Life-long learner

Entah pernah atau belum saya membahas 7 stars of pharmacist (sekarang udah 9 katanya) di blog ini.. yang pasti hari ini mau membahas salah satunya. 
Seven stars of pharmacist, dulu saya kenal saat osjur dulu, di mana kami para maba disuruh membuat poster (ukuran A4) berisikan hal-hal mengenai 7 stars of pharmacist.
Seven stars of pharmacist adalah 7 kompentensi yang harus dimiliki oleh apoteker. Salah satunya akan saya bahas kali ini:
LIFE-LONG LEARNER

Berikut kutipan dari WHO,
Life-long-learner - it is no longer possible to learn all one must learn in school in order to practice a career as a pharmacist. The concepts, principles and commitment to life-long learning must begin while attending pharmacy school and must be supported throughout the pharmacist’s career. Pharmacists should learn how to learn.
 
Belajar itu tidak cukup waktu di sekolah saja. Ya, untuk dunia kefarmasian jelas ga bisa mengandalkan ilmu yang diperoleh dari kampus saja. Obat nambah, peraturan ganti-ganti, alat makin canggih.. ya hal ini sebenarnya bisa diterapkan juga di mana saja, bukan hanya untuk Apoteker.

Kenapa saya ingin bahas ini... karena saya merasa, 
Saat bekerja sekarang ini, proses belajar tidak berhenti. Setiap hari ada hal baru yang saya tahu.

Saat di kampus dulu hanya belajar dasarnya saja. Wew, dasarnya aja udah bikin kepala di kaki, kaki di kepala ya.. Sekarang mulai ke penerapan, jadi ya ada banyak hal yang merupakan pengembangan ilmu di kampus. Menariknya, sepertinya hal ini tidak akan saya dapatkan jika saya tinggal di dunia akademik. 

Jadi, jangan sia-siakan kesempatan Anda untuk mengetahui hal-hal baru, atau mendalami hal-hal lama. Yang kita dapatkan di sekolah mungkin tidak cukup.


Artikel Terkait



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

0 comments:

Post a Comment

Subscribe to: Post Comments (Atom)