Pulkam, hari 1

Saya lahir bukan di tanah leluhur saya.. Seumur hidup belum pernah menginjakkan kaki di tanah leluhur. Akhirnya, di suatu hari di bulan April tercetuslah rencana dari keluarga untuk pulang kampung..bertepatan dengan acara ulang tahun nenek. Iyaaa.. MUDIK. Karena satu dan lain hal, saya merasa.. Tuhan benar-benar membuka jalan untuk saya pulang kampung. Soalnya ya.. ga pernah kepikiran untuk pulang kampung karena..ya ga pernah aja.. dan biaya dan waktu, dan lain-lainnya..

Baiklah, setelah mempersiapkan segala sesuatunya.. datanglah hari yang dinanti-nantikan dan saya mulai berangkat dari kota perantauan menuju bandara sedangkan anggota keluarga yang lain dari rumah. Karena Tuhan adalah pengatur yang keren, bis saya dan bis keluarga saya sampenya bareng di bandara itu. Jadi ga pake acara nyari-nyari dulu. Ebenhaezer.

Check-in.. karena kami perginya banyakan, berharap bisa dapat kursi yang deketan.. ternyata ya deketan sih tapi kaya gerbong kereta.. Pelajaran.. online check-in dong! Tiba saatnya untuk boarding.. eh taunya DELAY sodara-sodara, padahal maskapai ini maskapai yang terkenal ga delay. Total delay 1,5 jam dan diberikan ganti rugi berupa makanan ringan, lumayan da udah jam makan siang gitu.
Duduk di pesawat, baru pertama kali hahahaha.. sebenarnya ga sih, dulu katanya pernah juga.. masih kecil.. inget juga ga. Duduk di kelas ekonomi yang katanya world's best economy class, bangga juga.. maskapai Indonesia gitu loh..  Selama 3 jam saja saya duduk di pesawat itu, dengan take off, flight, dan landing yang mulus.

Selama penerbangan, saya utak-atik fasilitas entertainment yang disediakan. Liat-liat serial, eh ada running man.. eh tapi ga ada subtitle.. cem mana mau nonton lah.. Pindah ke lagu, ke film.. akhirnya nonton film India, tapi ahh malesin. Selain itu headphone-nya terlalu panjang, ga pas di telinga..akhirnya main game aja, ngeluarin mp3 player dengerin lagu sendiri aja sembari memantau perjalanan udah sampe mana, suhu di luar berapa, dsb. Makan siang enak, snack enak, minum enak.. oh gini toh rasanya world's best economy class. Cuma waktu bagian bagi-bagi snack tiba-tiba kapten kasih informasi:
Prepare for landing
untung masih sempet pramugarinya beres-beres hehehehe..

Landing, melihat hamparan hijau pepohonan.. hutan. Hahahaha.. Proses ambil bagasi berlangsung dengan cepat, karena yang landing cuma kami. Saudara yang menjemputpun sudah datang.. jadi semuanya serba cepat. Menelusuri jalanan yang terlihat bersih sampailah di tempat tujuan kami. Rumah Nenek. 
Sebagian kenangan di hari pertama
Sayang di kota ini sedang gencar-gencarnya pengiritan dari PLN, jadi sering mati lampu dan saat kami tiba ya, gelap.. tapi ada emergency lamp dan lilin untungnya. Makanan pertama yang saya makan di sana adalah Panada.. akhirnya makan panada asli hahahahaha.. Tidak lama kemudian, kami pergi ke rumah paman untuk makan malam dan latihan nyanyi untuk acara.. Ckckckckck, darah paduan suara memang mengalir dalam diri saya.
Kembali ke rumah nenek dan tidur.. memang panas, tapi bisa tidur juga.. hehehehehe..
Lanjut ke hari kedua :)


Artikel Terkait



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

0 comments:

Post a Comment

Subscribe to: Post Comments (Atom)