Beliau..

Setelah lama tidak mendengar kabar tentangnya, tidak melihatnya.. hari ini beliau muncul..untuk pamit. Tidak mempengaruhi perasaanku namun membuat logika ini berkecamuk. 
Cici, mau ke mana?
Ga ke mana-mana kok.
Lalu beliau bertanya dan melanjutkan dengan pesan..
Dia masih kan? 
Jaga dia baik-baik ya.
Pertemuan dengan beliau adalah salah satu hal yang membuat saya ada di "dunia" ini. Pertama kali bertemu saat masih akan memilih. Kedua kali bertemu setelah masuk ke "dunia" yang sama. 
Akhirnya masuk sini juga.
Pertemuan berikutnya ya di tempat ini...

Beliau..
yang tidak menyimpan lampu di bawah gantang.
yang ke luar masuk negara A, B, C seperti pergi ke WC.
yang mengerjakan hal ini "sebagai" "hobi" "saja".

Sukses selalu..




  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Di tanggal 27 ini

Sejak semalam sudah merencanakan akan mengerjakan apa pagi ini. Pagi ini dimulai dengan indahnya, melintasi lapangan basket dan berjalan dengan santai menikmati pagi.
Sayang sekali pagi saya yang indah dirusak oleh sebuah pertanyaan. Sebenarnya pertanyaannya adalah pertanyaan mudah, bahkan saya tidak perlu berpikir untuk menjawabnya. Malah, saya sudah berencana untuk menyampaikan hal tersebut sebelum ada pertanyaan itu. Hanya saja.. kekesalan saya sudah memuncak. Ya, saya luapkan semua kekesalan itu dengan emosi maksimum. Sebenarnya jika diingat-ingat lagi, saya tidak sebegitu kesalnya hingga harus mengeluarkan emosi maksimum.. Entah saja rasanya hanya ingin teriak-teriak dan ingin seisi dunia mengetahui kalau saya tidak suka dengan topik itu. Buktinya saya rasa "kesal" itu hilang begitu saja. Aneh.. Secara sadar saya tahu apa yang saya lakukan tidak baik dan mencoreng diri sendiri, tapi saya tetap tidak peduli. 
Pertanyaan tersebut saya jawab dengan akal sehat, bukan dengan emosi.. Respon yang benar-benar aneh untuk sebuah kejadian yang dibuka dengan emosi meledak-ledak itu.

Dengan kejadian ini, saya semakin melihat bahwa hanya saya yang berusaha. Ini lelah jendral. Lelah dan muak, tapi... saya tidak ingin ada orang lain merusak semua usaha saya yang susah payah diperjuangkan ini. Jadi, saya tidak akan membiarkan ada satu orangpun juga mengacaukannya. Keadaan yang kacau balau itu sudah saya atur sedemikian rupa sehingga menjadi hampir rapi, ada yang mau mengacaukannya? Akan saya lawan sekuat-kuatnya.

Hari ini kembali saya merasa bahwa, saya ini pengajar loh.. Walau saya bukan guru atau dosen, tapi saya ini berjiwa pengajar. Sebagai seorang pengajar, saya ingin orang yang saya ajar itu bukan hanya bisa mengerjakan soal karena ada rumus tetapi bisa mengerjakan soal karena mengerti.
Saya akan kembali lagi bersyukur dengan ujian apoteker saya yang tiga kali itu. Bersyukur bertemu dengan Pak AMM yang sangat menekankan pengertian. Bersyukur Pak AMM menekankan pengertian untuk menghadapi ujian apoteker. Jika beliau tidak pernah bertanya tentang perngertian ini itu, saya rasa saya tidak akan berpikir seperti itu hingga hari ini.

Baiklah.. masalah tersebut saya tinggalkan dan memasuki tahap lain di hari ini di mana benar-benar nostalgia pada zaman menjadi asprak. Topik itu, topik favorit saya walau bukan topik yang benar-benar saya kuasai. Munculah benda yang paling saya sukai dari topik ini. Mengenal benda ini lebih dekat dulu terjadi saat saya bermasalah dengan benda ini, tapi dengan masalah itu saya banyak belajar tentang benda ini. Angka ajaib itu dan ah.... ingin rasanya mengajar kembali.

Setelah terlewat setengah hari, barulah saya benar-benar mengerjakan apa yang harus saya kerjakan (yang sudah direncanakan itu). Sayang sekali, tidak tertarik untuk mengerjakannya.. Berat..

Akhirnya, tibalah saatnya main basket... Acara besar pada hari ini.. Ga, saya bukan pemain basket.. Hasilnya.. kalah.. hahahhaa.. Tapi walau kalah, saya senang. Lawan yang saya hadapi adalah pemain-pemain keren, rasanya senang bisa melawan mereka.. Walau tadi adalah tahap penyisihan, rasanya sudahdi final *lebay*. Senang, walau bukan pemain basket sudah memberikan yang terbaik.

Setelah main basket.. ya kembali mengerjakan yang masih tertunda.. Walau tidak maksimal.. ah ya sudahlah.. 

Besok? Ah sudahlah.. besok mempunyai kesusahannya sendiri. Semoga besok bisa lulus ujian masalahnya.




  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Si Sakit Kepala

Di antara begitu banyak kerjaan saya pegang.. ada 1 kelompok kerjaan yang paling saya tidak suka. Di dalam kelompok itu, ada si dia yang selalu bikin sakit kepala. Setiap namanya disebut artinya ada masalah.

Katanya dia itu ga perlu diurusin lagi, tinggal remeh-temehnya aja.
Berhubung tinggal ngurus remeh-temeh, ya udah beneran saya juga menganggap dia remeh-temeh.

Lalu, masa itu datang... deng deng deng...
Stres 1: Belajarnya
Ada yang minta penjelasan dari nol. Hello..mana ngerti gua?!? Urusan tentang dia kan cuma remeh-temeh.. Mana ngerti tentang latar belakang dan sejarahnya. Maka, belajarlah saya dari nol. Yup, dari nol.. Menelusuri ke belakang.. Hmm, sepertinya kemampuan jadi auditor itu muncul gara-gara si sakit kepala ini.
Perjalanan di mulai dari mencari latar belakang pemilihannya, hmm baiklah.. cukup masuk akal walau banyak pertanyaan. Ya udah sih, tanya aja sama yang bisa ditanya.. Tapi sayang.. ih ga memuaskan jawabannya. Aneh banget lah pokonya.. Mereka yang memulai, mereka yang ga ngerti apa-apa.. Bikin BT dan stres.. Seharusnya bukan saya yang harus memberikan penjelasan itu, kenapa jadi saya coba? 

Untunglah saya suka belajar dan akhirnya mengeluarkan kemampuan dosen. Salindia dibuat dan akhirnya tiba saat di mana harus presentasi.. (yang pikirannya sempat distracted oleh distraction jaman UTS farmakokinetik). Presentasi selesai tapi perjuangan saya belum selesai....

Si sakit kepala ini memang bikin sakit kepala, tapi berhubung saya udah terlanjur masuk ke dalam dia bahkan lebih dalam dari pihak yang seharusnya, saya harus memperjuangkan dia. Untunglah pesan-pesan perjuangan itu sampai ke bagian yang berkuasa, kalau tidak.. ya alamat "cukup tau aja".
Ini tahap yang rasanya terbang di atas angin.. 
Baru 2 hari belajar aja bisa ngalahin yang katanya penemunya. pret.
Ya, si sakit kepala ini memang prestasi besar, maka.. selain dia bikin saya sakit kepala, dia bikin saya besar kepala.

Stres 2: kaya mau makan laptop
Sudah selesai? Belum.. Kembali dia bikin sakit kepala.
Dengan segala kekompleksan komponennya.. Saya kembali belajar, lebih mundur lagi dari belajar yang pertama.. Mencoba ini itu untuk menyingkapkan misterinya yang sesungguhnya.. Yang sampai saat ini, masih misteri.. Sedih banget ga tuh. Udah cape-cape ngurusin dia dari nol, dia ga kasih informasi yang penting yang bisa mengungkapkan misteri dia. Akhirnya, ah udah ah males ngurusin kamu lagi. Mari kita kerjain yang lain aja. Kalau ada waktu, baru deh ngurusin kamu lagi (di mana pasti ga ada waktu itu).

Stres 3: Bisa ga, ga denger namanya lagi?
Setelah lama meninggalkan dia dan menjadi stres dengan yang lainnya.. Ih dia disebut lagi donggggg.. Duh, lagi ga ada waktu ngurusin kamu.. Tapi ya mau gimana, ngurusin dia lagi deh.. Untung aja belajar 2 kali itu sudah cukup membekali untuk menjawab pertanyaan kali ini. Baiklah, sepertinya memang saatnya mengeluarkan kemampuan dosen lagi. Si sakit kepala ini ternyata mengobati kekangenan akan dunia akademik nun jauh di sana.. Baiklah sakit kepala, terima kasih atas jasamu.. tapi tolong segeralah beranjak dariku. Bosan mendengar namamu, tau ga.. bentar lagi juga saudara-saudaramu datang kepadaku.. Jadi, mending kamu cepet-cepet pergi ya.. Supaya nanti bisa ngurus saudara-saudaramu.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

Hi!

Hi Grace..

Do you know how busy you was?
You could not even continue your story about the holiday.. you got new stories and wanted to write them up but they ended as drafts on your brain.
You know.. you right.. leave is something that "not good" for you.. after the long leave, you caught a cold.. reports were piled up, you had no time to do proper checking... but, at least you learn how to do not too short planning.

Amazingly!
You got new ideas for your work. You even bought many notebooks to write down your ideas..you said that it was your new hobby, writing your idea as you believed that you were making history (you remember this clearly: The different of "historic" and "pre-historic" era was writing).
Well, congratulations! You made something that I can say no-one else in the world had done. Yeay! new history. Hahaha, well.. at least you know you didn't find anything about that on internet and nobody thought the way you thought. But when it came to prove your "theory" it was not easy..as suddenly you got "new project" and you had "no time" and the most frightening.. you lost the passion!

How come you lost the passion?
You analyzed many things.. what made you lost it.
You thought..you don't lost your passion but you refined it, you just had more specific passion. Hahahahaa..
But nah... It just the mood.. your mood affected so much. You just lost two friends, close ones..
You rarely brought your headset.. but that day, you coincidentally brought it and you started to be so melancholic (well you are). Hmm, what was your aim on listening music? To have your own world? To ease the pain? To get some positive spirit? As you listened to gospel songs (and some korean, latino songs haha), you know that those songs were made not for you but for God.. so, use it properly (remember you just read about worshiping worship).
People come, people go.. anyway they just your fingertips away.


Heart..
You were a passionate person who thought your work was not work but hobby. You loved what you did and you did what you love. How lucky you were. But when the passion was gone..even your real hobby became work for you. Usually, you use your heart and brain when you do your hobby.. but then you lost the heart, only brain that worked. Yes, it was hard.. really hard..but your heart was back! oh Thank God!
Well, you are ISTJ and INFJ.

Proof
You should remember this also.
You were busy enough to prepare some proofs on "how good are you".
And you should congratulate yourself that.. you did good.
Well, I amazed and even forgot that you did many things.
Make sure that you always have written proof.. it is always useful. How good were you.. you had a start of 54 kg but then.. it was only 50 kg.
Even, old friends said that you becoming skinnier.. although most women loves to lose weight.. but you are different.. you should gain.
Well, at least you made a 50 to 51.
* by the way, the uniform size for trousers was getting smaller..
You was 54 kg with S size on your first day of work.
You still order S with 50 kg..but, it was so tight......... by the way.. the M size trousers on "garage sale" ah... we forgot it*




Acceleration
You must not forget this word.. "Acceleration".
You analyzed anything included your life.. you came to a conclusion that you were being on acceleration.
Fighting!
Let's read about your accomplishment later.

Fix it
Do you know that you became Miss Fix-it? You wanted to fix anything.
Hahaha, that's good.. but, you don't have much time..
Set your priority.

Hope
You hoped for many things...to be finished well..
You hoped that you were not waiting for too long.. well, on this case you should check your "system suitability"
You hoped.. September..
You hoped.. October..
Just keep praying hard..
It was not about time.. it was about your attitude.


Spiritual Life
Hoho.. How was your spiritual life?
Hmm, I could say that it was a "so-so" life.
Among of all your life-parts.. this should be your number one priority.
Yeah, it was not easy..
He is so faithful, don't be worry for anything.
pero sobre todas las cosas nunca te olvides de Dios

Have a great August..
Fighting!
 


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments