Pulkam, hari 2

Setelah menjalani hari pertama..
Jam 4 pagi.. HP bergetar karena memang jamnya alarm, HP satunya berbunyi juga dan yang paling kuenceng adalah suara ayam berkokok..alarm alami. Tapi karena saking lelahnya.. tidur lagi pun bisa hahahahaha..
Acara di hari kedua adalah ke tanah leluhur, 2 jam perjalanan dari kota. Sampailah di tanah leluhur itu di hari siang, makin panaslah rasanya. Kami menuju ke makam keluarga dan mulai membersihkan makam kakek.

Makan siang di rumah keluarga di sana.. tanah keluarga.. bahkan ada sungai kecilnya. Kalau ga salah nangkep, sungai disebuat kuala. Makan nasi yang dibungkus daun nasi, dengan lauk kangkung paku (maksudnya kangkung dan daun paku ya bukan kangkung dan paku), dan ikan yang pedes. Di dekat tempat kami makan ada tumpukan batok kelapa dan hei, ada tunas kelapa.. Ayo, pernah liat ga logo pramuka yang aslinya?
Tumpukan batok kelapa yang dilalui oleh daun Ivy dan aslinya logo pramuka
Setelah makan siang dilanjutkan dengan jalan-jalan sekeliling situ.. menemukan capung dengan sayap transparan (yang menurut saya WOW, tapi kata adik di Cikarang juga banyak kali....). Mencoba menyebrangi kuala hahahaha, mencoba mencabut singkong yang ternyata susah setengah mati. Terus berjalan ke bagian lain sambil istirahat dulu makan es krim yang mahal banget ya karena mahal ongkir. Berjalan ke tempat lain dan semutnya ganas.. baru berdiri diam sebentar langsung digigitin. Akhirnya balik lagi aja dah. Lalu diajak melihat air terjun.. tapi ternyata di tengah jalan ada sungai (kuala) jadi mobil ga bisa nyebrang.. Eh di sana masih jernih loh sungainya.. jadi deh pada berenang. Karena saya orangnya gampang masuk angin, milih posisi aman aja.. jadi fotografer.. hahahahahha..
Tuhan keren! Bentuknya sama, kombinasi warnanya beda

Pulang ke kota, beli oleh-oleh, sampai ke rumah nenek.. eh sudah sore.. dan dari rumah tuh bisa melihat laut (teluk maksudnya). Asik, bisa liat sunset. Karena agak sulit melihatnya, kami berjalan ke tempat yang lebih tinggi dan numpang liat sunset di sana.. tepatnya dari sebuah sekolah. WOW keren.
Sunset

Matahari dan Gunung Manadotua
Hari kedua belum berakhir, kami dijamu untuk makan bersama di sebuah tempat makan di dekat teluk itu. Perjalanan ke sana agak terhambat.. tumben macet katanya yang ternyata karena ada kebakaran. Jadi kami mengambil jalan putar yang hmm, ini naik turun gunung jalannya. Sampailah kami di tempat makan itu. Sayang karena malam, pemandangan teluknya ga ada.. gelap aja yang ada.. padahal itu teluk bener-bener di depan mata.

Makan... makan ikan gurame goreng tepung yang biasanya dibikin asam manis, ini dijadiin salad.. Tapi enak ternyata ikan dimakan dengan salad. Terus menu lainnya adalah ikan-ikan-ikan dan ikan dan udang. Makan ikan terus. Waktu milih minum, akhirnya milih es kacang (di sana tertulis red bean), saya pesan es kacang merah terus orangnya bingung dan menegaskan bruine bone? Untung aja di rumah sering denger si bruine bone jadi bisa mengiyakan. Enakkk, kacang merahnya empuk sih.. waktu itu pernah makan di Cikarang agak keras kacangnya.. Ah, makan yang asli :D

Pulang dan bersiap untuk hari esok.. hari H.


Artikel Terkait



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

0 comments:

Post a Comment

Subscribe to: Post Comments (Atom)