.. ya sama nasibnya.. lebam. Tapi tidak separah yang di lengan.

Selain oleh-oleh lebam, oleh-oleh lainnya adalah lumpur di sepatu kets saya yang putih kinclong itu. Jadi, sudah direncanakan hal yang pertama dilakukan saat pulang adalah cuci sepatu.. Sekarang dia sudah kinclong lagi.

Setelah lelah tembak-menembak, tim acara masih punya 3 games. Oh nooo... udah low bat ini.. hahahaha.. 

Game 1: Kanan-Kiri-OK (membutuhkan konsentrasi, fokus adalah kuncinya)
Pemimpin permainan akan memberikan formula seperti ini: SALAH-BENAR-SALAH-SALAH.
Artinya, perintah pertama, ketiga dan keempat harus kami lakukan sebaliknya, dan perintah kedua harus dilakukan seperti itu.
Perintahnya hanya Kanan dan Kiri kok.
Permainan ini tentunya berkelompok, untuk memudahkan pengamatan, kami diikat..
Kelompok saya gugur pada urutan kedua. Ya udah low bat, udah ga fokus.. hahahaha..

Game 2: Blind Train (membutuhkan kepercayaan)
Masih berkelompok juga.
3 personil ditutup matanya dan 1 personil berdiri di belakang sebagai pemberi arahan.
Tugas tiap kelompok adalah mengambil 3 buah botol mineral (oleh masing-masing personil yang matanya ditutup) dan terakhir adalah menendang bola ke gawang.
Pemberi arahan dari kelompok kami selain memberi arahan, juga memberi dorongan. Sehingga kami dibuat berlari.. hahahahha..
Sayangnya, kami hanya kelompok tercepat kedua.
Game 3: Apa ya namanya? (lebih ke kekompakan)
Kami sekelompok diberikan plastik lebar dan semua personil harus ada di atas plastik itu, loncat bersama hingga jarak terjauh pada waktu tertentu. Karena kami sudah low bat semua, sebenarnya kami sudah mengibarkan bendera putih. Tapi ya.. akhirnya main juga. 
Kelompok kami memiliki jarak terpendek, karena kami terganggu dengan teriakan orang yang ga sportif banget yang membuat countdown palsu.. booooo to you!!!
Tentu saja kelompok kami tidak menang. Ya sudahlah..

Penghujung acara, masih aja ada acara dari tim acara.. keren banget ini tim acara.. idenya ga abis-abis.

Mayoritas bilang pinter :
Kami diberikan stiker label dan pena sejumlah peserta yang ikut kemarin. Di mana kami diminta untuk menuliskan kesan terhadap masing-masing peserta dan menempelkannya pada orang tersebut di tempat orang itu tidak dapat lihat.

Setelah berlari ke sana-sini untuk mencari sasaran dan banyak stiker yang terlepas juga..  kami akhirnya diberikan selembar karton di mana ada tulisan "What are they think about me?" yang menurut saya lebih tepat "What do they think about me?" .. beserta foto saya yang saya sendiri lupa itu foto pas kapan.

Kami saling melepaskan stiker yang ditempelkan di baju kami (kebanyakan di bagian punggung) atau di wajah.. hahaha. Lalu stiker-stiker tersebut ditempelkan pada karton yang diberikan. Tidak lupa tim acara meminta masing-masing membacakan stiker-stiker yang diperolehnya. Sweet :). Alasan tim acara membuat bagian ini adalah, "Biasanya kesan-kesan itu muncul saat mau resign saja." Iya, masa mau nunggu resign dulu sehh.. :D

Pulang dengan lelah, sakit, tapi senang karena pengalaman yang baru dan kecerian yang diberikan oleh teman-teman.
Dua orang low bat
Eh muncul di selfie-nya orang.. hahaha
Hari ini sakitnya dobel tripel.. semoga segera pulih.
(Agak mendingan setelah mengkonsumsi paracetamol, sambal, dan ketawa-ketiwi dengan teman)

Foto-foto: nyomot dari facebook, twitter, foto sendiri..

*mau masukin emoticon tapi ga bisa semudah dulu.. ah..*


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Siapa yang terpenting?

Judul renungan harian yang saya baca tanggal 24 Februari silam.
Pada hari itu saya sudah bertekad untuk menuliskan apa yang saya dapat setelah membacanya.. namun karena satu dan lain hal, hal itu tertunda hingga hari ini, memang berniat membuka dan blog dan setelah mendengar suatu cerita yang menyedihkan.

Kita sudah sering mendengar mengenai analogi yang digunakan Paulus untuk menggambarkan Gereja. Paulus menggunakan analogi tubuh. Tubuh itu terdiri dari berbagai organ tubuh yang fungsinya berbeda-beda. Ilustrasi pada renungan hari itu adalah rencana penghukuman pada perut dari tangan dan mulut. Tangan dan mulut merasa sudah berlelah-lelah dalam proses makan, sedangkan perut hanya bisa menerima enaknya saja. Tangan dan mulut akhirnya mogok makan! Alhasil, mereka juga yang lemas.. Barulah mereka tersadar ternyata perut itu juga berguna.

Organ yang satu tidak boleh mengatakan pada organ yang lain, "Saya ga butuh kamu". Karena kita satu kesatuan, kita itu terikat pada satu sistem hidup yang sama sebagai organisme. Malah organ yang paling lemah yang harus dilindungi, lebih diperhatikan dan organ yang lemah itu justru organ yang terpenting.

Baiklah, sekarang tahap refleksi...
Saya sebuah organ.. saya sering berpikir mengenai organ lain, "Kamu kerjanya apa sih?".
Organ lain tersebut terlihat lemah.. ya padahal organ terpenting.
Jadi, saya sebagai organ yang katanya lebih kuat sudah wajib untuk menopang organ yang terlihat lemah itu.
 
Karena itu jika satu anggota menderita, semua anggota turut menderita; jika satu anggota dihormati, semua anggota turut bersukacita. 1 Korintus 12:26
 
Refleksi kedua..
Saya sebuah organ, kadang kerjaan organ lain saya bantu.
Namun yang terjadi organ lain itu merasa saya sebagai gangguan.
Aneh ya.. padahal maksudnya adalah membantu atau menopang seperti keadaan di atas.
Ya, kembali lagi pada prinsip fungsi organ itu.
Kadang harus nrimo kalau ga semua organ bisa menerima jika ada organ lain yang datang membantu.
Padahal pusat instruksi (otak) yang memerintahkan.
 
Tubuh...
Satuan terkecilnya adalah sel.
Sel membentuk jaringan, jaringan membentuk organ, organ membentuk sistem organ, sistem organ membentuk tubuh.

Tubuh...
Ada yang namanya komunikasi.. Semua mekanisme dalam tubuh kita terjadi lewat komunikasi.
Komunikasi itu penting. Komunikasi itu beragam, ya bergantung dengan kebutuhannya.
Informasi tentang rasa sakit, informasi tentang rasa panas, informasi tentang tekanan.. semuanya ada di kulit, tapi penanggung jawabnya berbeda, informasi yang dikirimkan juga beda. Nosiseptor.. si penanggung jawab akan rasa sakit.. Sepertinya menyakitkan sekali kerjanya ya.. mengirimkan sinyal sakit. Jika nosiseptor tidak ada di tubuh kita apa kita akan merasa lebih baik? Karena kita tidak merasakan sakit?
Bayangkan... kamu terkena benda tajam, jika nosiseptor tidak bekerja kamu akan terluka. Nosiseptor memberi informasi agar kamu segera menjauhi benda tajam itu.
 
Mungkin kita sering begitu, menganggap ah organ itu bisanya cuma nyakitin hati aja.
Ya, mungkin organ itu memang fungsinya seperti nosiseptor itu.. memberikan sinyal sakit untuk kebaikan kita.
 
Saya tidak tahu, saya tidak mengerti...
 
Tapi yang pasti, itu yang diperintahkan.
 
supaya jangan terjadi perpecahan dalam tubuh, tetapi supaya anggota-anggota yang berbeda itu saling memperhatikan.  1 Korintus 12:25


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments