Japan Trip 2016

Wuhuuuu... kesampean jalan-jalan ke luar negeri di luar ASEAN.
Cerita dimulai dari perginya sang adik merantau ke negeri matahari terbit.. lalu kakaknya ini jadi punya keinginan untuk pergi ke sana juga (tapi untuk liburan aja). Akhirnya setelah maju mundur melihat dana yang perlu disiapkan... Dengan segala kemurahan Tuhan, akhirnya terlaksana.

Januari 2016
Ngobrol-ngobrol sama teman yang bersedia jadi tour guide selama di Jepang. Saat itu, masih tidak yakin untuk pergi di 2016 ini.

April 2016
Sudah ada informasi akan adanya GATF (Garuda Airline Travel Fair). Sebenarnya, dua GATF terdahulu sudah didatangi juga tapi belum punya duit untuk pergilah..
Didukung dengan adanya internet cepat di rumah, akhirnya survey informasi jalan-jalan di sana. Menyusun itinerary versi beta untuk memutuskan tanggal pergi, berapa lama, titik sampai dan titik pulang. Diputuskan untuk pergi W3 Nov 2016 dengan rute CGK-KIX, HND-CGK.
Saat yang dinanti tiba, GATF! Sok-sokan booking via tour, bukan datang ke pamerannya langsung, ya dan dikasih harga normal. Deng.. ah mungkin belum saatnya.
Tapi keesokan harinya, datang ke pameran langsung dan untungnya bukan yang di Jakarta yang isinya lautan manusia... Sampai di pameran, ikutan antri di booth paling depan, pas lagi happy hour. Dengan yakin menuliskan di kertas, tanggal dan rute yang diinginkan. Setelah antri 1 jam, mba travel-nya bilang di W3 Nov tsb ga promo -.-. Akhirnya diputuskan ke W2 Nov dan karena kemurahan Tuhan juga.. PROMO! Tiket PP dikantongi dengan harga 4,4 juta. Laporan sama teman yang di Jepang.. sambil revisi itinerary.

Mei-Sep 2016
Berhubung paspornya belum yang e-passport, harus mengurus visa. Memutuskan untuk menggunakan jasa travel saja karena kalau urus sendiri harus cuti 2 hari dan biaya transpor ke kedutaan yang yah lumayan lah..
Akhirnya mencoba ke travel tempat beli tiket, tapi biasa deh, diminta uang di tabungannya 50 juta. Kegedean ah. Ga punya segitu mah.
Mencoba ke travel lain yang dikenal karena GATF tahun lalunya.. yaitu HIS Travel. Tabungan yang diminta hanya 20 juta (lumayan lah masih bisa diusahakan). Biaya pembuatan visanya pun rasional, hanya lebih mahal 100 ribu dari biaya kalau urus sendiri di keduataan. Ya, 100 ribu sih udah ongkos PP kedutaan juga. Mending urus di travel saja, dapat beres :p
Sempat technical meeting dengan teman yang pulkam dari Jepang bersama teman-teman yang akan pergi bareng. Juga ada transaksi Yen yag dijual dengan harga teman :P.

Melengkapi segala dokumen yang diminta, booking-booking hostel (via booking.com), ngumpulin tabungan, dll.. Akhirnya di bulan September mengajukan visa, dan 2 minggu setelah pengajuan, visa was issued!

Oktober 2016
Mulai packing hahahahaha..
Orang yang terlalu well-prepared ya gini jadinya..
Survey perkiraan suhu di W2 Nov tersebut, kira-kira 10-20 derajat. Berhubung punya banyak jaket tapi ga tau jaket-jaket itu untuk suhu berapa, akhirnya memutuskan untuk bawa 2 jaket. Jaket fleece dan jaket yang antiair. Bawa sweater juga dan atasan turtle-neck yang heattech. Kaos-kaos tangan panjang dan 1 kaos tangan pendek untuk dipakai saat pergi dan pulang (suhu di Jakarta kan beda jauh ya). Salah satu teman mengingatkan untuk beli asuransi perjalanan. Ya sudah beli saja untuk jaga-jaga. Belinya lewat HIS juga..sekalian.

November 2016
Finalisasi packing, beli oleh-oleh untuk si adik hahaha, dan yang pasti beresin kerjaan, ninggalin kerjaan untuk dikerjain sama analis. Tekanan tinggi. Puji Tuhannya, kesehatan masih aman.
Saat yang dinanti akhirnya tiba! BERANGKAT - MAIN- PULANG!

Cerita yang detailnya nanti lagi :D

Intinya sih, perjalanan ke Jepang ini suatu anugerah. Mulai dari perencanaan, dana, keamanan perjalanan, pengalaman indah di sana, dll.
Kadang ya itu baru berasa.. Apa yang tak pernah dilihat mata, yang tak pernah didengar telinga, yang tak timbul di dalam hati..semua disediakan Tuhan bagi yang mengasihi Dia.

:)


Artikel Terkait



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
Read Comments

0 comments:

Post a Comment

Subscribe to: Post Comments (Atom)