Tanggung jawab yang lebih besar

Sering berpikir.. apa yang aku bangun di waktu yang lalu, saat ini sepertinya tidak ada bekas "aku" nya. Padahal apa yang dilakukan dulu kan mati-matian. Ah, sedih rasanya.

Memang sih pilihanku juga untuk berpindah. Tapi tetap saja, sedih.

Lalu menyemangati diri saja dengan yakin Tuhan akan bilang, Sabas, well done, seperti yang di perumpamaan talenta itu. Nah, dari situlah muncul pengertian yang baru..
 
Maka kata tuannya itu kepadanya: Baik sekali perbuatanmu itu, hai hambaku yang baik dan setia, engkau telah setia memikul tanggung jawab dalam perkara yang kecil, aku akan memberikan kepadamu tanggung jawab dalam perkara yang besar. Matius 25:23

Kemudian..terpikir, ya sepertinya saat ini memang sudah bukan tanggung jawabku lagi mengenai hal itu. Tanggung jawab yang sekaran glebih besar dan ya sudah seharusnya seperti itu.
Artinya juga, ga usah mikir-mikir yang dulu... itu sudah dipercayakan pada orang lain. Tapi orang lain itu bisa ga mengerjakan seperti aku? Ini bukan urusanku lagi.. Ga usah dipikirin lagi.
Kerjakan saja tanggung jawab yang sekarang.



Artikel Terkait



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

0 comments:

Post a Comment

Subscribe to: Post Comments (Atom)